Impoten Dengan Transplantasi

impoten

Ternyata ada beberapa faktor yang menyebabkan penis bisa rusak atau bahkan tidak berfungsi. Disebabkan karena penis yang cacat dari bawaan, operasi kanker penis, bahkan impoten.

Impoten atau disfungsi ereksi adalah suatu gangguan yang dimana tidak mampunya mempertahankan ereksi pada penis.

Pada umumnya impoten dapat disebabkan oleh dua faktor. Faktor penyakit fisik contohnya seperti diabetes, hipertensi, kolesterol tinggi, jantung. Dan juga disebabkan oleh faktor psikologis contohnya seperti stress, tertekan, ketakutan, cemas.

Ternyata impoten juga bisa menyebabkan penis menjadi rusak atau bahkan tidak berfungi sama sekali. Tetapiada faktor lain juga yang bisa membuat penis rusak atau tidak berfungsi yaitu penis yang cacat dari bawaan, efek dari operasi kanker penis, kasus mutilasi yang berasal dari pasangan, dan bahkan trauma yang diderita pria.

Maka sekarang para dokter telah mengembangkan terknik pencangkokan pada organ vital pria untuk mengatasi kerusak yang terjadi pada penis. Dalam riset yang telah mereka lakukan selama kurang lebih 6 tahun telah sukses dilakukannya pada kelinci percobaan.

Maka dengan keberhasilan para dokter mengembangkan cara ini, membuat pria yang mengalami kerusakan pada penisnya yang diakibatkan impoten bisa memiliki penis yang terbuat dari biopsi sel sendiri yang berasal dari jaringan dan nantinya akan dikultur hingga kemudian ditumbuhkan, dan sebelum akhirnya dicangkokan.

Walau transplantasi ini terderang sangat mudah dan sederhana, tetapi pada kenyataannya tidaklah seperti itu. Hal tersebut dikarenakan penis merupakan organ yang sangat rumit. Mulai dari bagian bawahnya yaitu struktur datar, kemudian struktur silinder, bagian yang berongga, bagian kandung kemih, dan bagian padat yang secara keseluruhan disebut penis.

Belum lagi spons yang berasal dari jaringan ereksi dan mekanisme terjadinya ereksi yang dapat melibatkan pelebaran pada pembuluh darah yang akan mengisi jaringan ereksi, sehingga penis bisa kembali ereksi dengan optimal.

Para peneliti tetap berharap bahwa dalam waktu 5 tahun dari hasil uji pertama ini, membuahkan hasil yang lebih dari dua percobaan sebelumnya, yaitu penis yang dibuat dari otot paha atau lengan bawah menggunakan batang lunak sehingga penis dalam kondisi semi-ereksi, atau peniupan batang dengan pompa di skrotum.

Bila anda mengalami impoten dan ingin mengatasinya, anda bisa berkonsultasi dengan dokter profesional di kliniklelaki.com melalui nomer telpon yang tertera pada halaman depan situs ini.

Sumber :

http://id.wikipedia.org

Bisa juga baca :

Mengatasi Impoten Dengan Cara Medis

Dampak Penyebab Umum Impoten

impoten

Impoten disebabkan karena banyak faktor, baik fisik atau psikis. Hal tersebut disebabkan kondisi medis yang menyebabkan masalah yang sama yaitu ketidakmampuan mengalirkan darah secara normal.

Impoten atau disfungsi ereksi adalah suatu gangguan yang dimana tidak mampunya mempertahankan ereksi pada penis.

Pada umumnya impoten dapat disebabkan oleh dua faktor. Faktor penyakit fisik contohnya seperti diabetes, hipertensi, kolesterol tinggi, jantung. Dan juga disebabkan oleh faktor psikologis contohnya seperti stress, tertekan, ketakutan, cemas.

Resiko mengalami impoten akan meningkat menjadi empat kali lipat seiring bertambahnya usia, biasa pria yang sudah menginjak usia diatas 60 tahun. Pria yang cenderung melakukn gaya hidup yang tidak sehat seperti merokok, minum alkohol, jarang berolahraga bisa meningkatkan resiko disfungsi ereksi.

