impoten

Pilihan jenis terapi impoten ini mungkin salah satu yang menjanjikan. Tetapi bila anda ingin melakukan terapi ini sebaik anda mengatahui dengan pasti baik dan buruknya terlebih dahulu.

Impoten atau disfungsi ereksi adalah suatu gangguan yang dimana tidak mampunya mempertahankan ereksi pada penis.

Pada umumnya impoten disebabkan oleh dua faktor. Faktor fisik contohnya seperti penyakit diabetes, obesitas, hipertensi, dan jantung. Dan juga disebabkan faktor psikologi contohnya seperti stress, cemas, tertekan, ketakutan.

Pengobatan atau terapi impoten memang memiliki banyak cara. Salah satunya dengan melakukan terapi hormon testosteron.

Testosteron adalah hormon yang dihasilkan oleh tubuh dan membentuk karakter jantan atau maskulin pada pria. Biasanya seorang remaja pria, produksi hormon testosteron ditandai dengan adanya kumis, bulu kemaluan, mimpi basah, dan mulai menyukai lawan jenis.

Puncaknya produksi hormon testosteron pada saat pria menjelang usia 30 tahun. Namun pada beberapa kasus terdapat pria yang masih berusia muda malah mendapati kekurangan hormon testosteronnya. Pada pria dewasa yang kekurangan testosteron maka dibutuhkan terapi testosteron agar fungsi seksualnya kembali normal.

Terapi testosteron dilakukan dengan cara menyuntikan hormon testosteron sintesis yang berbentuk gel dengan jumlah tertentu kedalam tubuh pria agar jumlah testosteronnya kembali normal.

Tanda-tanda pria kekurangan hormon testosteron

Kondisi tubuh dan perilaku pria yang kekurangan hormon testosteron pada umumnya ditandai dengan berbagai gejala berikut ini :

  1. Gairah seksual jadi menurun
  2. Kepadatan tulang jadi berkurang
  3. Gangguan pada tidurnya
  4. Tubuh lebih mudah jadi gemuk
  5. Sulit berkonsentrasi
  6. Kerontokan pada rambut
  7. Perasaan depresi dan berkurangnya motivitas

Tanda-tanda pria kekurangan testosteron tersebut bisa muncul dengan dua tanda sekaligus atau bahkan lebih. Pada umumnya tanda yang paling berpengaruh dalam kehidupan pria adalah menurunnya gairah seksual.

Manfaat terapi testosteron 

Pada jaman modern kali ini terapi testosteron ini dapat dilakukan untuk mengobati berbagai macam gangguan seksual pada pria tanpa terkecuali impoten.

Selain dapat mengatasi impoten, terapi testosteron bisa bermanfaat bagi lainnya seperti.

  • Menambah massa otot sehingga mampu membuat tubuh lebih berisi
  • Meningkatkan kemampuan konsentrasi dan mengingat
  • Mempertahankan kepadatan tulang

Namun pengobatan testosteron ini membutuhkan waktu lama agar bisa merasakan manfaatnya, bahkan metode ini membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Maka harus diimbangi juga dengan pola dan gaya hidup yang sehat, istirahat yang cukup, rutin berolahraga, dan selalu berpikiran positif.

Resiko dari terapi testosteron 

Selain manfaat yang didapat, anda pun harus mengetahui efek samping dari terapi ini bagi pria secara umum.

  • Gangguan pada kulit dan munculnya jerawat
  • Payudara pria mengalami pembesaran
  • Mengecilnya testis sehingga produksi sperma menurun
  • Beresiko terkena kanker prostat
  • Gangguan pernafasan pada saat tidur

Dengan mengetahui resiko yang didapat dari terapi ini. Maka anda berpikir-pikir secara matang mengenai terapi testosteron ini. Karena masih banyak cara untuk mengatasi impoten yang bisa dilakukan pria.

Salah satunya anda bisa berkonsultasi dengan dokter profesional di kliniklelaki.com melalui nomer telpon hotline yang tertera pada halaman depan situs ini.

Sumber :

http://id.wikipedia.org

http://mayoclinic.org

Bisa juga baca :

http://kliniklelaki.com/terapi-impoten/