ring mr.p

Tanya:

Dr. Rio yang saya hormati. saya pria 35 tahun dengan diabetes tipe 1 dan sudah 10 tahun saya menjalani terapi pengobatan dengan penyuntikan insulin karena menurut medis saya sudah tidak mampu memproduksi hormon tersebut. Kurang lebih semenjak 1 tahun yang lalu saya sudah menderita masalah gangguan ereksi dan istri saya menyarankan untuk pergi ke alternatif karena alasan biaya. Saya telah menjalani pemijitan dab menggunakan ring Mr.P atau cincin khusus yang dikenakan di pangkal kemaluan saya. Alhasil ereksi yang saya dapatkan memang agak sedikit lebih keras, namun saya merasa kurang nyaman karena ada rasa sakit dan terjepit ketika ereksi. Apakah terapi alternatif tersebut aman untuk saya dok?

Yudian – Denpasar

Jawab:

Terima kasih atas pertanyaannya pak Yudian. Masalah diabetes adalah masalah metabolik yang cukup kompleks, untuk itu memang perlu perhatian khusus dari penderitanya. Masalah disfungsi ereksi yang bapak rasakan bisa jadi dari masalah penyakit kencing manis yang bapak rasakan, karena menurut beberapa jurnal kedokteran, pria dengan diabetes cenderung lebih besar risikonya mengalami masalah ereksi.

Mengenai terapi alternatif yang bapak jalankan sampai saat ini belum ada jurnal kedokteran yang membahasnya, sehingga yang bapak jalankan belum masuk ke dalam standar medis dan kami pun tidak mengetahui dengan pasti masalah keamanan dari terapi alternatif tersebut. Saya pribadi pernah mendapatkan pasien yang memasang ring khusus ini di pangkal penis, dan ia menderita penjeratan ketika ereksi, sehingga ring Mr.P tersebut menjadi macet dan tidak bisa dikeluarkan akibatnya ia mengalami kesakitan yang luar biasa dan jaringan penis menjadi rusak dan membusuk (gangren).

Kalau sudah gangren, ia harus menjalani amputasi penis, dan sayangnya waktu ia sudah keburu meninggal karena infeksi berat dan syok yang dialaminya. Untuk itu saya pribadi tidak merekomendasikan penggunaan alternatif ring Mr.P yang bapak jalankan saat ini karena efek samping yang bisa seperti saya ceritakan diatas, terlebih lagi pasien dengan Diabetes bisa memiliki masalah gangguan persarafan dan pembuluh darah.

dr. Mohammad Caesario – Klinik Lelaki Bandung