impoten

Tentunya impoten terjadi karena beberapa faktor yang mempengaruhinya. Diantaranya karena fisik, psikologi, gaya hidup dan lain-lain.

Impoten atau disfungsi ereksi adalah suatu gangguan yang dimana tidak mampunya mempertahankan ereksi pada penis.

Sebuah penelitian menunjukan, penuaan merupakan penyebab terkena impoten yang paling memungkinkan. Dan juga penyebabnya  adalah pola dan gaya hidup yang buruk disaat usia muda mempengaruhi impoten pada usia tua nanti.

Pada saat ini pada umumnya impoten disebabkan oleh dua faktor. Faktor fisik contohnya seperti penyakit diabetes, hipertensi, dan jantung. Ada pula disebabkan oleh faktor psikologis contohnya seperti stress, tertekan, dan cemas.

Tapi sekarang impoten dapat disebabkan oleh empat faktor, selain dua yang sudah dijelaskan sebelumnya masih ada kemungkinan-kemungkinan dari faktor lain yang menyebabkan impoten. Apa sajakah berikut ulasannya.

  1. Faktor fisik

Sebuah penelitian menunjukan bahwa 80% penyebab impoten disebabkan karena adanya penyakit yang diderita. Penyakit ini biasanya yang berhubungan dengan peredaran aliran darah dalam tubuh, karena dengan tidak lancarnya aliran darah dapat menyebabkan penis sulit ereksi.

Berikut beberapa penyakit yang dapat menyebabkan terjadinya impoten. Bila anda mengidap salah satu penyakit berikut, besar kemungkinan anda akan menglami masalah pada erksi.

  • Diabetes
  • Jantung
  • Hipertensi
  • Kolesterol tinggi
  • Hati dan Ginjal
  • Hormon dan gangguan tiroid
  • Parkinson

Untuk penyakit serius seperti jantung dan diabetes, anda harus berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan perawatan pada masalah yang diderita tersebut. Karena bila anda semakin cepat berkonsultasi ke dokter semakin cepat pula masalah disfungsi ereksi ini dapat diatasi.

2. Faktor psikologi

Memang faktor psikologi hanya 10-20% mempengaruhi pada impoten, tapi faktor fisik akan lebih parah bila ditambah dengan faktor psikologi. Perasaan takut gagal dan takut tidak bisa memuaskan pasangannya jadi mampu mempengaruhi masalah tersebut.

Maka inilah contoh gangguan psikis atau mental yang dapat mempengaruhi terjadinya disfungsi ereksi.

  • Depresi dan gangguan kecemasan
  • Stress
  • Mental kelelahan
  • Masalah dengan identitas seksual
  • Masalah hubungan dengan psangan

Biasanya faktor psikologi dapat disembuhkan setelah gangguan psikis yang dialami teratasi. Pada kasus khusus disfungsi ereksi karena faktor psikologi melibatkan konseling dan terapi seksual oleh ahlinya.

3. Faktor gaya hidup

Salah satu faktor lainnya adalah faktor gaya hidup adalah gaya hidup yang tidak sehat dan melawan hukum alam. Contohnya seperti tidur kurang teratur, kurang olahraga dan lain-lain.

Berikut ini beberapa gaya hidup yang dapat mempengaruhi kejantanan pria.

  • Kurangnya olahraga
  • Merokok
  • Konsumsi alkohol yang berlebihan
  • Penyalahgunaan narkoba
  • Obesitas ekstrim

Dengan perubahan yang positif pada gaya hidup tesebut tidak  hanya akan meningkatkan kesehatan tubuh, tapi juga dapat membantu mengatasi disfungsi ereksi.

4. Faktor obat-obatan

Obat-obatan tertentu yang dikonsumsi baim itu dari resep dokter atau obat-obatan terlarang memiliki efek samping yang menyebabkan disfungsi ereksi. Berikut jenis obat-obatannya.

  • obat antidepresan, obat penenang
  • obat tekanan darah tinggi
  • Obat penahan nafsu makan
  • Beta blocker, untuk mengontrol angina dan tekanan darah tinggi

Jika anda sedang dalam perawatan medis, maka penting bagi anda mengetahui efekn samping dari obat yang anda konsumsi.

Itulah 4 faktor penyebab impoten. Maka menyenbuhkannya harus sesuai dengan faktor yang anda rasakan.

Tapi anda juga bisa berkonsultasi dengan dokter profesional di kliniklelaki.com melalui nomer telpon hotline yang tertera pada halaman depan situs ini.

Sumber :

http://id.wikipedia.org

http://mayoclinic.org

Bisa juga baca :

http://kliniklelaki.com/penyebab-impoten-di-usia-muda/