ejakulasi pria

Normalnya ejakulasi pria itu terjadi setelah ereksi yang berkepanjangan, dimana bisa melalui hubungan seksual atau bahkan rangsangan yang diberikan oleh pria itu sendiri melalui proses masturbasi atau onani. Yang terjadi pada proses ini adalah dikeluarkannya sperma (air mani) yang bisa disertai juga dengan sel-sel sperma di dalamnya yang bisa juga dibarengi dengan proses orgasme atau klimaks, ditandai dengan adanya sensasi nikmat pada daerah sekitar kelamin yang dapat dijalarkan ke seluruh tubuh. Berbeda dengan ereksi, ejakulasi juga sama-sama diatur oleh suatu persarafan otonom yaitu parasimpatis.

Sebelum terjadinya ejakulasi, pria biasanya mengeluarkan sejumlah kecil cairan bening yang dikenal juga sebagai cairan pra ejakulat yang fungsinya adalah melumasi saluran kemih. Durasi ejakulasi pria ketika berhubungan seks bervariasi, namun normalnya adalah 5-7 menit menyamai dengan kemampuan wanita untuk mendapatkan orgasme yaitu 4-8 menit, dan apabila kurang dari 5 menit dan terjadi dalam waktu yang cukup lama biasa dinamanu juga sebagai ejakulasi dini. Volume sperma yang diejakulasikan bervariasi antara 1 hingga 10 ml, dan jumlah ini akan berkurang tergantung dari frekuensi ejakulasi hingga usia, dimana semakin tua pria, maka akan semakin berkurang jumlahnya.

Ketika ejakulasi pria untuk pertama kalinya, maka pria akan masuk ke dalam suatu fase pemulihan yang dinamai juga sebagai fase laten, dimana pria membutuhkan waktu untuk bisa ejakulasi ke dua kalinya dan selanjutnya, dimana biasanya durasi ini bervariasi antara individu yaitu 1 hingga 60 menit, dipengaruhi juga oleh faktor usia dan fisik.

Klinik Lelaki