fisiologis ereksi

Untuk mengerti masalah disfungsi atau gangguan seksual pria, diantaranya impotensi, sebaiknya Anda mengerti dahulu proses normal atau fisiologis pria kenapa penis bisa tegak atau ereksi, fisiologis ereksi yaitu proses dimana terjadinya fenomena penis membesar atau membengkak melalui serangkaian proses yang kompleks.

Fisiologis ereksi Ketika seorang pria mendapatkan rangsangan erotis, maka otak akan memerintahkan pembuluh darah di penis untuk menjadi rileks. Jantung akan memompakan darah sedikit lebih deras ke arah penis, lalu pembuluh darah di penis akan terisi banyak oleh darah untuk memenuhi tabung rongga (kavernosa), sehingga penis menjadi lebih keras. Fenomena ereksi ini tidak hanya proses terisinya darah, tetapi disertai juga dengan penutupan katup pada pembuluh darah balik (vena) penis sehingga seolah-olah darah di dalam organ ini akan “terjebak” dan terciptalah ereksi dengan durasi yang lebih lama.

Ketika penis pria mendatkan rangsangan terus menerus di kala ereksi, maka biasanya akan diakhiri oleh klimaks dan terjadilah orgasme yang disertai dengan ejakulasi, dan pada akhir ejakulasi beberapa pria ada yang masih bisa mempertahankan ereksi, beberapa akan menjadi lemas kembali dan membutuhkan waktu untuk bisa ereksi kembali.Itulah penjelasan tentang fisiologis ereksi!

Klinik Lelaki