Impoten Ternyata Beresiko Penyakit Jantung

impoten

Namun bila anda terkena impoten yang akan menyebabkan sulitnya berhubungan seksual. Rupanya kondisi tersebut dapat menyebabkan masalah pula pada jantung. Bagaimana kaitannya tersebut ?

Impoten atau disfungsi ereksi adalah suatu gangguan yang dimana tidak mampunya mempertahankan ereksi pada penis.

Pria dengan masalah impoten ternyata beresiko juga terkena gangguan penyakit kardiovaskular yang dimana suatu kondisi dapat menyebabkan terjadinya gangguan jantung dan pembuluh darah. Terlebih bagi pria yang berusia lebih dari 40 tahun dan menderita impoten memiliki resiko lebih besar terkena penyakit jantung dalam 10 tahun kedepan.

Ternyata para ahli percaya bahwa impoten dapat dijadikan tanda adanya masalah pada jantung yang disebabkan gangguan pada lapisan pembuluh darah (Disfungsi Endotelium) dan otot polos. Disfungsi endotelium menyebabkan menghambatnya aliran darah menuju jantung dan penis.

Mengapa keduanya berkaitan ?

Baik impoten dan penyakit jantung sama-sama berkaitan dengan masalah pada peredaran darah. Maka, biasanya orang yang menderita penyakit jantung juga akan memiliki masalah pada ereksinya.

Seperti yang dijelaskan peneliti, sulitnya ereksi salah satunya disebabkan oleh aterosklerosis. Aterosklerosis merupakan kondisi dimana pembuluh darah menyempit atau mengeras karena menumpuknya plak.

Menumpuknya plak pada arteti koroner dapat menyebabkan nyeri dada (angina) atau serangan jantung. Sementara itu, menumpuknya plak pada arteri yang menuju ke penis dapat menyebabkan sulitnya ereksi. Maka jika diabaikan tanpa pengobatan dan gaya hidup sehat, masalah ini dapat menyebar sampai ke arteri koroner pada jantung.

Seberapa besar kemungkinannya ?

Sebuah penelitian di Australia mengatakan bahwa pria yang mengalami masalah disfungsi ereksi memungkinkan mengalami gagal jantung delapan kali lebih besar daripada pria sehat.

Selain itu, kemungkinan terkena penyakit jantung hingga mencapai 60% dan kemungkinan meninggal dunia karena penyakit lainnya dua kali lipat dari pria yang menderita impoten.

Bagaimana mencegahnya ?

Bagi anda yang mempunyai masalah disfungsi ereksi jangan cemas terlebih dahulu. Sebab, disfungsi ereksi bukan berarti anda divonis terkena jantung. Anda masih bisa mencegah dengan berbagai cara seperti menjaga pola dan gaya hidup yang sehat, menjaga berat badan supaya idela, rutin berolah raga, dan berhenti merokok.

Selain itu, anda bisa berkonsultasi dengan dokter profesional di kliniklelaki.com melalui nomer telpon hotline yang tertera pada halaman depan situs ini.

Sumber :

http://id.wikipedia.org

http://mayoclinic.org

Bisa juga baca :

https://kliniklelaki.com/hipertensi-bisa-sebabkan-impoten/

 

 

Obat Hipertensi Bisa Menyebabkan Impoten

Impotensi & Ejakulasi Dini, Klinik Lelaki

Hipertensi atau biasa disebut dengan tekanan darah tinggi merupakan penyakit kardiovaskular yang biasa terjadi pada pria atau wanita. Pada pria pengobatan gejala hipertensi dapat menimbulkan masalah seksual seperti impoten dan ejakulasi dini.

Impoten atau disfungsi ereksi adalah suatu gangguan yang dimana tidak mampu mempertahankan ereksi pada penis.

Pada umumnya impoten dapat disebabkan oleh dua faktor. Faktor psikologi contohnya seperti stress, tertekan, cemas, dan ketakutan. Dan juga disebabkan oleh faktor fisik contohnya seperti penyakit diabetes, obesitas, jantung, dan hipertensi.

Gejala hipertensi biasanya tidak terdeteksi sampai penderita melakukan pemeriksaan secara menyeluruh. Hipertensi dapat menyebabkan resiko kesehatan pada pembuluh darah dan dapat mengakibatkan penyakit serius seperti jantung dan stroke bahkan bisa menyebabkan impoten.

