perokok

PERINGATAN: MEROKOK MEMBUNUHMU. Itulah pesan yang kira-kira bisa kita amati di setiap bungkus rokok per tanggal 24 Juni 2014. Dengan sebelumnya peringatakan akan bahaya impotensi dan yang lain-lainnya. Memang benar, merokok adalah salah satu musuh terbesar kami, kebanyakan pasien kami yang mengalami impotensi juga beberapa adalah perkok berat. Namun, di satu sisi salah satu buku yang diterbitkan oleh dokter spesialis bedah saluran pencernaan di Jepang menyatakan bahwa perokok bisa saja berumur panjang. Bagaimana caranya?

Dokter Shigeo Haruyama dalam bukunya Endorphin mengatakan bahwa perokok kerap kali dilanda perasaan bersalah akibat negatif yang bisa ditimbulkannya. Ironinya, semua orang yang merokok sudah tahu bahaya dari rokok itu sendiri, Namun, dalam tulisan di bukunya Haruyama menyatakan jikalau perokok menikmati kegiatan merokoknya tanpa merasa dosa dan bersalah, hal tersebut menciptakan sejumlah hormon kebahagiaan di otaknya. Terburuknya, jika seorang merokok dengan sengaja meneruskan kegiatan merokoknya dalam jumlah dan frekuensi yang sering dan merasa terus bersalah, hal ini menyebabkan tubuhnya memproduksi sejumlah besar hormon stres diantaranya adalah Adrenalin dan Noradrenalin yang bisa menyebabkan penyempitan pembuluh darah, dan berpotensi menimbulkan kematian jauh lebih cepat dibandingkan orang yamg merokok yang menikmati kegiatannya.

Lebih baik mana merokok dengan menikmati atau merokok dengan perasaan bersalah? Kami merekomendasikan bagi Anda untuk tidak merokok sama sekali, dan bagi perokok kami berharap bisa menguranginya dengan bertahap dan bila perlu bisa berhenti. Ya, kami menyebut rokok adalah musuh besar kami, sebelum Anda menderita impotensi yang berat, nyawa Anda pun sudah lebih jauh terancam dengan segala penyakit berisiko pembunuh nomor satu dunia, yaitu penyakit jantung dan pembuluh darah.

klinik lelaki