ejakulasi dini

Walaupun sampai saat ini belum ditemukan dengan pasti apa dari penyebab utama si ejakulasi dini, namun beberapa pakar di bidang andrologi dan seksologi menyatakan bahwa setiap pria bisa saja mengalami hal ini meskipun pria tersebut masih dalam batasan normal sehari-harinya dan tidak setiap saat mengalaminya (ejakulasi dini jangka panjang). Adapun pemicu utama telah diketahui adalah faktor stres yang memainkan peranan penting.

Dinyatakan bahwa ejakulasi dini yang bersifat sementara disebabkan karena stres adalah melalui dua proses berikut ini:

1. Pria stres cenderung ingin cepat

Seks adalahlah salah satu cara bagi pria untuk melarikan diri dari masalah tekanan batin misalnya stres akibat tekanan di pekerjaan. Telah diketahui ketika pria mencapai orgasme dan ejakulasi, maka di otaknya akan dihasilkan sejumlah senyawa kimia otak yang kita kenal juga sebagai Endorfin yang fungsinya adalah untuk merileksasikan pikiran dan juga fisik. Sehingga tidak heran pria dalam keadaan stres meningkat kebutuhan seksnya, dan tentu akan jauh lebih cepat ejakulasinya.

2. Turunnya kadar Serotonin

Neurotrasmitter atau senyawa kimia otak memainkan peranan penting dalam pengaturan mood dan emosi manusia. Namun, di satu sisi kadar Serotonin yang menurun akibat stres cenderung akan membuat penis menjadi lebih sensitif, sehingga dapat membuat pria ejakulasi lebih cepat pada saat berhubungan seks.

Untuk itu salah satu cara terbaik untuk menanggulangi masalah ejakulasi dini yang sifatnya sementara ini adalah dengan mengurangi stres itu sendiri dengan jalan rileksasi. Kalau memang masih berlanjut dan dalam jangka waktu yang lama, ada baiknya Anda segera menghubungi dokter yang berpengalaman di bidangnya.