Dengan keadaan seperti ini biasanya kebanyakan orang langsung membeli obat di apotik tanpa resep dokter. Dan tanpa sadar bahwa obat yang dibeli di apotik tanpa resep dokter berbahan kimia bahkan bisa mengakibatkan disfungsi ereksi.

Tapi obat yang digunakan untuk hipertensi pun bisa merusak fungsi seksual dan menyebabkan impoten. Ada beberapa jenis obat hipertensi yang dapat menyebabkan disfungsi ereksi.

  • Amlodipine

Amlodipine obat untuk mengatasi hipertensi dan juga bisa membantu mengatasi masalah angin duduk, amlodipine dapat dikonsumsi dengan obat jenis lain.

Cara kerja obat ini adalah melemaskan dan melebarkan dinding diameter pada pembuluh darah. Namun memliki efek yang akan memperlambat aliran darah ke penis dan mengurangi tekanan darah pada pembuluh.

  • Beta blockers

Jenis obat ini mampu mempengaruhi bagian pembuluh darah yang ada disekitar arteri yang dapat mengencangkan dan mengendorkan penis. Sistem saraf ini juga berfungsi untuk menghambat aliran sperma.

  • Diuretik

Obat ini biasa juga disebut pil air yang dapat menggangu intensitas darah yang mengalir ke penis sehingga sulit untuk ereksi. Diuretik juga dikenal dengan tingkat seng lebih rendah yang dapat mengganggu produksi testosteron.

Selain itu ada juga obat hipertensi yang tidak menyebabkan impoten.

  • ACE inhibitor
  • Angiotensin II receptor blocker
  • Alpha blocker
  • Calcium channel blockers

Itulah penyebab dari obat hipertensi sendiri, tetapi ada pula jenis obat hipertensi yang tidak menyebabkan disfungsi ereksi.

Tapi bila anda ingin mengatasi impoten, anda bisa berkonsultasi dengan dokter profesional di kliniklelaki.com melalui nomer telpon hotline yang tertera pada halaman depan situs ini.

Sumber :

http://id.wikipedia.org

http://mayoclinic.org

Bisa juga baca :

https://kliniklelaki.com/hipertensi-bisa-sebabkan-impoten/

Narkoba Berakibat Impoten

impoten

Ada yang beranggapan bahwa narkoba dapat meningkatkan kinerja seksual. Seperti saat memakai sabu-sabu akan sangat merasa bersemangat tapi itu hanyalah sesaat. Akibatnya pun bisa terkena impoten bahkan lebih bahaya lagi terkena HIV.

Impoten atau disfungsi ereksi adalah suatu gangguan yang dimana tidak mampunya mempertahankan ereksi pada penis.

Pada umumnya impoten disebabkan oleh dua faktor. Faktor psikologi contohnya seperti stress, cemas, tertekan, dan ketakutan. Dan juga faktor fisik contohnya seperti penyakit diabetes, hipertensi, obesitas, bahkan karena penyalahgunaan narkoba.

Menurut pakar kesehatan, narkoba adalah psikotrapika yang biasa digunakan untuk membius pasien saat akan operasi atau untuk obat-obatan penyakit tertentu. Namun sekarang banyak orang yang menyalahgunakannya diluar batas dosis.

Sabu-sabu bisa merangsang salah satu sistem saraf yang dapat mengatur orgasme. Faktanya ini dijadikan patokan untuk urusan seksual. Maka narkoba jenis ini bisa meningkatkan pelepasan dopamine dalam otak. Dopamine adalah neurotransmiter yang bersifat merangsang, maka bila dirangsang akan merasa lebih perkasa.

Namun yang harus diingat, pengaruhnya itu ada batasnya. Bila diukur dari jangka waktu panjang narkoba dapat menghancurkan urusan seksual daripada memperbaiki. Maka mitos dari narkoba dapat meningkatkan gairah seksual itu salah, bahkan narkoba dapat menyebabkan impoten.

Ekstasi pada umumnya berefek pada sistem saraf simpatis. Pengguna ekstasi biasanya meminum obat anti disfungsi ereksi agar bisa melakukan hubungan seksual. Jika tidak biasanya akan merasa tidak kuat di tengah-tengah permainan, bahkan bila berlangsung terus menurus akan mengakibatkan impoten.

