Cairan Bening

Akhir-akhir ini banyak sekali yang menanyakan masalah cairan bening yang biasanya keluar dari penis pasangan para penanya di forum. Sebenarnya apa sih cairan itu? Apakah bisa bikin hamil? Pada saat pria mengalami ereksi yang dipengaruhi oleh sistem saraf otonom parasimpatis, bilamana ereksi ini berkepanjangan ditambah dengan rangsangan seksual, maka biasanya akan langsung disertai dengan ejakulasi yang biasanya berbarengan dengan orgasme.

Sebelum proses ejakulasi terjadi, sebelumnya penis akan mengeluarkan cairan bening yang sering disebut juga sebagai cairan pra ejakulat atau lebih dikenal oleh masyarakat awam sebagai madi yang warnanya bening dan biasanya kental. Cairan ini dihasilkan oleh kelenjar cowperi yang masuk dalam sistem organ kelamin bagian dalam pria. Cairan ini bersifat basa sehingga mengurangi keadaan asam vagina yang bisa mematikan sel sperma, selain itu juga cairan ini bekerja sebagai pelumas pada saluran kemih agar semen bisa keluar dengan lancar pada saat ejakulasi. Cairan ini seperti layaknya cairan kelamin lainnya juga memiliki risiko akan penularan dari IMS (Infeksi Menular Seksual) seperti gonore, sipilis, dan HIV, untuk itu selalu gunakan kondom untuk melindungi dari penularan penyakit. Selain itu cairan ini dalam jumlah yang sedikit mengandung sel sperma sehingga kehamilan dapat pula terjadi apabila melakukan hubungan seks tanpa pengaman atau kontrasepsi. Pada beberapa individu cairan bening ini dapat diproduksi dalam jumlah yang banyak sekali, sehingga seringkali disangka bahwa orang ini sudah ejakulasi ketika berhubungan seks, sehingga bagi yang mengalaminya juga terkadang merasa malu karena bila ereksi sedikit sudah dapat membasahi celana, tetapi hal ini bila sangat banyak sekali dan sangat menganggu biasanya dapat diobati oleh dokter spesialis andrologi. Klinik Lelaki