Terdapat beberapa penyebab umum terjadinya disfungsi ereksi yaitu termasuk didalamnya yaitu pembuluh darah misalnya penyakit vaskuler perifer, penyakit sistemik, ketidakseimbangan hormon, dan pengobatan hipertensi dan jantung.

Berikut beberapa dampak umum dari penyebab impoten :

  • Jaga jantung anda

Karena sejumlah kondisi yang berhubungan dengan jantung merupakan penyebab umum terjadinya disfungsi ereksi, termasuk

  1. Hipertensi
  2. Kolesterol tinggi
  3. Penyumbatan pembuluh darah pada penyakit jantung

Karena, faktanya pria yang mengalami disfungsi ereksi memiliki resiko tinggi mengalami penyakit jantung atau stroke. Hampir setengah pria yang mengalami disfungsi ereksi juga mempunya tekanan darah yang tinggi, dan diabetes juga dihubung-hubungakan dengan penyakit kardiovskuler yang merupakan faktor resiko mengalami disfungsi ereksi.

  • Jaga hormon dan otak anda

Beberapa kondisi medis dari susunan saraf pusat misalnya stroke dan multiple sklerosis telah dihubung-hubungkan dengan disfungsi ereksi. Kondisi hormonal yaitu masalah dengan kelenjar hipofise yang menyebabkan tingginya kadar hormon prolaktin dalam darah dan penurunan kadar hormon testosteron yang paling sering dikaitkan dengan disfungsi ereksi.

  • Dampak cedera

Terdapat beberapa jenis trauma dan cedera fisik khususnya yang bisa mempengaruhi daerah pelvis atau saraf tulang belakang yang dapat menyebabkan kerusakan saraf dan pada akhirnya menyebabkan disfungsi ereksi. Berikut beberapa jenis tindakan operasi yang dapat menurunkan fungsi seks yaitu :

  1. Bedah ortopedik pada panggul
  2. Bedah fistula
  3. Bedah prostat, usus besar, dan kanker rektal
  • Efek samping pengobatan

Terdapat beberapa jenis obat-obatan yang dapat menurunkan fungsi seksual, seperti :

  1. Antridepresan
  2. Antihistamin
  3. Obat hipertensi
  4. Obat penyakit parkinson

Itulah beberapa dampak umum penyebab impoten yang harus anda ketahui, dan bila ingin mengatasi impoten anda bisa berkonsultasi dengan dokter profesional di kliniklelaki.com melalui nomer telpon yang tertera pada halaman depan situs ini.

Sumber :

http://id.wikipedia.org

Bisa juga baca :

https://kliniklelaki.com/gejala-impoten-2/

Beberapa Tes Untuk Mendiagnosis Impoten

impoten

Ada beberapa tes yang biasa digunakan dokter untuk bisa mendiagnosis impoten. Biasanya dokter menggunakan cara ini untuk mengetahui masalah mendasar yang menyebabkannya yang memerlukan perawatan tambahan.

Impoten atau disfungsi ereksi adalah suatu gangguan yang dimana tidak mampunya mempertahankan ereksi pada penis.

Pada umumnya impoten dapat disebabkan oleh dua faktor. Faktor penyakit fisik contohnya seperti diabetes, hipertensi, kolesterol tinggi, jantung. Dan juga disebabkan oleh faktor psikologis contohnya seperti stress, tertekan, ketakutan, cemas.

Sekarang banyak pria menganggap mengkonsumsi obat-obatan yang dijual dipasaran sudah cukup untuk mengatasi impoten, akan tetapi sekarang dokter sudah banyak menggunakan beberapa tes untuk mendiagnosis yang digunakannya untuk mengetahui masalah mendasar yang menyebabkannya dan dilanjutkan dengan perawatan tambahan yang semestinya.

Berikut beberapa tes yang biasa dilakukan dokter untuk mendiagnosis impoten :

  • Tes hormon

Memeriksa hormon testosteron merupakan tes pertama yang dilakukan dokter terhadap pria yang mengalami kesulitan ereksi, tetapi sebelum dokter menyadari bahwa kekurangan hormon testosteron menjadi sumber penyebabnya. Biasanya pengujian hormon dilakukan terhadap pria yang memiliki masalah endokrin dan yang telah mengalami kehilangan hasrat seksual.