Heroin dampaknya akan mengakibatkan euforia, namun dampak negatif lainnya juga dapat memperburuk fungsi seksual. Karena heroin dapat menghambat fungsi hormon seksual, menurunkan kadar testosteron, dorongan yang tinggi akan seksual, menghambat ejakulasi, dan lama kelamaan bisa mengakibatkan impoten.

Dalam jangka menengah narkoba dapat memancing masuknya berbagai penyakit seksual. Yang dapat membuat penggunanya kehilangan kontrol akan perilaku seksualnya. Dengan tanpa kontol, pengguna akan melakukan hubungan seksual tanpa memikirkan resikonya yang dapat menyebabkan penyakit menular seksual seperti HIV/AIDS atau hepatitis c.

Bila anda ingin mengatasi impoten, anda bisa berkonsultasi dengan dokter profesional di kliniklelaki.com melalui nomer telpon hotline yang tertera pada halaman depan situs ini.

Sumber :

http://id.wikipedia.org

http://mayoclinic.org

Bisa juga baca :

https://kliniklelaki.com/jenis-obat-penyebab-impoten/

 

 

Hipertensi Bisa Menyebabkan Impoten

ejakulasi dini, impoten

Hipertensi merupakan salah satu penyebab gangguan impoten. Tapi masih banyak juga jenis obat-obat penurun tensi yang dapat menyebabkan gangguan ereksi.

Impoten atau disfungsi ereksi adalah suatu gangguan yang dimana tidak mampu mempertahankan ereksi pada penis.

Pada umumnya impoten disebabkan oleh dua faktor. Faktor psikologis seperti stress, tertekan. Dan juga disebabkan faktor fisik contohnya seperti diabetes, obesitas, dan hipertensi.

Hipertensi bisa mengakibatkan kerusakan pada pembuluh-pembuluh darah kecil, tanpa terkecuali ke area sekitar organ reproduksi pria. Kondisi dimana tekanan darah yang terlalu tinggi bahkan sampai mencapai tekanan darah diatas 120/80 mmHg dalam jangka waktu yang lama ternyata dapat menyebabkan banyak masalah. Salah satu yang sangat berbahaya adalah stroke atau gangguan pecahnya pembuluh darah di otak, serangan jantung, hingga masalah gangguan seksual seperti disfungsi ereksi. Namun obat anti hipertensi tersebut dapat menyebabkan impoten.

Mengendalikan tekanan darah

Impoten memang masalah seksual yang jika tidak segera diatasi akan membuat masalah pada hubungan rumah tangga. Untuk mengatasinya anda harus melakukan kontrol terhadap tekanan darah. Berikut tips untuk mengendalikan tekanan darah.

  • Hidup dengan tenang dan jauh dari stress akan membuat aliran darah lancar dan membuat ereksi menjadi keras.
  • Menjalani gaya dan pola hidup yang sehat.
  • Rutin berolahraga, agar dapat mengontrol berat badan dan meningkatkan kinerja jantung.
  • Teratur mengkonsumsi obat-obatan hipertensi sesuai arahan dokter.
  • Selain obat, tanaman tradisional seperti ginkgo biloba yang dapat melancarkan aliran darah.

Waspadai obat hipertensi

Perlu juga diperhatikan terkadang disfungsi ereksi disebabkan langsung dari jenis obat hipertensi yang dikonsumsi. Karena, pada saat menerima stimulasi seksual jantung akan memompa banyak darah menuju penis. Tetap dengan jenis obat hipertensi dapat menstabilkan aliran darah, sehinggal darah yang mengalir tetap rendah yang mengakibatkan penis akan sulit ereksi karena kurangnya darah pada penis.

Jika anda sudah mengalami impoten yang diakibatkan karena hipertensi atau sebab lainnya. Anda bisa berkonsultasi dengan dokter profesional di kliniklelaki.com dengan melalui nomer telpon hotline yang tertera pada halaman depan situs ini.

Sumber :

http://id.wikipedia.org

http://mayoclinic.org

Bisa juga baca :

https://kliniklelaki.com/jenis-obat-penyebab-impoten/

Racun Laba-Laba Bisa Mengatasi Impoten

impoten

Tentu banyak cara untuk mengatasi impoten. Salah satunya dengan menggunakan racun laba-laba asal brazil ini yang ternyata racunnya dapat memicu ereksi.

Impoten atau disfungsi ereksi adalah suatu ganggua yang dimana tidak mampu mempertahankan ereksi pada penis.

