impotenSeperti yang sudah dibahas dalam artikel-artikel sebelumnya bahwa pada pria usia lanjut, risiko akan penyumbatan pembuluh darah oleh plak lemak akan semakin tinggi, dimana hal ini akan semakin diperparah dengan kondisi dari lemak di dalam darah salah satunya kolesterol yang tinggi. Beberapa pasien kami yang mengalami masalah disfungsi ereksi atau impoten, kami menyarankan untuk memeriksakan kadar lemak dalam darah (profil lipid) untuk mengetahui risiko penyumbatan yang menyebabkan masalah demikian, terutama pada pria dengan risiko tinggi seperti usia 40 tahun ke atas dan atau dengan penyakit lainnya seperti Diabetes.

Kenyataan di lapangan memang menyebutkan bahwa kebanyakan dari mereka mengalami suatu gangguan jumlah lemak darah berlebih atau dalam istilah medisnya dikenal juga sebagai dislipidemia, entah itu kadar trigliserida atau lemak netral, dan atau bahkan kadar lemak kolesterol jahat (LDL = Low Density Lipoprotein) yang tinggi. Untuk alasan inilah para ahli kedokteran di negara maju menyimpulkan kemungkinan bahwa impoten memiliki risiko terhadap suatu penyakit kardiovaskuler (jantung dan pembuluh darah), dan memang pengalaman kami ada salah satu pasien kami yang terkena serangan jantung karena masalah ini.

Sangatlah penting memeriksakan kadar lemak di dalam darah, mengingat bahwa kasus impoten merupakan suatu indikator masalah lemak dalam darah yang bisa berkomplikasi pada penyakit jantung. Bila Anda memiliki masalah dengan disfungsi ereksi, ada baiknya Anda berkonsultasi kepada kami dan bila perlu dilakukan perujukan untuk pemeriksaan kadar lemak di dalam darah.

Klinik Lelaki