Penyebab Impotensi pada Wanita

Bicara tentang impotensi, bukan saja pria yang dapat mengalami impotensi, ternyata wanita juga bisa. Sama seperti pria, impotensi pada wanita pun terjadi akibat gangguan fisik dan psikis. Berikut adalah penyebab-penyebab impotensi pada wanita. Dampak negatif akan muncul dalam kehidupan seorang wanita yang menderita masalah impotensi ini. Bagi wanita yang menderita impotensi, mungkin saja akan mempengaruhi kehidupan rumah tangganya.

Gangguan hasrat seksual. 80 % wanita mengeluhkan impotensi yang dideritanya dan mencari bantuan baik itu konsultasi pada dokter atau mencari opini untuk menyembuhkan impotensi secara alami. Penyebab impotensi yang satu ini ditandai dengan minimnya hasrat seksual pada wanita atau bahkan tidak ada hasrat seksual sama sekali. Gangguan ini biasanya diakibatkan karena kelelahan, sakit, depresi, kecemasan, ketidak harmonisan hubungan dengan pasangan, penggunaan obat dan alkohol. Impotensi pada wanita juga disebabkan oleh perubahan atau pergantian alat kontrasepsi, namun biasanya efeknya tidak bersifat lama terhadap hasrat seksual hanya mempengaruhi tingkat libido dalam hitungan bulan.

Nyeri pada saat berhubungan intim ( dispareunia ). Nyeri pada saat berhubungan intim juga dapat menjadi penyebab impotensi pada wanita. Perasaan sakit hati dalam diri wanita sering dikaitkan dapat mengurangi jumlah lubrikasi yang dihasilkan vagina sehingga menyebabkan rasa sakit saat berhubungan intim. Selain itu hal ini bisa memicu penyakit yang lebih parah seperti radang panggul atau endometriosis. Kurangnya hasrat seksual juga diindikasikan menjadi penyebab rasa nyeri saat berhubungan intim, karena otot vagina tidak terangkat dan gagal membuka mulut vagina untuk mengakomodasi penis.

Vaginismus. Vaginismus adalah suatu kondisi dimana otot – otot di dasar panggul terutama yang mengelilingi vagina mengalami kejang yang tidak terkendali dan menyebabkan pintu masuk vagina sulit untuk ditembus penis. Vaginismus merupakan penyebab impotensi pada wanita yang biasanya dipengaruhi oleh banyak faktor seperti, Trauma masa lalu, pernah mengalami pelecehan seksual dan lain sebagainya. Infeksi vagina yang berulang. Kecemasan berlebihan yang menyebabkan minimnya lubrikasi.

Ngemil Kacang, Impotensi pun Pergi

Ngemil merupakan aktivitas yang sering dilakukan di kantor maupun saat menghabiskan akhir pekan. Kebiasaan ini bisa mengakibatkan berat badan meningkat bila camilan Anda tidak sehat, misalnya es krim, atau junk food. Dibanding berat badan meningkat karena salah memilih camilan, lebih baik memilih apa yang hendak dikonsumsi dengan cermat, mengapa? Mungkin camilan sehat yang Anda pilih bisa membantu mengatasi masalah gangguan kesehatan seksual, termasuk impotensi.

Beberapa camilan memang diyakini dapat membantu mengatasi salah satu momok pria ini, salah satunya kacang. Meskipun tidak senikmat ketika Anda ngemil cokelat atau es krim, tetapi konsumsi kacang sangat bermanfaat bagi kesehatan seksual pria.

Kacang almond merupakan camilan yang perlu dikonsumsi oleh pria karena mengandung banyak nutrisi sehat bagi pria. Ngemil kacang almond dapat membantu mengatasi masalah impotensi. Tidak hanya kacang almond yang dapat membantu mengatasi masalah impotensi, melainkan juga kacang merah. Hal ini karena kacang merah mengandung seng yang dikenal baik untuk membantu mengatasi masalah impotensi. Anda juga tidak dapat melewatkan kacang kenari, meski dari segi rasa tidak sebaik almond. Namun, kenari mengandung arginine yang secara alami membantu produksi sperma sehingga meningkatkan jumlahnya. Selain itu, kenari juga dikemas dengan asam lemak omega-3 yang membantu memperlancar aliran darah ke organ genital pria sehingga mampu ereksi lebih kuat.