Pada dasarnya impoten disebabkan oleh dua faktor. Faktor fisik contohnya seperti penyakit diabetes, obesitas, hipertensi, dan jantung. Dan juga faktor psikologi contohnya seperti stress, cemas, tertekan, dan ketakutan.

Salah satu obat alternatif untuk mengatasi impoten adalah dengan cara menggunakan racun dari laba-laba asal brazil, karena satu gigitannya saja mampu memberikan efek samping berupa ereksi yang panjang bahkan sampai 4 jam.

Tim peneliti mengatakan bahwa racun laba-laba jenis Phoneutria nigriventer sangat banyak mengandung gabungan molekul. Molekul inilah yang disebut racun, yang memiliki fungsi berbeda. Maka ketika tubuh digigit laba-laba, kita dapat mengamati berbagai macam gejala termasuk priapisme yaitu suatu kondisi dimana organ intim terus mengalami ereksi.

Efek samping dari gigitan laba-laba jenis ini antara lain, kehilangan kontrol otot, kesulitan bernapas dan jika tidak diobati dengan anti-toksin bisa menyebabkan kematian karena kurangnya oksigen. Tapi menurut peneliti ada efek yang tidak biasa dari racun laba-laba tersebut yang dapat digunakan untuk mengatasi disfungsi ereksi baik bagi pria atupun wanita karena mengandung protein PnTx2-6.

Percobaan-percobaan yang terus dikembangkan untuk dapat memastikan bahwa gigitan dari laba-laba beracun jenis ini. Sampai sekarang memang racun laba-laba belum bisa diluncurkan, tetapi penemuan tersebut memberikan harapan yang baru akan adanya obat untuk impoten dimasa yang akan datang.

Tentu dengan penemuan ini para pria penderita disfungsi ereksi bisa sedikit berbahagia karena bagi pria yang tidak cocok melakukan pengobatan konvensional bisa melakukan cara ini. Tetapi anda harus menunggunya, setidaknya sampai keluar rekomendasi dari Balai Obat dan Makanan.

Tapi bila anda ingin mengatasi impoten dengan cara lain, yaitu dengan berkonsultasi dengan dokter profesiona di kliniklelaki.com secara GRATIS melalui nomer telpon hotline yang tertera pada halaman depan situs ini.

Sumber :

http://id.wikipedia.org

http://mayoclinic.org

Bisa juga baca :

https://kliniklelaki.com/terapi-impoten/

 

 

4 Cara Mengatasi Impoten (AMPUH)

impoten

Cara untuk mengatasi impoten bukanlah perkara yang mudah, bila tidak diiringi dengan keinginan yang kuat. Sebab impoten merupakan gangguan yang dapat merusak hubungan rumah tangga.

Impoten atau disfungsi ereksi adalah suatu gangguan yang dimana tidak mampu mempertahankan ereksi penis.

Pada dasarnya impoten disebabkan oleh dua faktor. Faktor fisik contohnya seperti penyakit diabetes, obesitas, hipertensi, dan jantung. Dan juga faktor psikologi contohnya seperti stress, cemas, tertekan dan ketakutan.

Impoten biasanya terjadi pada seseorang yang beranjak umur 40 tahun keatas. Faktor pada organ yang dapat mempengaruhi kinerja tubuh tanpa terkecuali bagian vital pria. Akan tetapi bukan hanya karena faktor penuaan saja, karena banyak kasus yang membuat impoten dapat menyerang pada usia yang relatif muda.

Lalu bagaimana cara mengatasinya ? 

Impoten bukanlah gangguan yang mematikan tetapi tidak bisa pula dianggap sepele. Sifatnya yang dapat menggangu kebutuhan untama pada manusia untuk bereproduksi menjadi salah satu gangguan yang harus diwaspadai dan diperhatikan.

Tentu terdapat banyak cara untuk mengatasinya, jadi sebelumnya penyebab impoten harus teridentifikasi terlebih dahulu. Supaya cara untuk mengatasinya nanti berjalan dengan maksimal. Berikut 4 cara mengatasi impoten.

  1. Pola hidup yang sehat

Memilih makanan merupakan hal yang penting untuk menjaga dan meningkatkan kinerja organ tubuh. Makanan yang memiliki nutrisi dan serat yang bagus sangat dibutuhkan untuk mengalirkan darah keseluruh tubuh tidak terkecuali ke bagian penis sehingga dapat terhindar dari masalah disfungsi ereksi.

