Rokok Bisa Menyebabkan Impoten

impoten

Rokok merupakan bahaya yang sangat serius bagi semua manusia. Sebab racun-racun  terdapat pada rokok lama-kelamaan  akan  terakumulasi dan dapat memicu berbagai penyakit seperti kanker, jantung, dan bahkan impoten.

Impoten atau disfungsi ereksi adalah suatu gangguan yang dimana tidak mampunya mempeertahankan ereksi pada penis.

Pada umumnya impoten disebabkan oleh dua faktor. Faktor fisik contohnya seperti penyakit diabetes, hipertensi, jantung. Dan juga disebabkan oleh faktor psikologi contohnya seperti stress, cemas, tertekan, ketakutan.

Bahkan impoten bisa disebabkan oleh gaya hidup yang tidak sehat salah satunya adalah sering merokok.  Pria modern menganggap merokok sebagai lifestyle, padahal ini sangat membahayakan bagi kesehatan seksual pria.

Karena rokok memiliki zat kandungan lainnya  yang dikenal memiliki efek yang membahyakan bagi kesehatan tubuh. Beberapa zat kimia yang terdapat pada rokok seperti sianida, benzena, candium, metanol, amonia, asetilena, formaldehid, hidrogen sianida da juga arsenik. Semua zat-zat tersebut akan menyebabakan penyakit didalam tubuh keitka sudah terakumulasi dalam kurun waktu bertahun-tahun.

Bagaimana itu bisa terjadi ?

Karena , zat-zat beracun dalam rokok dapat menyumbat aliran darah menuju jantung dan menghambat peredaran oksigen dan nutirsi keseluruh tubuh. Sebab di dalam asap rokok terdapat ribuan senyawa kimia yang berbahaya bagi tubuh, nikotin salah satunya. jadi baik perokok aktif maupun pasif bisa sama-sama terkena impoten karena sama-sama menghirup asap rokok secara teratur. Maka bagi perokok pasif lebih waspada terhadap polusi udara yang berasal dari asap rokok.

Apa hubungan nikotin dengan impoten ?

Karena, mula-mula nikotin yang dihirup perokok masuk kedalam jantung dan beserta darah masuk ke sistem peredaran darah. Lama kelamaan nikotin mengendap dalam tubuh yang akan membuat penyumbatan aliran darah keseluruh tubuh, termasuk ke dalam jaringan erektil penis. Maka tidak mengherankan bahwa penderita impoten pada pria yang perokok berat yang tidak mampu untuk berhenti merokok.

Dan juga kebiasaan merokok bisa mempengaruhi kualitas dan kuantitas produksi sel sperma. Sebab sel sperma yang dihasilkan oleh perokok memiliki bentuk yang cacat dan pergerakan yang lambat sehingga mampu menurunkan tingkat kesuburan pria.

Itulah alasan mengapa rokok dapat menyebabkan impoten dan gangguan seksual lainnya. Maka segeralah berhenti merokok dan rajinlah berolahraga, mengkonsumsi makanan sehat, dan menjaga pola pikir sehat. Cara ini bisa dilakukan untuk mempertahankan vitalitas seksual pria.

Tapi bila anda ingin mengatasi impoten dengan berkonsultasi dengan dokter profesional di kliniklelaki.com melalui nomer telpon hotline yang tertera pada halaman depan situs ini.

Sumber :

http://id.wikipedia.org

http://mayoclinic.org

Bisa juga baca :

https://kliniklelaki.com/5-kebiasaan-sebabkan-impoten/

Gagah Kembali dalam 3 Hari Saja!

Jika Anda mengalami penyakit Impotensi atau Ejakulasi Dini segerakan Konsultasi dengan Dokter yang sudah berpengalaman hanya di Klinik Lelaki GRATIS.

4 Faktor Penyebab Impoten

impoten

Tentunya impoten terjadi karena beberapa faktor yang mempengaruhinya. Diantaranya karena fisik, psikologi, gaya hidup dan lain-lain.

Impoten atau disfungsi ereksi adalah suatu gangguan yang dimana tidak mampunya mempertahankan ereksi pada penis.

Sebuah penelitian menunjukan, penuaan merupakan penyebab terkena impoten yang paling memungkinkan. Dan juga penyebabnya  adalah pola dan gaya hidup yang buruk disaat usia muda mempengaruhi impoten pada usia tua nanti.

Pada saat ini pada umumnya impoten disebabkan oleh dua faktor. Faktor fisik contohnya seperti penyakit diabetes, hipertensi, dan jantung. Ada pula disebabkan oleh faktor psikologis contohnya seperti stress, tertekan, dan cemas.

Tapi sekarang impoten dapat disebabkan oleh empat faktor, selain dua yang sudah dijelaskan sebelumnya masih ada kemungkinan-kemungkinan dari faktor lain yang menyebabkan impoten. Apa sajakah berikut ulasannya.

1. Impotensi karena Faktor fisik

Sebuah penelitian menunjukan bahwa 80% penyebab impoten disebabkan karena adanya penyakit yang diderita. Penyakit ini biasanya yang berhubungan dengan peredaran aliran darah dalam tubuh, karena dengan tidak lancarnya aliran darah dapat menyebabkan penis sulit ereksi.