Dokter juga akan memeriksa kadar prolaktin darah (hormon hipofisis yang bisa menghambat hormon testosteron) atau hormon perangsang tiroid (indikator yang baik dari kelenjar tiroid yang kurang aktif atau terlalu aktif). Tes ini dilakukan bila dokter menganggap penyebabnya adalah kekurangan atau ketidakseimbangan hormon.

  • Tes aliran darah

Ultrasonografi doppler dupleks warna, teknik pencitraan dapat mengungkapkan permasalahan aliran darah melalui arteri atau vena penis, versi yang terbaru yaitu doppler penis. Jika anda sudah mencoba menggunakan pil untuk impoten namun belum merasakan khasiatnya, biasanya dokter akan menyuntikan prostaglandin yaitu asam lemak yang dapat memperlebar pembuluh darah ke penis untuk mengetahui apakah nantinya terjadi ereksi. Bila terjadi ereksi maka kemungkinan anda akan merespon beberapa suntikan obat untuk mengatasinya.

  • Tes tumit nokturnal

Jika penyebab yang anda alami tidak begitu jelas yaitu faktor fisik atau psikologis. Biasanya dokter akan melakukan tes tumit pada penis nokturnal. Faktor psikologis yang berperan terhadap tercapainya ereksi tetapi jiwa tidak mempengaruhi ereksi nokturnal, yang biasa terjadi tanpa sengaja pada saat tidur.

Ada beberapa cara untuk menguji ereksi nokturnal. Alat medis yang ditempelkan pada penis untuk memantau sepanjang malam. Dan ada alternatif lain yaitu dengan tes perangko, dengan mensisipkan strip perangko pada penis sebelum tidur. Jika strip selesai pada pagi hari, berarti anda sudah memiliki satu ereksi malam hari. Hal tersebut menunjukan bahwa ereksi secara fisik menunjukan dan bahwa masalah yang mempengaruhinya adalah faktor psikologis.

Itulah beberapa tes yang biasa dilakukan dokter untuk mendiagnosis impoten. Bila anda ingi mengatasi disfungsi ereksi, anda bisa berkonsultasi dengan dokter profesional di kliniklelaki.com melalui nomer telpon yang tertera pada halaman depan situs ini.

Sumber :

http://id.wikipedia.org

Bisa juga baca :

Mendiagnosa Impoten Dengan Wawancara

Hubungan Antara Diabetes Dan Impoten

impoten

Diabetes dan impoten merupakan dua kondisi penyakit yang berbeda, namun sering saling berhubungan. Karena pria yang mengalami diabetes beresiko 2 sampai 3 kali mengalami impoten dan begitu juga kebalikannya.

Impoten atau disfungsi ereksi adalah suatu gangguan yang dimana tidak mampunya mempertahankan ereksi pada penis.

Pada umumnya impoten dapat disebabkan oleh dua faktor. Faktor penyakit fisik contohnya seperti diabetes, hipertensi, kolesterol tinggi, jantung. Dan juga disebabkan oleh faktor psikologis contohnya seperti stress, tertekan, cemas, ketakutan.

Diabetes adalah suatu penyakit jangka panjang atau kronis yang ditandai dengan kadar gula dalam darah atau glukosa yang jauh diambang batas normal. Ada dua jenis diabetes utama yaitu :

  • Diabetes tipe-1, yang biasanya menyerang kurang dari 10 persen penderita diabetes.
  • Diabetes tipe-2, dibetes tipe ini bisa dikatakan diabetes yang paing berbahaya karena menyumbang 90 persen penderita diabetes. Dan diabetes tipe-2 ini sering terjadi karena penderita memiliki berat badan yang berlebihan dan jarang berolahraga.

Suatu penelitian melaporkan bahwa setengah dari pria yang didiagnosis mengalami diabetes tipe-2 akan cenderung mengalami resiko terkena impoten dalam jangka waktu 5 sampai 10 tahun setelah didiagnosis. Dan bahkan jika pria menderita juga penyakit jantung, kemungkinan pria yang mengalami disfungsi ereksi akan lebih tinggi lagi.