Seperti yang dipublikasikan dalam edisi terbaru International Journal of Impotence Research: The Journal of Sexual Medicine, kebiasaan mengonsumsi pistachio juga dapat memperbaiki fungsi seksual pada pria yang memiliki gejala impotensi. Para peneliti di Turki melibatkan para relawan yang diberikan camilan 100 gram pistachio (sekitar satu cangkir) pada saat makan siang. Konsumsi dilakukan setiap hari selama tiga pekan. Pada akhir penelitian ditemukan, 17 relawan mencatat skor 50 persen yang lebih baik pada kuisioner seputar DE dibandingkan skor mereka sebelum konsumsi kacang. Para relawan ini juga menunjukkan perbaikan pada fungsi ereksi, kepuasan saat berhubungan intim, fungsi orgasme, dan gairah seksual. Bahkan, aliran darah menuju penis juga menunjukkan peningkatan sekitar 22 persen melalui pengukuran ultrasound.

Takut ngemil kacang karena takut kolesterol? Setelah tahu fakta ini masih berani bilang tidak pada kacang? Pilih kacang yang baik untuk dikonsumsi.

Terapi Ejakulasi Dini

Untuk mengatasi ejakulasi dini, disarankan agar pria melakukan terapi, caranya dengan mengontrol ejakulasi dengan bantuan istri. Ikuti langkah-langkahnya demikian :

Istri melakukan masturbasi terhadap suami yang mengalami ejakulasi dini, suami dalam posisi berbaring terlentang, lakukan hingga suami mengalami orgasme dan berejakulasi; Pada saat suami akan orgasme dan berejakulasi, istri melakukan penekanan pada penis dengan jari telunjuk, tengah dan ibu jari, selama beberapa detik untuk menghambat ejakulasi.

Istri melakukan masturbasi terhadap suami, sampai terjadi ereksi yang cukup, lalu segera masukkan ke dalam vagina dalam posisi istri di atas tanpa melakukan gerakan. Ketika suami akan berejakulasi, istri mengangkat tubuhnya dan menekan penis seperti langkah pertama tadi. Selanjutnya, lakukan rangsangan kembali dan lakukan hubungan seksual seperti tadi.

Lakukan langkah-langkah ini selama beberapa hari, kemudian mulailah suami mulai melakukan penekanan untuk mempertahankan ereksinya selama berhubungan seksual dengan posisi istri di atas. Pada saat suami sudah mampu mengontrol ejakulasinya, barulah mulai lakukan hubungan dengan cara ke samping, jika suami sudah mampu mengontrol ejakulasinya dengan posisi ini, maka mulai lakukan dengan posisi suami di atas.

Lakukan terapi ini selama 6-12 bulan atau saat diperlukan. Namun terapi ini kadang sulit dilakukan karena biasanya suami akan menutupi keadaan ejakulasi dininya, tidak adanya komunikasi terbuka antara pihak istri dan suami mengenai masalah seks, perasaan enggan dan malas untuk latihan karena dianggap membuang waktu dan tidak praktis.

Sebelum melakukan terapi ini, cobalah untuk melakukan relaksasi karena ketika tubuh merasa relaks akan membantu untuk mengatasi ketegangan dan kecemasan. Cara yang mudah untuk relaksasi adalah dengan berbaring terlentang dan mendengarkan lagu-lagu relaksasi. Kemudian mulailah latihan terapi. Untuk mengatasi ejakulasi dini yang disebabkan karena faktor psikologis, komunikasikan dengan psikolog atau dokter.

 

Pengaruh Usia terhadap Penis


Bukan rambut yang memutih, kulit wajah yang keriput, organ reproduksi, yakni penis pun ikut mengalami penuaan. Brian Steixner, MD, Direktur Institute of Men’s Health untuk Jersey Urology Group memaparkan, penis yang mulai menua tak hanya mengalami perubahan secara fisik, tetapi juga terhadap fungsinya.

