ejakulasi dini

Ejakulasi dini (EDi) atau dalam bahasa Inggris sering disebut juga sebagai Premature Ejaculation adalah suatu gangguan atau disfungsi seksual pria yang paling sering ditemui. Beberapa literatur medis menyebutkan bahwa EDi ini memiliki batasan bila seorang pria tidak mampu mempertahankan untuk tidak ejakulasi pada saat berhubungan seksual kurang dari 5 menit (rata-rata 4-8 menit) sesuai dengan kemampuan wanita mendapatkan orgasme.

Adapun belum ada penyebab khusus dari gangguan seksual Ejakulasi dini, namun beberapa hipotesis dan teori menyatakan:

1. Kebiasaan Masturbasi

Kebiasaan untuk melakukan self service sex ini akan menyebabkan terjadinya gesekan pada permukaan penis oleh tangan yang memiliki tekstur kulit yang kasar sehingga penis menjadi lebih sensitif dan mudah terasa geli untuk ejakulasi dengan cepat. Selain itu kebiasaan masturbasi ini menciptakan kebiasana di otak untuk mendapatkan orgasme dan ejakulasi dengan sangat cepat sehingga terus berlanjut hingga dewasa.

2. Gangguan Kimia Otak

Pada keadaan tertentu dimana senyawa kimia saraf otak seperti Serotonin meningkat dapat menyebabkan penis menjadi lebih sensitif, sehingga dapat dengan mudah terjadi ejakulasi dini.

3. Genetika

Pada beberapa orang yang memiliki tendensi untuk menjadi ejakulasi dini, karena memang pusat ejakulasi dikontrol di dalam otak tepatnya pada organ yang bernama nukleus paragigantoselular, sehingga lebih dari 90% penderita gangguan ejakulasi mengalaminya berkepanjangan atau mungkin seumur hidup.

4. Lainnya

Efek samping obat dan gangguan seperti peradangan pada prostat sebagai akibat infeksi saluran kemih yang berkomplikasi juga turut menyumbang terjadinya ejakulasi dini.

Klinik Lelaki