impoten

Impoten pada pria usia dewasa lanjut lebih sering ditemukan dibandingkan pada usia yang lebih muda. Umumnya 40 tahun ke atas gejala berkurangnya kekerasan ereksi akan mulai ditemui. Persentasi angka kejadian disfungsi ereksi atau impotensi angka meningkat 5-15% hingga pria mencapai usia 70 tahun. Dikarenakan pria memiliki hormon Testosteron, hormon yang mengatur fungsi seks atau yang lebih sering dikenal juga sebagai hormon mesin seks ini, membuat pria membutuhkan seks lebih tinggi dibandingkan wanita, sehingga terkadang usia tidak menjadi penghambat bagi pria untuk melakukan hubungan seks.

Seperti yang ditemui pada kakek dari salah satu dokter kami di Klinik Lelaki, sebelum tutup usia, beliau di penghujung usia 80 tahun masih aktif melakukan hubungan seks. Untuk itu sesuai dengan jurnal kedokteran, bisa jadi kehidupan seks pria tidak berakhir hingga akhir usianya. Namun, masalah impoten bisa diperberat dan diperparah dengan adanya beberapa penyakit metabolisme yang bisa melanda pada pria usia lanjut seperti penyakit gangguan kolesterol, darah tinggi, dan atau Diabetes.

Jika Anda pikir, ketika pria menginjak usia lanjut maka otomatis seks akan berhenti, anggapan itu salah, karena pria memiliki hormon seks Testosteron yang membuat kebutuhan seks bisa lanjut hingga akhir usianya, tidak seperti wanita pasangannya dimana kebutuhan seks akan menurun sejalan dengan fungsi hormonalnya yang akan berhenti pada saat menopause. Untuk itu ada baiknya bila Anda saat ini adalah pria usia lanjut dan mengalami masalah seksual seperti impoten untuk segera berkonsultasi kepada dokter kami di Klinik Lelaki.