impoten

Salah satu pasien kami pak Surya yang pernah menduda, saat ini berumur 45 tahun dengan keluhan ereksi yang sangat lembek sekali. Di pernikahannya yang kedua ini, ia mengeluhkan sulit sekali untuk memulai hubungan seks dengan istrinya karena kondisi ereksinya yang sangat minim sekali. Di tengah konsultasi dan pemeriksaan dirinya di Klinik Lelaki, ia bertanya kepada salah satu dokter kami, apakah memang pria dengan impoten mengalami kekurangsuburan atau mandul? Anda ingin tahu jawabannya? Simak terus!

Impoten walaupun memang sering terkait dengan gangguan pembuluh darah, saraf, atau hormon, belum tentu ini berhubungan dengan masalah produksi sel sperma di dalam testis atau buah pelir. Untuk itu memang, belum ada penelitian lebih lanjut yang menyatakan bahwa pria dengan masalah impotensi lantas akan mengalami infertilitas atau kemandulan. Pada pasien kami pak Surya ini, kami melakukan terapi terhadap gangguan ereksi yang dialaminya, dan berita bahagianya ia mendapatkan ereksinya keras kembali, dan lebih membahagiakannya, saat ini istrinya tengah hamil 3 bulan.

Ya memang, tidak ada hubungan langsung antara impotensi dengan ketidaksuburan, karena pria dengan impoten belum tentu mendapatkan dirinya kurang subur, atau sebaliknya. Namun, impotensi adalah masalah yang sangat serius, bagaimana bisa terjadi proses pembuahan bila hubungan seks sangat sulit dilakukan karena ereksi yang kurang mantap? Kalau Anda memiliki masalah seperti pak Surya ini, saran kami adalah segera berkonsultasi dan melakukan pemeriksaan di Klinik Lelaki. Kami tunggu Anda!