Jangan kaget apabila ukuran penis menyusut pada usia tua. Hal ini karena penurunan kolagen yang membuat kulit tak lagi elastis. Penampilan penis pun akan terlihat lebih kecil. Setiap pria memiliki bentuk dan ukuran penis yang berbeda-beda. Akan tetapi, saat sudah memasuki usia yang tak muda lagi, bentuk penis bisa menjadi sedikit melengkung. Kondisi ini terjadi karena terbentuknya jaringan parut akibat trauma berulang selama bertahun-tahun lamanya.

Impotensi dapat terjadi pada segala usia. Namun risikonya terjadi lebih tinggi saat pria sudah memasuki usia tua. Seiring bertambahnya usia, pembuluh darah rentan mengalami kerusakan. Aliran darah pun bisa menjadi tidak lancar, termasuk ke daerah penis. Selain itu, penurunan hormon testoteron juga bisa memicu penis menjadi kurang sensitif dan lebih sulit untuk orgasme. Kondisi aterosklerosis atau penyumbatan pembuluh darah karena penumpukan lemak bisa terjadi di daerah penis. Terbatasnya aliran darah ke daerah vital bisa mempengaruhi warna penis. Keriput tak hanya dialami oleh wajah. Kulit penis pun bisa berkurang elastisitasnya seiring bertambahnya usia.

Pada usia dua puluh tahunan, mencapai ereksi adalah soal mudah. Namun saat usia mendekati 40, hasrat seksual dan kemampuan penis Anda tidak akan sebaik sebelumnya, artinya, mereka tak bisa mencapai atau mempertahankan ereksi yang cukup untuk bersanggama sampai 75 persen dari seluruh kesempatan yang ada.

Sejalan dengan pertambahan usia, Anda butuh waktu lebih lama untuk mendapatkan ereksi penis. Serta memerlukan rangsangan baik fisik maupun psikologis lebih banyak untuk mempertahankannya.

Kacang Hijau untuk Pria Impotensi

Selama ini kita telah mengetahui bahwa kacang hijau adalah makanan bergizi yang enak untuk dimakan setelah dijadikan bubur kacang hijau atau kue-kue. Sebuah penelitian mengungkapkan kacang hijau memang memiliki kandungan gizi yang tinggi seperti protein, kalori, lemak, vitamin A, B1, IU, mineral, fosfor, zat besi, dan masih banyak lagi kandungan gizi lainnya. Dari hasil penelitian tersebut, kandungan gizi yang tinggi membuat jenis kacang-kacangan ini memiliki khasiat tersendiri yakni dapat menyembuhkan beragam penyakit diantaranya beri-beri, radang ginjal, melancarkan pencernaan, mengatasi keracunan, impotensi dan masih banyak lagi.

Sebuah studi yang diterbitkan dalam International Journal of Impotensi, sebuah penelitian meneliti bagaimana pistachio makan mempengaruhi impotensi. Pengukuran dilakukan sebelum pria ditempatkan pada diet kacang berat. Mengatasi impotensi dengan mengkonsumsi kacang hijau selama beberapa minggu yang akan menunjukkan perbaikan dalam beberapa parameter dari impotensi. Penelitian ini dilakukan dan diukur saat sebelum mengkonsumsi dan setelah rutin mengkonsumsi kacang hijau. Pada penelitian ini tampak perubahan yang membaik pada parameter impotensinya setelah mengkonsumsi kacang hijau dengan rutin.

Banyak sekali resep tradisional ditulis untuk mengatasi penyakit yang mengakibatkan pria tidak perkasa, mulai dari berbagai jamu sampai obat yang diimpor dengan harga — tentu saja — mahal. Bagaimana kalau mencoba resep kacang hijau plus ini? Rebus 30 gram kacang hijau bersama-sama 2 ruas jahe, 15 gram merica, 15 gram adas, 15 gram pulosari, 15 gram biji kucai, 15 gram biji paria, dan 15 gram biji ketumbar. Semua bahan direbus dengan air 600 cc dan jadikan 300 cc, minum teratur sampai terbukti khasiatnya.