Hubungan antara diabetes dan disfungsi ereksi adalah karena berhubungan dengan sistem sirkulasi darah dan sistem saraf. Kadar gula yang tidak dapat terkontrol dengan baik dapat merusak pembuluh darah dan saraf kecil.

Kerusakan yang terjadi pada saraf yang mengendalikan rangsangan seksual dapat menghambat pria untuk mencapai ereksi yang cukup kuat untuk melakukan hubungan seksual. Bekurangnya aliran darah dari pembuluh darah yang rusak bisa juga menyebabkan disfungsi ereksi.

Penelitian menunjukan juga bahwa penderita diabetes haruslah menerapkan gaya hidup yang lebih sehat untuk mengurangi gejal diabetes dan memperbaiki kinerja seksual. Kebiasaan gaya hidup ini termasuk seperti berhenti merokok, menjaga berat badan, serta olahraga teratur, karena pada pria penderita diabetes resiko disfungsi ereksi semakin besar.

Jika anda sudah mengalami impoten dan ingin mengatasinya, anda bisa berkonsultasi dengan dokter profesional di kliniklelaki.com melalui nomer telpon yang tertera pada halaman depan situs ini.

Sumber :

http://id.wikipedia.org

Bisa juga baca :

Impoten Karena Diabetes Bisa Sembuh

Tips Mengatasi Impoten Dengan Pijat

Gambar terkait

Cara terbaik untuk mengatasi impoten tentu dengan langsung berobat kedokter, namun bisa juga mengatasinya dengan melukukan pijatan pada beberapa titik pada tubuh.

Impoten atau disfungsi ereksi adalah suatu gangguan yang dimana tidak mampunya mempertahankan ereksi pada penis.

Pada umumnya impoten dapat disebabkan oleh dua faktor. Faktor penyekit fisik contohnya seperti diabetes, hipertensi, kolesterol tinggi, jantung. Dan juga disebabkan oleh faktor psikologis.

Namun teradapat faktor yang paling berpengaruh pada pria yang bisa menyebabkan impoten, salah satunya adalah faktor gaya hidup yang tidak sehat. Tidak hanya kurang berolahraga, mengkonsumsi makanan-makanan yang tidak sehat, stress akibat pekerjaan juga menjadi sumber penyebabnya.

Tentu cara yang terbaik untuk mengatasinya adalah dengan langsung berobat kedokter, namun ada cara lainnya yang bisa dicoba untuk mengatsinya yaitu dengan pijat pada beberapa titik ditubuh.

Berikut, beberapa tips mengatasi impoten dengan pijat :

  1. Telapak kaki

Bagian telapak kaki, merupakan bagian tubuh yang berkaitan dengan anggota tubuh lainnya. Sehingga dengan memijat beberapa bagian tertentu dapat membantu mengatasi masalah pada organ tubuh yang bermasalah.

Anda bisa memijat titik yang tepat pada bagian tengah telapak kakidengan ibu jari selama beberapa menit. Ternyata selain bisa mengatasi disfungsi ereksi, titik tersebut bisa mengatasi pusing, sakit kepala, leher, sembelit. Dan anda bisa memijat pada kedua kaki.

2. Bawah lutut

Tepatnya dibagian bawah lutut menjadi titik yang bisa dipijat untuk mengatasi disdungsi ereksi. Karena mmijat titik tersebut dapat membantu memperkuat sistem repriduksi, selain itu bisa mengatasi masalah insomnia, sembelit, nyeri lambung.

3. Lipatan paha diatas paha

Coba perhatikan zona segitiga disekitar area alat vital, tepatnya ditengah-tengah kiri dan kanan juga menjadi titik yang bisa anda pijat untuk mengatasi disfungsi ereksi.

4. Bawah pusar

Menurut peneliti titik pijat pada bagian ini merupakan titik yang paling penting untuk diberi stimulasi agar bisa mengatasi masalah disfungsi ereksi. Titik ini berada pada 4 inci dibawah pusar, anda bisa memijatnya dengan kedua jari sambil diberi tekanan yang mendalam.