2. Terapi atau senam

Untuk mengatasi disfungsi ereksi bisa juga dengan cara terapi atau senam. Untuk terapi biasanya diterapkan pada orang yang sering mengalami stress akibat tertekan atau depresi yang mana hal-hal tersebut dapat menyebabkan disfungsi ereksi.

Sedangkan senam yang dimaksud adalah senam kegel. senam ini merupakan senam yang biasanya diterapkan untuk mengatasi disfungsi ereksi atau gangguan ereksi lainnya yang dapat menyebabkan adanya kebocoran pada pembuluh darah menuju penis.

3. Olahraga yang teratur

Olahraga yang teratur dapat membuktikan bahwa tubuh akan lebih bugar. Selain itu dapat meningkatkan kinerja jantung sehingga dapat mengedarkan darah keseluruh tubuh supaya bagian-bagian dari tubuh dapat bekerja secara maksimal. Selain itu pula olahraga dapat menghindari tubuh dari berbagai macam penyakit yang bisa menyebabkan disfungsi ereksi.

4. Operasi

Jika semua cara yang diatas tidak cukup untuk mengatasi impoten, maka cara ini akan menjadi solusi terakhir.

Operasi ini dilakukan untuk melakukan pembedahan dimana yang bertujuan untuk mengatasi aliran darah menuju penis akibat penyempitan pada pembuluh darah.

Dengan berbagai cara atau solusi yang sudah dijelaskan diatas, tentunya anda juga harus mengimbanginya dengan dengan selalu menjaga pola hidup dan gaya hidup yang sehat. Dan komunikasikan masalah anda dengan pasangan akan mempermudah proses penyembuhan.

Anda pun bisa mengatasinya dengan cara berkonsultasi dengan dokter profesional di kliniklelaki.com melalui nomer hotline yang tertera pada halaman depan situs ini.

Sumber :

http://id.wikipedia.org

http://mayoclinic.org

Bisa juga baca :

https://kliniklelaki.com/terapi-impoten/

 

Mengatasi Impoten Dengan Bawang Putih

impoten

Siapa sangka bahwa bumbu masak di dapur ini dapat bermanfaat dan bisa digunakan untuk mengatasi impoten.

Impoten atau disfungsi ereksi adalah suatu gangguan yang dimana tidak mampu mempertahankan ereksi pada penis.

Pada umumnya impoten dapat disebabkan oleh dua faktor. Faktor fisik contohnya seperti penyakit diabetes, obesitas, hipertensi, dan jantung. Dan juga disebabkan faktor psikologis contohnya seperti stress, tertekan, cemas, dan ketakutan.

Tingkatan pada impoten begitu beragam ada yang ringan sampai yang berat, dikalangan medis biasanya disebut disfungsi ereksi. Sedangkan impoten merupakan tingkatan yang begitu berat, sehingga nyaris tidak memiliki kekuatan untuk ereksi sekalipun.

Namun, meskipun hal tersebut sangat mengerikan bagi para pria tetapi gangguan tersebut dapat diatasi dengan berbagai macam cara. Dan salah satunya adalah menggunakan bawang putih untuk mengatasi disfungsi ereksi.

Cara Mengatasi impoten dengan bawang putih

Tahukah anda bahwa bawang putih sudah digunakan sejak jaman dahulu sebagai obat disfungsi ereksi dan berbagai macam penyakit lainnya.

Seperti yang sudah anda ketahui, bahwa disfungsi ereksi disebabkan karena kurangnnya aliran darah menuju penis, sehingga ereksi dapat terjadi ketika pembuluh darah penis terisi dengan darah. Pada saat yang bersamaan dibutuhkan juga penyempitan pembuluh darah yang keluar dari penis sehingga darah akan terjebak disana.

Yang sudah diketahui bahwa ada banyak faktor penyebab aliran darah menuju penis terhambat, termasuk penyumbatan arteri yang juga bisa menyebabkan penyakit jantung.

Lalu bagaimana caranya ?

Sebab, bawang putih dapat memperlancar aliran darah ke seluruh tubuh. Maka setidaknya anda harus mengkonsumsi empat siung perhari secara mentah, selain itu bawang putih juga mempunyai kandungan zat allicin yaitu zat yang dapat melancarkan aliran darah menuju penis. Tidak dengan mengkonsumsi dengan cara dimasak karena mampu mengurangi zat allicin tersebut.

