sunatBagian dari departemen kesehatan di Amerika Serikat yang bekerja di bidang penanggulangan dan pencegahan penyakit CDC (Centers for Disease Control and Prevention) baru-baru ini merilis dan meresmikan pernyataan bahwa sunat atau yang lebih dikenal juga sebagai sirkumsisi adalah suatu tindakan medis yang memberikan peran penting dalam pencegahan penyakit infeksi menular seksual terutama HIV/AIDS.

Sirkumsisi atau operasi pembuangan bagian kulit terluar penis atau kulup ini selain dari fungsi religius dan atau budaya yang lebih dikenal di Indonesia, ternyata memiliki manfaat kesehatan yang lebih besar dibandingkan risiko dalam tindakan operasinya, pernyataan dari CDC yang dilepas pada tanggal 2 Desember 2014. Bahkan CDC menganjurkan bagi pria dewasa yang tidak disunat dan orang tua yang memiliki anak-anak untuk mengikuti prosedur ini menimbang keuntungannya bagi kesehatan. Ternyata selain mengurangi risiko tertular penyakit infeksi menular seksual, sunat juga mengurangi angka terjadinya risiko kanker penis. Bahkan pemerintah serta yayasan amal milik Bill Gates. salah satu orang terkaya di dunia, saat ini masih giat menyumbangkan uangnya untuk masalah sirkumsisi di beberapa negara di Afrika yang terkenal tinggi angka penularan HIV/AIDS.

Walaupun saat ini masih banyak orang yang beranggapan bahwa sunat adalah masalah religius semata dan terkesan sebagai melanggar hak seksual anak dikarenakan mutilasi kelamin, tetap pada kenyataannya survei membuktikan bahwa 92% pria yang telah disunat dewasa menyatakan bahwa tidak ada terjadi perubahan kenikmatan seksual paska operasi sirkumsisi. Sudahkan Anda disunat?

Sumber: http://www.webmd.com/parenting/baby/news/20141202/cdc-endorses-circumcision-for-health-reasons

Klinik Lelaki