5. Pangkal paha

Tepatnya yang berbatasan antara paha dan bagian tubuh atas menjadi titik yang bisa anda stimulasi untuk mengatasi disfungsi ereksi dan juga bermanfaat untuk mengatasi masalah ketidak suburan dan nyeri paha.

Namun, hal yang perlu anda ketahui saat memijat titik-titik tersebut anda harus rileks dan mengatur pernafasan anda. Bila anda sudah mencobanya tetapi tidak berhasil, anda bisa berkonsultasi dengan dokter profesional di kliniklelaki.com melalui nomer telpon yang tertera pada halaman depan situs ini.

Sumber :

https://id.wikipedia.org

Bisa juga baca :

4 Cara Mengatasi Impoten (AMPUH)

Hubungan Impoten Dengan Kentut

impoten

Para peneliti menemukan cara baru untuk mengatasi impoten, yaitu dengan gas hidrogen sulfida atau kentut. Bahkan telah terbukti dapat menjadi obat alternatif selain viagra.

Impoten atau disfungsi ereksi adalah suatu gangguan yang dimana tidak mampunya mempertahankan ereksi pada penis.

Pada umumnya impoten dapat disebabkan oleh dua faktor. Faktor penyakit fisik contohnya seperti diabetes, hipertensi, kolesterol tinggi, jantung.  Dan juga disebabkan oleh faktor psikologis contohnya seperti stress, cemas, tertekan, ketakutan.

Diperkirakan dari semua pria yang sudah berusia 40 sampai 70 tahun, setengahnya akan memiliki masalah dengan impoten dalam beberapa tingkatan. Hal yang termasuk dalam penyebabnya pun sangat beragam termasuk kecemasan dan depresi, diabetes, dan hipertensi.

Dalam beberapa kasus, hal ini juga bisa menjadi tanda peringatan awal dari pembuluh darah dan arteri yang tersumbat karena kolesterol yang berlebihan dari dalam tubuh. Sebab pembuluh darah yang ada pada penis ukurannya lebih kecil dari pembuluh darah lain yang ada pada tubuh, sehingga menjadi pembuluh pertama yang akan terpengaruh.

Maka biasanya dengan obat yang disebut phosphodiesterase-5 inhibitor, yang biasa ditemui pada obat viagra atau cialis telah menjadi pengobatan impoten dan saat ini menjadi jenis obat yang paling efektif bagi masalah tersebut. Karena obat-obatan ini bisa merangsang produksi oksida nitrat yang bisa memperlebar pembuluh darah yang ada pada penis dan dapat melemaskan otot-otot.

Namun meskipun obat ini cukup efektif, tetapi tidak dapat bekerja pada semua pria dan berpotensi memiliki efek samping seperti sakit kepala dan gangguan penglihatan. Selain itu, penggunaannya dapat menjadi masalah bagi pria yang memiliki penyakit jantung atau sedang mengkonsumsi obat lain.

Maka baru-baru ini penelitian mengatakan bahwa hidrogen sulfida atau kentut dianggap memiliki efek samping yang lebih kecil terhapad metabolisme tubuh. Karena hidrogen sulfida bekerja melalui jalur alternatif dalam tubuh berbeda dari jalur yang digunakan viagra, maka peneliti berpikir bahwa hal tersebut dapat bekerja pada pria yang gagal merespon obat viagra.

Itulah efek dari hidrogen sulfida atau kentut untuk mengatasi impoten, namun tetap anda harus berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter yang ahli untuk mengetahui kelanjutan dari pengobatan yang anda pilih.

Berkonsultasi bisa dengan dokter profesional di kliniklelaki.com melalui nomer telpon yang tertera pada halaman depan situs ini.

Sumber :

http://id.wikipedia.org

Bisa juga baca :

Apakah Viagra Bisa Mengobati Impoten ?

Pernikahan Bisa Mencegah Pria Mengalami Impoten

Hasil gambar untuk pernikahan selamatkan pria dari impoten

Menurunnya kadar hormon testosteron merupakan hal yang tidak bisa dihindari, baik karena faktor usia atau gaya hidup. Maka dengan menikah bisa mencegah pria mengalami impoten karena berkurangnya hormon testosteron tersebut.