Pada intinya mencegah disfungsi ereksi harus dilakukan sedini mungkin dengan cara menerapkan pola hidup sehat dan mengkonsumsi bawang putih dapat meningkatkan kesehatan tubuh dan juga mampu memperlancar aliran darah menuju penis.

Tapi anda juga bisa mengatasi impoten dengan berkonsultasi dengan dokter profesional di kliniklelaki.com melalui nomer telpon hotline yang tertera pada halaman depan situs ini.

Sumber :

http://id.wikipedia.org

http://mayoclinic.org

Bisa juga baca :

https://kliniklelaki.com/jenis-obat-penyebab-impoten/

 

 

 

3 Obat Impoten Berbahan Kimia

impoten

Ada berbagai obat yang disarankan untuk mengatasi impoten. Beberapa diantaranya dalam bentuk herbal, dan ada juga dalam bentuk obat kimia.

Impoten atau disfungsi ereksi adalah suatu gangguan dimana tidak mampu mempertahankan ereksi pada penis.

Pada umumnya impoten disebabkan oleh dua faktor, yaitu faktor fisik dan faktor psikologis. Faktor fisik contohnya seperti penyakit diabetes, obesitas, hipertensi, dan penyakit jantung. Dan faktor psikologis contohnya seperti stress, tertekan, kecemasan, dan ketakutan.

Ada berbagai macam obat yang disarankan untuk megatasi impoten. Ada yang berbentuk herbal dan ada pula yang berbentuk obat kimia. Berikut akan kami bahas 3 jenis obat kimia unntuk mengatasi disfungsi ereksi. Karena obat-obat ini bekerja dengan cara meningkatkan adanya oksida nitrat dalam tubuh, sebuah bahan kimia yang memperluas pembuluh darah pada penis, sehingga dapat meningkatkan akiran darah yang menghasilkan ereksi.

  1. Viagra (Sildenafil)

Viagra adalah obat impoten yang diproduksi oleh pfizer. Ini adalah inhibitor PDE5 yang berfungsi untuk menyebarkan produksi oksida nitrat. Dengan dosis yang rendah pada umumnya direkomendasikan untuk pria berusia diatas 65 tahun, mereka yang memiliki kerusakan hati atau ginjal yang begitu parah, masalah hati yang benar-benar membutuhkan penggunaan nitrat, atau orang yang sedang menjalani pengobatan untuk infeksi HIV.

Viagra tidak dapat melindungi terhadap penyakit seksual yang bersifat menular, dan tidak boleh digunakan dalam hubungannya dengan revatio, atau suatu senyawa kimia yang serupa. Dalam penggunaan normal viagra dapat bekerja sampai empat jam, lebih dari itu harus segera dilaporkan ke dokter.

2. Levitra (Vardenafil)

Levitra adalah obat yang diproduksi oleh GlaxoSmithKline merupakan salah satu obat lain yang bersifat inhibitor PDE5. Levitra secara kimia mirip dengan viagra. Tetapi anda harus waspada menggunakannya karena sebagaimana dengan penggunaan inhibitor PDE5 lainnya. Levitra telah disetujui oleh FDA, tapi khusus pada orang yang mengalami kondisi medis seperti kolesterol tinggi, hipertensi, dan diabetes.

3. Cialis (Tadalafil)

Cialis adalah obat impoten yang diproduksi oleh Lilly. Cialis ini mirip dengan obat disfungsi ereksi yang lain tetapi obat ini bersifat long-action, efek pemakaiannya sampai 36 jam dengan dosis tunggal.

Cilais juga dilengkapi dengan peringatan tambahan dimana jika tekanan jantung selama fase ini terus berlangsung dan berdampak menyebabkan komplikasi yang cukup besar bagi yang menderita masalah dengan kondisi jantung.

Mungkin anda merasa senang dengan adanya obat tersebut karena dapat mengatasi masalah impoten, tapi obat tersebut tidak memberikan efek jangka panjang dengan masalah anda. Karena ada efek samping yang berbahaya dengan mengkonsumsi berlebihan obat-obat tersebut.

Bila anda ingin mengatasi masalah impoten anda bisa berkonsultasi dengan dokter profesional di kliniklelaki.com secara GRATIS melalui nomer telpon hotline yang tertera pada halaman depan situs ini.

