kurang subur

Masalah kurang subur pada pria menurut pengalaman kami sebenarnya kurang banyak dibahas. Walaupun ada beberapa pasien kami yang berobat ke Klinik Lelaki dengan masalah ejakulasi dini dan atau impotensi, beberapa diantaranya ada yang belum memiliki keturunan walupun sudah menikah dalam kurun waktu tahunan. Salah satu masalah kenapa ketidaksuburan pria tidak terlalu mendapatkan banyak perhatian, karena kecenderungan pria yang enggan untuk memeriksakan diri, dan masih ada anggapan atau mitos di masyarakat Indonesia bahwa semuanya adalah selalu dimulai dari wanita, padahal untuk mencapai kehamilan dibutuhkan peran keduanya dengan rasio 50:50.

Salah satu penyebab tersering kurang subur pada Pria adalah varises atau pelebaran pembuluh darah balik pada testis atau buah pelir atau yang lebih sering dikenal juga sebagai Varikokel. Dimana menurut statistik mengatakan kurang lebih sebanyak 40% pria penderita Varikokel ini mengalami fase kekurangansuburan. Pada pemeriksaan analisis sperma pada penderitanya, sering didapatkan jumlah sel sperma yang kurang dan atau masalah anatomi dari sel benih ini. Gejala pada penyakit ini diantaranya adalah: 1. rasa nyeri atau berat pada satu atau bahkan kedua sisi testis yang kronis, 2. sensasi seperti ada massa di daerah pinggiran testis, dan 3. testis yang tampak membesar.

Kalau memang ada masalah kurang subur pada pria, bisa jadi Varikokel memegang peranan penting di dalamnya. Sebaiknya masalah seperti ini bukan menjadi masalah untuk saling menyalahkan diantara pasangan suami istri, pilihlah ke dokter untuk diperiksakan lebih lanjut untuk penanaganan yang lebih optimal.

Klinik Lelaki