impotenImpotensi atau dalam bahasa medisnya sering dikenal juga sebagai disfungsi ereksi, adalah ketidakmampuan seorang pria untuk menciptakan atau bahkan mempertahankan ereksi. Kasus mengenai impoten ini cukup banyak, namun dikarenakan hal yang berbau seks di masyarakat Indonesia sangatlah tabu, sehingga kebanyakan pasangan yang mengeluhkan soal ini sudah datang dengan sangat terlambat sekali. Bahkan ironinya, cukup banyak rumah tangga yang retak karena masalah ini.

Adapun tanda-tanda dari impoten adalah sebagai berikut:

1. “Mati” di tengah jalan

Bagi beberapa mungkin masih bisa memulai hubungan, tetapi “lemas” di tengah jalan adalah suatu pertanda dari impotensi.

2. Kurang keras

“Ketika saya masih remaja, tidak ada masalah kok dok tapi sekarang mau memulai saja susah karena kurang keras ya?” Ini adalah salah satu cuplikan pertanyaan dan keluhan dari penderita, dimana bisa ditemui berkurangnya kualitas kerasnya ereksi, sehingga pada saat memulaipun pada peristiwa penetrasi, diperlukan bantuan tangan.

3. Berkurang atau hilangnya “bangun” pagi hari

Pria yang normal, biasanya setiap pagi selalu didahului dengan ereksi pagi, dimana hal ini dipengaruhi akibat penuhnya kandung kemih. Pada penderita impotensi bisa ditemui frekuensi bangun pagi yang berkurang atau bahkan hilang sama sekali.

Bilamana dari ketiga gejala diatas ditemui pada Anda sebagai suami, atau setidaknya Anda seorang istri yang menemui keluhan demikian pada pasangan Anda, jangan ragu untuk segera berkonsultasi dan berobat ke klinik lelaki, karena keluhan ini berpotensi untuk menimbulkan keretakan dalam rumah tangga. Tetapi kini tidak perlu takut karena impoten bisa diobati.