impotenSalah satu pasien kami yang datang ke Klinik Lelaki pada hari Kamis minggu lalu, ternyata setelah melalui wawancara dan pemeriksaan lebih jauh lagi, bisa sembuh tanpa harus menjalani pengobatan sama sekali. Ya, kami meyakinkan bahwa pasien ini memang tidak perlu menjalankan pengobatan untuk disfungsi ereksi atau impoten sama sekali. Bagaimana bisa terjadi? Simak terus!

Kurang lebih selama 3 bulan ke belakang, pasien kami yang satu ini diharuskan menjalani terapi dari dokter psikiater karena mengalami depresi yang cukup hebat paska kehilangan ibunya akibat kanker payudara. Lebih lanjutnya ia mendapatkan terapi obat-obatan anti depresi untuk meringankan gejala depresinya seperti kurang nafsu makan, sulit tidur (insomnia), dan suka melamun serta sedih yang berlebihan. Namun, di sisi lain selama masa depresi sebelum pengobatan, ia tidak mengalami masalah seksual sama sekali, bahkan cenderung dalam batas normal kurang lebih melakukan hubungan seks 2 kali dalam seminggu, namun setelah pengobatan ia mengeluhkan menjadi sulit bangun atau ereksi.

Setelah kami teliti lebih lanjut, ternyata kemungkinan besar gangguan ereksi yang dialaminya adalah akibat konsumsi obat depresi, dan setelah ia kembali ke dokter psikiater yang merawatnya dan diganti jenis obat anti depresi yang lain, ia mendapatkan ereksinya kembali tanpa pengobatan sama sekali dari Klinik Lelaki. Bila saat ini Anda sedang menjalani terapi anti depresi dan mengalami masalah ereksi yang kurang mantap, kami sarankan agar Anda untuk kembali ke dokter psikiater yang merawat Anda untuk berkonsultasi masalah ini. Namun, bila Anda sedang tidak mengalami masalah depresi dan terapi pengobatannya dan mengalami masalah ereksi, sudah saatnya Anda memilih Klinik Lelaki yang terpercaya untuk mendapatkan solusi terbaik bagi impoten.