Benarkah Herbal Cara Mengobati Ejakulasi Dini?

obat herbal mengobati ejakulasi dini

Berbicara soal herbal, sudah tentu akan lebih banyak orang yang percaya dengan obat jenis yang diambil dari tumbuhan alami ini. Lalu, apakah benar dengan mengonsumsi obat herbal adalah cara mengobati ejakulasi dini yang paling tepat?

Simak terus artikel ini hingga tuntas, dan jangan lewatkan satu kata-kata dalam artikel ini sekalipun.

Obat herbal mengobati ejakulasi dini, Kendati mendapat banyak sekali sorotan dari publik secara sepihak maupun kontroversi. Nampaknya penggunaan obat-obatan herbal adalah salah satu yang sudah bisa masuk ke dalam keilmuan kedokteran, terutama dalam mengobati penyakit.

Beberapa jenis herbal pun sudah diakui dapat membantu penyembuhan salah satunya adalah Ecchinacea yang mampu merangsang  perbaikan sistem imun tubuh. Lalu, bagaimana peran herbal dalam cara mengobati ejakulasi dini hingga saat ini?. Jawabannya walaupun memang ada beberapa produk yang mengaku terbuat dari herbal yang mampu mengobati ejakulasi dini. Pengalaman pasien-pasien kami yang sebelumnya menggunakan herbal hingga saat ini belum mendapatkan hasil yang optimal.

Hal ini disebabkan karena umumnya ejakulasi dini bukan hanya saja membutuhkan pengobatan semata. Tetapi diperlukan keterampilan sang dokter untuk menggali lebih jauh dari penyebab ejakulasi dini itu sendiri, diantaranya adalah akibat stres psikis.

Akibat stres psikis ini terjadi gangguan neurotransmitter atau senyawa kimia saraf salah satunya adalah akibatnya penurunan dari hormon Serotonin yang berpotensi menyebabkan penis menjadi lebih sensitif, sebagai akibatnya, penis mudah sekali merasa geli ketika terjadi proses penetrasi kala berhubungan seks.

Ejakulasi dini merupakan salah satu penyebab gangguan seks pada pria terbanyak, salah satu penyebabnya telah dijelaskan di paragraf diatas atau sebelumnya. Namun, jangan pernah lupa bahwa bisa jadi ejakulasi dini adalah gejala awal dari impotensi.

Hal ini dikarenakan penis menjadi kurang poten sehingga mudah sekali layu atau loyo yang biasanya disertai juga dengan ejakulasi dini atau ejakulasi yang terlalu cepat. Cara mengobati ejakulasi dini sebaiknya adalah dengan menggunakan keilmuan kedokteran karena mengobatinya membutuhkan cara yang cukup kompleks dengan melibatkan neurotransmitter.

Pria Impoten Cenderung Kurang Bahagia dan Sukses

Impotensi & Ejakulasi Dini, Klinik Lelaki

Masalah disfungsi atau gangguan ereksi atau yang lebih dikenal juga sebagai impoten, bisa jadi permasalahan yang amat sangat serius dan perlu penanganan yang serius pula dari pihak yang berkompeten di bidangnya, salah satunya adalah dokter. Impotensi bisa jadi membuat pria menjadi kurang bahagia dalam hidupnya, tidak heran penderitanya kerap sekali menjadi lebih mudah sensitif dan emosional. Lalu, kenapa sih pria dengan masalah gangguan ereksi berpotensi menjadi kurang bahagia dan sukses dalam hidupnya, penasaran? Simak terus artikel ini hingga tuntas.

Impoten membuat kehidupan seksual pria menjadi bermasalah. Seperti yang telah kita ketahui, bahwa pria yang bahagia salah satu indikatornya adalah kehidupan seksnya baik. Untuk itu dokter di Klinik Lelaki pada umumnya memberikan jumlah minimum hubungan seks yang dilakukan oleh seorang pria minimal adalah dua kali dalam seminggu yang sebaiknya dilakukan setiap Senin dan Kamis malam. Bila dari kurang dari itu, biasanya pria menjadi kurang bahagia dan karirnya pun kurang gemilang. Seks yang mencapai orgasme bagi pria bisa menghasilkan beberapa keuntungan salah satunya adalah produksi hormon Endorfin yang lebih dikenal juga sebagai hormon kebahagiaan. Dimana hormon Endorfin ini hanya dikeluarkan oleh tubuh pada kondisi: olahraga dan seks. Ketika seks yang mencapai orgasme dan ejakulasi pada pria, hormon ini dikeluarkan dalam jumlah tertentu, dan menyebabkan tubuh menjadi sangat rilek dan mudah mengantuk. Tidak heran, ketika pria sudah mengalami ejakulasi dan orgasme akan lebih mudah mengantuk dan tertidur disertai dengan rasa bahagia tentunya.

