Cara Mengatasi Impoten

cara mengatasi impoten

Mengatasi Impoten tentu lebih baik daripada mengobati. Masalah yang di alami oleh pria yang sudah lanjut ini bukan karena usia nya bertambah tua. Melainkan adanya penyakit penyakit yang berhubungan dengan aliran darah seperti Diabetes, jantung, atau hipertensi.

Bahkan masalah impotensi ini sekarang banyak juga di alami oleh pria yang usia nya masih muda. Tetapi itu bukan berarti anda tidak bisa lagi menikmati seks. Sampai saat ini dokter telah menemukan beberapa cara mengatasi impoten tersebut.

Berikut beberapa cara mengatasi impoten yang bisa anda terapkan dalam kehidupan sehari hari:

1. Hindari Gaya Hidup yang Buruk

pola dan jenis makan yang buruk bagi jantung akan berdampak buruk pula pada penis. Pola makan yang tidak sehat menyebabkan aliran darah terhambat dan memicu terjadinya serangan jantung serta di pembuluh darah. Hal itu juga akan menghambat aliran darah dari dan menuju penis. Dokter menyarankan untuk tidak kurang makanan buah dan sayuran. Jangan terlalu sering makan makanan yang berlemak, makanan yang di goreng atau yang di olah.

2. Jaga Berat Badan

Kelebihan berat badan menimbulkan masalah kesehatan seperti Diabetes yang dapat menyebabkan kerusakan saraf diseluruh tubuh. Jika saraf yang terhubung dengan penis rusak maka dipastikan akan mengalami impoten.

3. Hindari tekanan darah tinggi dan kolesterol tinggi

Darah tinggi dan kolesterol dapat merusak pembuluh darah dan pada akhirnya akan menyebabkan disfungsi darah atau impotensi.Hindari makanan yang akan memicu tekanan darah tinggi dan kolesterol tinggi dan periksalah secara teratur tekanan darah dan kolesterol anda.

4. Hindari minuman beralkohol dan Rokok

Mengonsumsi munuman yang mengandung alkohol dapat merusak saraf ,kerusakan hati , mengganggu produksi hormon testosteron pria.Semuanya secara langsung dapat menyebabkan impotensi terutama pada peminum berat.

Merokok dapat membahayakan pembuluh darah dan membatasi akliran darah dari dan menuju penis serta merokok juga dapat menyebabkan penyakit jantung dan impotensi.

5.Hindari Stress Dan Berolahraga Secara Teratur

Stres dan pikiran negatif akan meningkatkan hormon adrenalin yang menyebabkan pembuluh darah berkontraksi dan berdampak sangat buruk bagi ereksi penis.Meredakan ketegangan dan membuat merasa lebih nyaman secara emosianal akan berdampak positif pada kehidupan anda.

Berolahraga teratur non kompetisi seperti jogging,berenang dan aerobik dapat mencegah impotensi.Kehidupan seks pria yang rutin berolahraga akan mengalami peningkatan jauh lebih besar ketimbang dengan pria yang berjalan santai saja setiap harinya.

Demikian beberapa cara mengatasi impoten,dan semoga bermanfaat bagi pembaca. jika anda menderita gangguan disfungsi ereksi atau impotensi segera berkonsultasi dan berobat ke klinik lelaki.Klinik khusus mengatasi disfungsi ereksi atau impotensi dalam 2 hari anda bisa gagah kembali.segera hubungi kami!

Lowongan Pekerjaan Sales Executive Klinik Lelaki

Dicari 6 orang untuk ditempatkan sebagai sales executive Klinik Lelaki untuk penempatan di kota Bandung.

Persyaratan:

  1. Pria
  2. Pengalaman kerja tidak diutamakan
  3. Memiliki kemauan keras untuk belajar dan berkembang
  4. Siap bekerja dalam shift
  5. Mampu bekerja dalam tim
  6. Berorientasi pada target penjualan
  7. Terampil dalam berbicara dan ramah
  8. Mampu mengoperasikan internet, sosial media, dan smartphone

Adapun fasilitas yang didapat:

  1. Gaji tetap
  2. Insentif penjualan
  3. Sistem kerja kontrak akan diangkat tetap setelah masa percobaan 6 bulan
  4. Perlindungan asuransi kesehatan
  5. Jenjang karir menarik

Segera kirimkan lamaran pekerjaan ditujukan kepada dr. Rio disertai dengan CV ke alamat email dr.rio@kliniklelaki.com atau hubungi nomor 0811-234-2015 untuk informasi lebih lanjut.

Pendaftaran ditutup tanggal 17 Juli 2016.