Sumber :

http://id.wikipedia.org

http://mayoclinic.org

BIsa juga baca :

https://kliniklelaki.com/jenis-obat-penyebab-impoten/

Pengobatan Impoten Dari Jaman Dahulu [2]

impoten

Setelah membahas tentang pengobatan impoten dari jaman dahulu [1] yang masih pada tahun sebelum masehi. Sekarang akan membahas kelanjutannya karena pengobatan jaman dahulu memiliki sejarah yang panjang.

Setelah membahas pengobatan impoten yang sudah ada diartikel sebelumnya. Sekarang akan membahas kelanjutannya karena pengobatan impoten ini memiliki sejarah yang panjang.

Seperti yang sudah dilansir oleh everydayhelath berikut sejarah dari pengobatan impoten dari masa ke masa.

  • Abad ke-13 ( Mengusir Iblis )

Pada abad ke-13, Thomas Aquinas percaya bahwa iblis penyebab yang paling mungkin dari impoten. Beberapa ratus tahunkemudian, telah terbit buku pada abad pertengahan dituliskan cara untuk memburu penyihir yang disebut Malleus Maleficarum.

Pria dengan masalah disfungsi ereksi dipaksa untuk mencari keberadaan perempuan yang telah menyihir penisnya dan membujuknya untuk mengembalikan lagi ereksinya.

  • Tahun 1600-1900 ( Sentuhan Tangan Wanita )

Selama tahun 1600-an, orang-orang pada masa itu menyatakan bahwa lemahnya penis dapat diatasi dengan sentuhan tangan wanita, sebab sentuhan dari tangan wanita dapat membuat penis ereksi.

Namun pada akhir masa itu, para ilmuan telah menemukan bahwa ereksi disebabkan oleh pasokan darah pada arteri penis. Sehingga pada tahun 1873, peneliti telah menemukan cara pengobatan bedah pertama untuk impoten, yaitu dengan cara memblokir pembuluh darah yang menguras darah dan dapat menyebabkan penis tidak bisa ereksi.

  • Awal Abad ke-20 ( Transpalantasi Jaringan Testis Monyet )

Pada tahun 1918, seorang dokter yang berasal dari rusia memperkenalkan ide yang cukup gila untuk melakukan transpalantasi jaringan testis monyet pada manusia. Operasi eksperimental ini juga unuk mengatasi impoten yang dilakukan dengan menanamkan jaringan dari testis yang diambil dari mayat manuisai, kambing, babi, dan rusa terhadap penis pria yang mengalami disfungsi ereksi.

Kemudian pada tahun 1935, peneliti di belanda menemukan adanya hormon testosteron pada pria dan menggunakan hal ini sebagai acuan pengobatan sampai sekarang.

  • Tahun 1960 ( Implan Penis )

Implan penis awalnya didasarkan pada pengamatan terhadap banyak hewan yang memiliki tulang penis sejati. Tetapi upaya melakukan penanaman tulang rawan pada penis manusia gagal karena cangkokannya dapat terserap oleh tubuh dengan cepat.

Maka pada tahun 1960 peneliti mulai menggunakan implan sintetis. Pada implan pertama masih banyak menemukan kesulitan dan menyebabkan rasa sakit. Maka pada tahun 1970-an peneliti menggantikannya dengan implan yang dapat dipompa penuh dengan udara.

  • Tahun 1970 ( Pemompa Penis )

Seorang aktivis gereja yang memiliki bisnis ban menemukan cara untuk menerapkan pompa ban ke silinder yang akan menghasilkan tekanan sehingga dapat membuat penis ereksi.

Kemudian FDA menyetujui metode tersebut untuk mengatasi impoten. Dengan cara memompa penis sekitar 30 menit sebelum berhubungan seks dapat membangkitkan ereksi walaupun tanpa pengobatan.

  • Tahun 1980 ( Suntikan Penis ) 

Kemajuan medis yang secara tidak sengaja ini, membuahkan hasil ketika seorang ahli bedah asal prancis dengan sengaja menyuntikan papverine untuk membuka pembuluh darah ke penis pasiennya. Tenyata setelah menyuntikannya penis tersebut memberi reakis dengan ereksi instan dan kemudian penemuan yang secara tidak sengaja ini menjadi awal dari terapi injeksi intrakavernosa impoten.