Impoten atau disfungsi ereksi adalah suatu gangguan yang dimana tidak mampunya mempertahankan ereksi pada penis.

Pada umumnya impoten dapat disebabkan oleh dua faktor. Faktor penyakit fisik contohnya seperti diabetes, hipertensi, kolesterol tinggi, jantung. Dan juga disebabkan oleh faktor psikologis contohnya seperti stress, tertekan, ketakutan, cemas.

Menurut berbagai penelitian, mengatakan bahwa pernikahan bisa membuat sebagian besar pria merasa hidupnya lebih bahagia. Kalaupun ada yang merasa tidak bahagia, maka hal itu termasuk dalam penyimpangan karena sudah pasti jumlahnya tidak akan sebanyaka pria yang bahagia dengan pernikahannya.

Karena yang terpenting adalah perasaan yang lebih bahagia bisa membuat pria lebih sehat secara mental maupun fisik. Secara mental, kebahagian itu sendiri bisa membuat pria terhindar dari stress, dan secara fisik pria yang mengalami kebahagian cenderung akan melakukan gaya hiduo yang lebih sehat.

Karena, pria yang sudah menikah cenderung akan menjaga berat badannya dan sering mendapatkan pujian dari pasangannya bila mengkonsumsi makanan sehat. Tentunya kehidupan seks yang sehat akan penting bagi kesehatan fisik dan mental.

Maka kaitannya dalam fungsi seksual, berbagai penelitian juga menunjukan bahwa kadar hormon testosteron pria akan meningkat setelah menikah dibandingkan pria yang masih lajang. Karena dengan semakin tingginya kadar hormon testosteron tersebut, akan semakin terpelihara juga fungsi seksual pria dan bisa mencegah pria mengalami impoten.

Namun, secara alami hormon testosteron sebenarnya akan menurun seiring bertambahnya usia. Itu biasanya disebabkan karena faktor gaya hidup yang tidak sehat seperti merokok, sering stress, kurang berolahraga bisa mempercepat penurunan produksi hormon testosteron sehingga pria akan rentan mengalami impoten.

Maka setidaknya dengan pernikahan bisa memperlambat penurunan hormon testosteron akibat dari proses penuaan. Meski hormon tersebut tetap akan berkurang.

Namun, bila anda sudah terlanjur terkena impoten dan ingin mengatasinya, anda bisa berkonsultasi dengan dokter profesional di kliniklelaki.com melalui nomer telpon yang tertera pada halaman depan situs ini.

Sumber :

http://id.wikipedia.org

Bisa juga baca :

Testosteron Rendah Bisa Menyebabkan Impoten

 

impoten, klinik lelaki, kualitas sperma

Apakah Sperma Encer Merupakan Tanda Impoten ?

Yang perlu diketahui, tingkat kekentalan sperma atau cairan sperma saat ejakulasi tak selalu dikaitkan dengan masalah seksual pria yaitu impoten.

Impoten atau disfungsi ereksi adalah suatu gangguan yang dimana tidak mampunya mempertahankan ereksi pada penis.

Pada umumnya impoten dapat disebabkan oleh dua faktor. Faktor penyakit fisik contohnya seperti diabetes, hipertensi, kolesterol tinggi, jantung. Dan juga disebabkan oleh faktor psikologis contohnya seperti stress, tertekan, ketakutan, cemas.

Pada dasarnya, cairan yang dikeluarkan oleh alat vital pria pada saat ejakulasi tidak sepenuhnya memberikan petunjuk perihal mengenai kualitas sperma. Maka tingkat kekentalan sperma atau cairan sperma saat ejakulasi tak selalu berkaitan dengan penyakit seksual pada pria. Oleh karena itu, cairan sperma yang encer bukan termasuk tanda pria mengalami impoten. Meskipun demikian kualitas dan kuantitas sperma sangat penting untuk menentukan kesuburan seorang pria.