Penyebab Impoten

ejakulasi dini

Suatu menjadi ciri khas dari kita semua, bila ada sesuatu masalah dengan tubuh kita, maka kita akan berusaha mencari penyebab suatu penyakit yang menjangkiti tubuh kita itu sendiri. Begitu juga dengan masalah berupa gangguan ereksi atau impotensi, ada beberapa penyebab impoten itu sendiri. Simak terus artikel ini hingga tuntas untuk mendapatkan informasi berharga dari penyebab dari impotensi itu sendiri.

Penyebab impoten itu sendiri umumnya disebabkan karena 3 masalah: pembuluh darah, hormonal, dan saraf. Tersering dari impotensi itu sendiri disebabkan karena masalah pembuluh darah yang diantaranya karena masalah berikut ini:

  1. Rokok
  2. Penyakit kencing manis atau Diabetes
  3. Gangguan lemak darah (kolesterol)
  4. Penyakit darah tinggi
  5. Kebiasaan lama bersepeda

Untuk itu sebelum diobati, impotensi sebaiknya dilakukan diagnosis terlebih dahulu. Tersering di Indonesia penyebab impoten itu sendiri adalah akibat rokok dan penyakit kencing manis atau Diabetes. Kedua faktor risiko ini menyebabkan kerusakan dari pembuluh darah di penis yang berujung pada penyumbatan pembuluh darah yang pada akhirnya aliran darah ke dan dari penis menjadi tidak lancar, sehingga timbul permasalahan gangguan ereksi atau yang kita kenal juga sebagai impotensi. Namun, dengan pengobatan medis dan modifikasi gaya hidup dengan mengurangi faktor risiko penyebab dari impotensi itu sendiri, kesembuhan bukan berarti tidak dapat diperoleh. Mengurangi rokok, mengontrol kadar gula dalam darah pada penderita Diabetes mampu mengurangi faktor risiko penyebab impotensi itu sendiri.

Penyebab impoten itu sendiri pada umumnya disebabkan karena masalah gaya hidup yang buruk dari penderitanya, sehingga dokter yang mengobatinya harus mencari terlebih dahulu faktor risiko penyebab dari impotensi dan mulai mengobatinya sesuai dengan kebutuhan pasien itu sendiri. Jangan tunda pengobatan impotensi sebelum semuanya terlambat dan Anda akan menyesal di kemudian hari. Ya impotensi itu bisa diobati dan Anda bisa mengembalikan keharmonisan dan kebahagiaan rumah tangga!

Klinik Lelaki

Impoten Melanda pada Penderita Diabetes

impotensi dan ejakulasi dini, impotenSudah tidak bisa disangkal lagi bahwasanya pria dengan penyakit kencing manis. Atau Diabetes Mellitus memiliki risiko lebih tinggi terkena gangguan ereksi atau impotensi.

Pengalaman-pengalaman kami dalam menangani pasien dengan masalah impoten pun. Kami cenderung menemui pria muda dibawah 40 tahun dengan masalah disfungsi ereksi dengan kadar gula darah yang cukup tinggi.

Impoten dengan Diabetes

Bahkan berita buruknya, pria dengan Diabetes akan lebih cepat menderita impoten. Sehingga tidak heran impotensi bisa datang lebih dini pada penderita penyakit kencing manis. Dibandingkan dengan pria yang memiliki kadar gula darah dalam batas normal. Untuk itu bila saat ini Anda berusia muda dan sudah mengalami gangguan ereksi, ada baiknya sesekali Anda melakukan pengecekan terhadap kadar gula darah.

Untuk mengetahui apakah Anda sudah menderita Diabetes atau belum. Kadar gula darah yang terlalu tinggi menyebabkan tubuh tidak bisa menggunakannya untuk dipecah menjadi energi yang akan digunakan tubuh untuk beraktivitas. Sebagai akibat dari ini maka tubuh akan menggunakan sumber energi lainnya seperti lemak dan protein tubuh salah satunya berasal dari otot.

Akibatnya tubuh menjadi “lapar” sehingga terjadi banyak kerusakan di tubuh salah satunya yang bisa terjadi adalah kerusakan dari pembuluh darah. Dan bilamana terjadi kerusakan di pembuluh darah penis maka berpotensi menjadi gangguan ereksi atau impoten. Dan bilamana ini dibiarkan begitu saja tanpa diobati, yang bisa terjadi penis akan menjadi mati total atau tidak bisa ereksi sama sekali. Seperti pengalaman kami. Dengan banyak pasien impotensi dengan masalah penyakit kencing manis atau Diabetes yang tidak terkontrol gula darahnya oleh obat.

Berita baiknya, setiap Anda datang ke Klinik Lelaki, Anda mendapatkan fasilitas gratis untuk melakukan pengecekan kadar gula darah untuk mengetahui apakah Anda sudah menderita Diabetes atau belum, karena kami percaya bahwa Diabetes adalah salah satu faktor risiko kenapa pria lebih cepat menderita masalah impoten.