  • Tahun 1990 – sekarang ( Viagra )

Pada tahun 1994, peneliti tidak sengaja menemukan viagra ketika sedang melakukan uji coba terhadap obat untuk mengatasi radang tenggorokan. Ternyata seldenafil pada viagra mampu menyebabkan ereksi. Pada tahun 1998 FDA menyetujui bahwa viagra merupakan obat untuk mengatasi impoten sampai sekarang.

Itulah macam-macam pengobatan yang sudah ada dari jaman dahulu, yang masih mempercayai pengobatan yang dimulai dari hal mistis atau kepercayaan dan hal medis hingga yang berbasis pengetahuan.

Tapi bila anda sudah terlanjur terkena impoten dan ingin mengatasinya dengan cara berkonsultasi dengan dokter profesional di kliniklelaki.com melalui nomer telpon hotline yang tertera pada halaman depan situs ini.

Sumber :

http://id.wikipedia.org

http://mayoclinic.org

Bisa juga baca :

https://kliniklelaki.com/terapi-impoten/

 

Pengobatan Impoten Dari Jaman Dahulu [1]

Pengobatan terhadap impoten sudah dikembangkan sejak jaman dahulu yang mempunyai sejarah panjang. Bahkan pengobatan yang dimulai dari hal kepercayaan mistis sampai hal medis.

Impoten atau disfungsi ereksi adalah suatu gangguan yang dimana tidak mampu mempertahankan ereksi pada penis.

Pada umumnya impoten disebabkan oleh dua faktor, faktor fisik seperti penyakit diabetes, obesitas. Dan faktor psikologi seperti stress, tertekan, dan merasa ketakutan.

Pada zaman dahulu para pria sudah mencoba berbagai cara untuk mengatasi gangguan impoten. Jika di era modern kali ini orang lebih banyak mengenal Viagra sebagai obat impoten, tapi jauh sebelum itu pengobatannya yang dimulai dari kepercayaan misitis sampai hal medis.

Seperti yang telah dilansir oleh everydayhealth, berikut sejarah tentang pengobatan impoten dari masa ke masa.

  • 2500 SM ( Ramuan dan Akupuntur )

Filosofi cina kuno mempercayai bahwa pria memiliki yin dan yang pada usia 60 tahun yang sudah tidak seimbang. Karena yin dan yang merupakan unsur dari kekuatan yang sifatnya berlawanan tetapi harus tetap seimbang. Sebab bila kurangnya unsur yin dalam kehidupan dapat membuat energi seksual pria menjadi lemah.

Sekitar 2500 SM, terdapat buku teks tentang pengobatan tradisional cina untuk mengatasi masalah impoten yang berupa ramuan dan 22 bahan alami yang digunakan para raja.

Selain ramuan, metode akupuntur pun sudah diterapkan sejak zaman dahulu. Pengobatan dilakukan dengan menggunakan jarum untuk menyeimbangkan aliran energi dalam tubuh. Dan cara tersebut masih digunakan sampai sekarang.

  • 1600 SM ( Hati Buaya )

Sekitar 1600 SM, orang mesir kuno percaya bahwa impoten adalah hasil dari gangguan alam atau mantra jahat. Orang mesir mempunyai banyak cara untuk mengatasinya, salah satunya dengan cara menggosokan penis dengan hati buaya.

Selain itu juga orang mesir mempunyai metode dengan cara menggunakan bunga teratai, karena bung teratai meengandung bahan aktif, apomorphine yang dapat digunakan untuk mengatasi disfungsi ereksi.

  • 1000 SM ( Bunga Nymphaea )

Peradaban maya kuno menggunakan bunga-bunga yang termasuk dalam genus yang sama dengan nymphaea. Meskipun sebenarnya tanaman tersebut digunakan untuk acara upacara keagamaan, tetapi peneliti mengatakan bahwa bangsa maya kuno telah menggunakannya juga sebagai obat disfungsi ereksi.

  • 300 SM ( Gigitan Lalat Spanyol )

Pada sekitar 300 SM, peradaban yunani kuno menggunakan lalat spanyol untuk mengatasi disfungsi ereksi. Tetapi pada zaman modern sekarang diketahui bahwa gigitan lalat spanyol terlalu beracun dan tidak efektif untuk mengatasi disfungsi ereksi.

Tentu masih banyak cara pengobatan disfungsi ereksi dari jaman dahulu, maka anda bisa membaca juga bagian ke-2 nya di https://kliniklelaki.com/obat-impoten-jaman-dahulu-2/