Meski tingkat kekentalan sperma tidak selalu berkaitan dengan impoten, namun tidak ada salahnya bila memeriksakan diri ke dokter. Karena ketidaksuburan dan disfungsi ereksi adalah dua hal yang berbeda dari cara mengatasinya. Berikut ciri-ciri sperma encer :

  1. Jumlah sperma

Sperma yang normal dapat menembus sel telur secara baik pada saat terjadi pembuahan dan juga mempunyai jumlah sebanyak 20 juta sel per milimeter, dan 1 juta dari 20 juta tersebut hanya 200 yang bisa mengejar sel ovarium dan yang lainnya mati. Sedangkan sperma yang encer cenderung tidak memiliki kualitas sperma yang mencapai 20 juta per milimeter.

2. Kualitas sperma

Sperma yang sehat bisa dilihat dari semburannya saat ejakulasi, pergerakannya yang begitu cepat dan lincah menuju ovarium. Maka sebaliknya, sperma yang encer pergerakannya akan sangat lambat dan sulit untuk membuahi sel telur sehingga akan mati sebelum sampai ovarium. Hal tersebut bisa membuat pria menyebabkan kemandulan.

3. Warna sperma

Sperma yang normal memiliki warna yang seperti putih susu dan begitu kental. Warna putih seperti susu menunjukan bahwa sperma dalam kondisi subur, sedangkan sperma encer akan berwarna bening dan cenderung encer.

4. Tekstur atau bentuk sperma

Sperma yang normal memiliki bentuk yang proposional antara kepala, badan, ekor sperma. Sedangkan sperma yang encer cenderung memiliki bentuk kepala yang pipih dan kecil serta bentuk ekor yang pendek.

Itulah beberapa ciri dari sperma encer yang harus diketahui, maka agar kualitas dan kuantitas sperma tetap baik lakukanlah pola makan dan pola hidup yang lebih sehat, kurangi atau bahkan hindari merokok dan alkohol.

Namun yang perlu anda ketahui, bahwa sperma yang encer tidak ada hubungannya dengan masalah impoten. Tetapi bila anda sudah mengalami impoten dan ingin mengatasinya, anda bisa berkonsultasi dengan dokter profesional di kliniklelaki.com melalui nomer telpon yang tertera pada halaman depan situs ini.

Sumber :

http://id.wikipedia.org

Bisa juga baca :

Tanda Awal Terkena Impoten

Perbedaan Obat Impoten Dan Obat Kuat

impoten

Kebanyakan pria menganggap bahwa obat impoten dan obat kuat adalah satu kesatuan karena memiliki manfaat yang sama. Ternyata suatu penelitian telah mengungkapkan bahwa kedua obat tersebut sangatlah berbeda fungsinya.

Impoten atau disfungsi ereksi adalah suatu gangguan yang dimana tidak mampunya mempertahankan ereksi pada penis.

Pada umumnya impoten dapat disebabkan oleh dua faktor. Faktor penyakit fisik contohnya seperti diabetes, hipertensi, kolesterol tinggi, jantung. Dan juga disebabkan oleh faktor psikologis contohnya seperti stress, tertekan, ketakutan, cemas.

Perbedaan utama dari kedua obat tersebut terletak pada pemanfaatan dan fungsinya. Obat impoten secara spesifik bertujuan membantu masalah pada pria terkait fungsi ereksi pada penisnya atau masalah medisnya berupa gangguan disfungsi ereksi.

Sedangkan, obat kuat pada umumnya hanya bertujuan untuk memulihkan kebugaran tubuh yang sudah lelah atau menggandakan tenaganya ketika suatu saat dibutuhkan. Namun sekarang obat kuat mengalami pergeseran makna bila sudah menyangkut kepada masalah seks.

Karena sekarang banyak pedagang obat  yang mengatakan bahwa “obat kuat berfungsi untuk meningkatkan tenaga saat berhubungan seks serta penunda ejakulasi. Maka bahan perangsang wajib terkandung didalamnya untuk mempercepat terjadinya ereksi.”

Maka sekarang perbedaan antara fungsi obat impoten dengan obat kuat semakin pudar, karena sekarang banyak obat disfungsi ereksi yang dinyatakan juga memiliki khasiat untuk menunjang tenaga saat berhubungan seks meski tanpa fungsi perangsang.

