low t

Low T adalah istilah yang cukup ngetren di Amerika Serikat, adalah suatu sindroma atau sekumpulan gejala akibat rendahnya hormon seks lelaki pada pria yaitu Testosteron. Di Indonesia pun beberapa pasien kami sering membahas masalah ini, terutama pada pria dengan usia yang masih belia. Bahkan beberapa dari mereka setelah berobat ke beberapa dokter, telah dilakukan sejumlah pemeriksaan diantaranya adalah pengukuran jumlah hormon ini pada pemeriksaan darah. Lalu apa sajakah yang termasuk gejala dari Low T ini? Apakah impotensi dan atau ejakulasi termasuk di dalamnya?

Low T adalah suatu sindroma atau sekumpulan gejala akibat rendahnya kadar hormon seks pria Testosteron, dan ini lebih banyak terjadi pada pria diatas usia 40 tahun, adapun gejala yang bisa terjadi adalah sebagai berikut:
1. Turunnya gairah seksual
2. Mudah lelah letih
3. Kesulitan mendirikan ereksi
4. Pertambahan jumlah lemak tubuh
5. Pengurangan massa otot

Walaupun memang diatas telah disebutkan bahwa terdapat salah satu gejala dari low T, tetapi pada kenyataan dan penelitian dari beberapa jurnal kedokteran, bahkan pria dengan rendahnya hormon Testosteron kendati lebih banyak yang tidak mengalami masalah ereksi sama sekali. Namun, bila Anda adalah seorang pria diatas 40 tahun, dan sering mengalami gejala yang telah disebut diatas, ada baiknya Anda berkonsultasi kepada dokter.

Klinik Lelaki