Bagi pria yang mengalami masalah impoten ada baiknya segera berkonsultasi kepada dokter yang berpengalaman di bidangnya, salah satunya adalah dokter-dokter kami di Klinik Lelaki, yang telah berpengalaman selama 7 tahun dalam menangani masalah disfungsi ereksi atau impotensi. Segera obati masalah impotensi Anda dan jadilah pria yang gagah serta bahagia. Di Klinik Lelaki kami memberikan potensi gagah kembali hanya dalam dua hari serta potensi untuk sembuh permanen dari masalah gangguan seks pria salah satunya adalah disfungsi ereksi atau impotensi.

Tinggal dengan Mertua Bawel, Impotensi pun terjadi

Ada keluhan pasien dengan keadaan impotensi semenjak menikah. Padahal sebelum menikah mengatakan ereksinya baik-baik saja bahkan bisa dikatakan normal. Setelah diselidiki lebih jauh dan berkonsultasi lebih dalam, ternyata pria ini masih tinggal bersama mertuanya. Mertuanya ini banyak mengkritik tentang rumah tangganya, bagaimana perlakuannya terhadap istri. Bahkan mencap bahwa pria ini tidak mampu menafkahi istrinya karena belum mampu membelikan istrinya rumah. Sedangkan ketika mereka memutuskan untuk memilih mengontrak saja. Mertuanya ini mengatakan bahwa dia tidak rela anaknya harus tinggal di rumah kontrakan yang kenyamanannya tidak terjamin. Banyak hal yang terus menerus menjadi bahan kritikan dari mertuanya.

Ketika kritikan-kritikan ini terus menerus dilontarkan, akhirnya menantu pria ini menjadi sangat tertekan hingga depresi. Membuat dia akhirnya enggan pulang ke rumah, menjadi seorang workaholic yang terus menerus lebih banyak menghabiskan waktunya di kantor. Sehingga hubungan dengan istrinya pun menjadi renggang. Dengan merenggangnya hubungan dengan istri gairah seksualnya pun menjadi menurun. Dia tidak dapat mempertahankan ereksinya saat dengan ‘terpaksa’ harus berhubungan dengan istrinya. Masalah pun bertambah ketika pria mulai mengalami kondisi impoten yang disebabkan faktor psikologis.

Sebetulnya masalah ini harus dipahami dari sisi pihak mertua juga. Mertua mungkin menganggap bahwa menantunya telah merebut perhatian anak kesayangannya, perhatian istri yang banyak kepada suaminya membuat mertua cemburu, sehingga akhirnya mertua pun terus menerus mengkritik keberadaan menantu prianya. Kasih sayang yang berlebihan terhadap putrinya akan membuatnya merasa menantunya tidak cukup baik. Perlu adanya komunikasi terbuka antara mertua dan menantu untuk segera menyelesaikan masalah ini agar tidak menjadi berlarut-larut. Menantu lakukanlah pendekatan terhadap mertua, katakan bahwa anda akan menyayangi putri mereka sebaik mereka menyayanginya, katakan bahwa anda akan melakukan hal yang terbaik demi memenuhi segala kebutuhan istri anda. Yakinkan mereka dan bicarakan baik-baik.

