ejakulasi dini

Walaupun memang antara ejakulasi dini dan disfungsi ereksi atau impotensi dalam ilmu medis adalah dua gangguan yang berdiri sendiri atau masing-masing, namun pada kenyataannya keduanya bisa berkorelasi atau berhubungan. Tidak heran biasanya pada pria yang mengalami impotensi pada umumnya sesuai dengan keluhan yang sering dialami oleh pasien kami di Klinik Lelaki juga akan mengalami ejakulasi dini dan atau sebaliknya.

Pria dengan gangguan ereksi atau impotensi, mengalami fase kekurangan kepercayaan dirinya dalam performansi seksualnya yang akan berujung pada masalah stres dan depresi. Kenapa pria impoten cenderung mengalami ejakulasi dini? Masalahnya pada saat pria mengalami ejakulasi, maka hal ini bisa mengurangi rasa stres, dikarenakan produksi senyawa kimia saraf (neurotransmitter) pada saat ejakulasi yang disertai dengan orgasme. Ya betul, orgasme dan ejakulasi mengurangi rasa stres, sehingga kompensasi yang ada pria dengan masalah ereksi akan merasa lebih nyaman ketika ejakulasi didapat lebih cepat.

Untuk itu masalah ejakulasi dini bisa jadi berhubungan dengan masalah ereksi, sebaiknya masalah ini bukannya dibiarkan begitu saja walaupun memang sebagian wanita di Indonesia tidak menghiraukannya sama sekali, atau bahkan nantinya akibat gangguan ejakulasi yang berkepanjangan bisa menjadi impotensi. Ya, jangan biarkan itu, segera konsuiltasikan kepada dokter yang berpengalaman di bidangnya untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut dalam memperbaiki kehidupan seksual Anda.