Seperti contohnya viagra dan levitra yang seharusnya diresepkan oleh dokter untuk bisa mengobati disfungsi ereksi. Namun sekarang pada penggunaannya terdapat peningkatan tenaga saat berhubungan seksa dan bisa untuk penunda ejakulasi selama pemakaian.

Maka untuk selanjutnya penyebutan obat kuat tidak bisa langsung diasumsikan sebagai obat disfungsi ereksi. Sebab kita harus melihat terlebih dahulu detail manfaat dari setiap produk untuk bisa memastikannya.

Namun, yang perlu diketahui kebanyakan obat disfungsi ereksi tidak dirancang untuk pengobatan disfungsi ereksi. Karena kesembuhan totalnya hanya bisa diatasi dengan sesuai penyebabnya itu sendiri.

Bila anda sudah terlanjur terkena impoten dan ingin mengatasinya, anda bisa berkonsultasi dengan dokter profesional di kliniklelaki.com melalui nomer telpon yang tertera pada halaman depan situs ini.

Sumber :

http://id.wikipedia.org

Bisa juga baca :

Obat-obatan Yang Menyebabkan Impoten

 

Mengatasi Impoten Dengan Jus Kulit Manggis

Hasil gambar untuk mengatasi impoten dengan jus kulit manggis

Bila anda sudah mengalami impoten janganlah langsung meminum obat kuat yang ada dipasaran karena menimbulkan efek samping berbahaya. Maka ada salah satu cara yang aman yaitu dengan jus kulit manggis.

Impoten atau disfungsi ereksi adalah suatu gangguan yang dimana tidak mampunya mempertahankan ereksi pada penis.

Pada umumnya impoten dapat disebabkan oleh dua faktor. Faktor penyakit fisik contohnya seperti diabetes, hipertensi, kolesterol tinggi, jantung. Dan juga disebabkan oleh faktor psikologis contohnya seperti stress, tertekan, ketakutan, cemas.

Jus kulit manggis berkhsiat untuk membantu memperbaiki sistem produksi hormon, melancarkan peredaran darah, menambah stamina, meningkatkan daya tahan tubuh, membantu kerja jantung, bisa sebagai antioksidan, dan meningkatkan kemampuan seksual pria atau wanita.

Ternyata jus kulit manggis juga memiliki khasiat karena mengandung zat xanthone merupakan sekumpulan molekul biologi yang sangat aktif didalam kulit buah manggis yang berwarna ungu. Strukturnya yang berbentuk cincin segi enam dengan ikatan karbon kembar untuk memberikan kestabilan.

Fungsi dari xanthone adalah melingkupi seluruh tubuh, menetralkan radikal bebas sehingga tubuh akan menjadi lebih sehat. Xanthone yang ada pada kulit manggis mempunyai sifat sebagai anti kanker, anti inflammatory, anti mikroba, dan untuk menurunkan kolesterol.

Beberapa penelitan telah mengertahui kemampuan dari xanthone untuk mengatasi beberapa bakteri yang ada pada tubuh seperti staphylococcus aureus (bakteri yang bisa menyebabkan intoksisasi), helicobacter (bakteri yang bisa menyebabkan pencernaan), dan enterococci. 

Selain itu juga xathone memiliki banyak manfaat kesehatan terutama kesehatan kardiovaskular seperti untuk mengatasi penyakit jantung, aterosklerosis, hipertensi, trombosit, memperlebar pembuluh darah dan memperlancar peredran darah yang bisa memicu terjadinya impoten.

Antioksidan yang ada pada kulit manggis ternyata bisa mencegah penuaan dini, penyakit jantung, berbagai jenis kanker, kebutaan dan kekebalan tubuh. Dan ternyata antioksidan yang ada pada kulit manggis lebih banyak dari antioksidan yang ada pada jeruk.

Itulah manfaat yang bisa diambil dari jus kulit manggis yang salah satu khasiatnya bisa mengatasi impoten.

Tetapi anda juga bisa mengatasi impoten dengan berkonsultasi dengan dokter profesional di kliniklelaki.com melalui nomer telpon yang tertera pada halaman depan situs ini.

Sumber :

http://id.wikipedia.org

Bisa juga baca :

Jenis Buah Untuk Mengatasi Impoten