Nganggur Menyebabkan Impotensi

Banyak perusahaan yang gulung tikar akibat krisis ekonomi yang berkepanjangan menyebabkan perusahaan terpaksa harus merumahkan karyawannya. Banyak yang menjadi pertimbangan perusahaan saat merumahkan karyawan, mulai dari lama kerja, produktifitas, keaktifan, juga kadang usia karyawan, dll. Namun imbasnya ternyata bukan hanya pada melemahnya ekonomi karyawan yang dirumahkan tersebut. Tetapi juga dalam kehidupan seksualnya. Apalagi jika setelah itu karyawan tersebut sulit untuk mendapatkan pekerjaan yang baru. Tekanan ekonomi dan sosial akhirnya menjadi salah satu penyebab terjadinya ejakulasi dini bahkan juga impotensi.

Pikiran yang gelisah, gugup dan kemudian kehilangan minat terhadap seks juga akan berdampak pada hubungan rumah tangga. Sementara kebutuhan hidup, sekolah anak harus tetap dipenuhi. Akhirnya keadaan ini akan memicu pertengkaran rumah tangga. Masalah menganggur yang tidak kunjung usai akan semakin menekan dan menyebabkan bukan saja sakit secara mental melainkan juga sakit secara fisik. Jangankan untuk mencari perusahaan baru, sementara angka persaingan pun semakin tinggi.

Biasanya karyawan yang dirumahkan tersebut sudah memiliki usia yang tidak muda lagi dengan ijazah yang pas-pasan atau juga kemampuan kerja yang tidak mumpuni. Sementara jika ingin berbisnis pun, pesangon dari perusahaan yang diambang pailit itu biasanya pas-pasan juga. Dari sinilah mulai terjadi konflik berkepanjangan yang akhirnya pembuluh darah pun akan terpacu lebih cepat dan menimbulkan jantung berpacu lebih kuat, namun sistem saraf tidak bekerja maksimal sehingga ereksi kurang dapat dikendalikan.

Jika mengalami hal seperti ini, bicaralah dengan pasangan agar pasangan dapat mengerti dan bersama-sama dapat mencari solusi. Mungkin untuk sementara pasangan pun dapat membantu mencarikan pekerjaan lain, atau memulai usaha rumahan bersama.

Multiple Sclerosis Penyebab Impotensi

Multiple Sclerosis merupakan suatu penyakit yang berhubungan dengan autoimmune, dimana sistem kekebalan tubuh akan menyerang sel-sel tubuh sendiri sebagai benda asing. Tubuh akan menyerang mielin yaitu lapisan yang melindungi serabut saraf pada sistem saraf pusat. Myelin berfungsi sebagai neurotransmitter atau penghubung antara pusat saraf yaitu otak dengan seluruh tubuh. Pada Multiple Sclerosis, sistem informasi dari otak ke seluruh tubuh akan menjadi lambat atau melambat. Jika dilakukan scan, maka akan tampak parut atau bekas-bekas luka pada otak dan sistem saraf tulang belakang.

Resiko terjadinya Multiple Sclerosis biasanya pada usia 22-39 tahun atau dewasa muda. Penyebab Multiple Sclerosis ini belum diketahui secara pasti, mungkin juga karena adanya kerusakan pada sistem kekebalan tubuh, bisa juga serangan virus atau bakteri yang telah lama namun belum mempengaruhi tubuh. Ada dugaan juga Multiple Sclerosis dapat disebabkan oleh virus campak atau herpes. Virus-virus ini akan mengaktifkan sel-sel darah putih untuk melemahkan sistem kekebalan tubuh pada otak, kemudian akan merusak myelin yang berada pada aliran darah sehingga respon saraf menjadi lambat.

Gejala Multiple Sclerosis ini tergantung pada sistem saraf yang terkena, letih yang berlebihan, kaku otot, gangguan penglihatan, gangguan keseimbangan dan koordinasi, kesulitan berjalan dan tremor, dan jika serangan terjadi pada sistem saraf yang berhubungan dengan seksual maka dapat dipastikan impotensi pun dapat terjadi, kehilangan gairah seksual, dan juga ejakulasi dini. Hingga saat ini Multiple Sclerosis belum dapat disembuhkan tetapi juga bukan penyakit yang mematikan. Seorang penderita Multiple Sclerosis harus mampu untuk beradaptasi secara terus menerus sepanjang hidupnya, ada juga penderita Multiple Sclerosis yang tiba-tiba dapat melakukan aktifitas seperti biasa, namun kemudian kambuh kembali.