Berikut beberapa penyakit yang dapat menyebabkan terjadinya impoten. Bila anda mengidap salah satu penyakit berikut, besar kemungkinan anda akan menglami masalah pada erksi.

  • Diabetes
  • Jantung
  • Hipertensi
  • Kolesterol tinggi
  • Hati dan Ginjal
  • Hormon dan gangguan tiroid
  • Parkinson

Untuk penyakit serius seperti jantung dan diabetes, anda harus berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan perawatan pada masalah yang diderita tersebut. Karena bila anda semakin cepat berkonsultasi ke dokter semakin cepat pula masalah disfungsi ereksi ini dapat diatasi.

2. Impotensi karena Faktor psikologi

Memang faktor psikologi hanya 10-20% mempengaruhi pada impoten, tapi faktor fisik akan lebih parah bila ditambah dengan faktor psikologi. Perasaan takut gagal dan takut tidak bisa memuaskan pasangannya jadi mampu mempengaruhi masalah tersebut.

Maka inilah contoh gangguan psikis atau mental yang dapat mempengaruhi terjadinya disfungsi ereksi.

  • Depresi dan gangguan kecemasan
  • Stress
  • Mental kelelahan
  • Masalah dengan identitas seksual
  • Masalah hubungan dengan psangan

Biasanya faktor psikologi dapat disembuhkan setelah gangguan psikis yang dialami teratasi. Pada kasus khusus disfungsi ereksi karena faktor psikologi melibatkan konseling dan terapi seksual oleh ahlinya.

3. Impotensi karena Faktor gaya hidup

Salah satu faktor lainnya adalah faktor gaya hidup adalah gaya hidup yang tidak sehat dan melawan hukum alam. Contohnya seperti tidur kurang teratur, kurang olahraga dan lain-lain.

Berikut ini beberapa gaya hidup yang dapat mempengaruhi kejantanan pria.

  • Kurangnya olahraga
  • Merokok
  • Konsumsi alkohol yang berlebihan
  • Penyalahgunaan narkoba
  • Obesitas ekstrim

Dengan perubahan yang positif pada gaya hidup tesebut tidak  hanya akan meningkatkan kesehatan tubuh, tapi juga dapat membantu mengatasi disfungsi ereksi.

4. Impotensi karena Faktor Obat-obatan

Obat-obatan tertentu yang dikonsumsi baim itu dari resep dokter atau obat-obatan terlarang memiliki efek samping yang menyebabkan disfungsi ereksi. Berikut jenis obat-obatannya.

  • obat antidepresan, obat penenang
  • obat tekanan darah tinggi
  • Obat penahan nafsu makan
  • Beta blocker, untuk mengontrol angina dan tekanan darah tinggi

Jika anda sedang dalam perawatan medis, maka penting bagi anda mengetahui efekn samping dari obat yang anda konsumsi.

Itulah 4 faktor penyebab impoten. Maka menyenbuhkannya harus sesuai dengan faktor yang anda rasakan.

Tapi anda juga bisa berkonsultasi dengan dokter profesional di kliniklelaki.com melalui nomer telpon hotline yang tertera pada halaman depan situs ini.

Sumber :

http://id.wikipedia.org

http://mayoclinic.org

Bisa juga baca :

https://kliniklelaki.com/penyebab-impoten-di-usia-muda/

Gagah Kembali dalam 3 Hari Saja!

Jika Anda mengalami penyakit Impotensi atau Ejakulasi Dini segerakan Konsultasi dengan Dokter yang sudah berpengalaman hanya di Klinik Lelaki GRATIS.

Impoten Disebabkan Karena Faktor Psikologis

impoten

Kadang tubuh merasa fit dan tidak ada gangguan penyakit yang terjadi, tetapi tetap sulit untuk ereksi pada saat berhubungan seksual. Maka bisa saja ini disebabkan oleh faktor psikis contohnya seperti stress, cemas, atau masalah yang bersifat psikologis lainnya yang menyebabkan impoten.

Impoten atau disfungsi ereksi adalah suatu gangguan yang dimana tidak mampunya mempertahankan ereksi pada penis.

Pada umumnya impoten disebabkan oleh dua faktor. Faktor fisik contohnya seperti hipertensi, diabetes, jantung. Dan juga disebabkan oleh faktor psikolgis contohnya stress, cemas, tertekan.

Faktor psikologis ternyata bertanggung jawab atas 10-20% dari semua kasus impoten. Pada umumnya faktor ini dapat terjadi pada pria yang berusia muda. Tapi dalam kasus yang lebih sedikit efek faktor psikologis terhadap disfungsi ereksi berasal dari pengalama seksual yang buruk dimasa lalu dan trauma seksual.

Umunya pria pada usia 40 tahun, impoten karena faktor psikolgis biasanya reaksi sekunder terhadap faktor fisik yang mendasarinya. Karena merasa menderita penyakit diabetes dan pernah mengalami gagal ereksi akhirnya membuat pikiran menjadi cemas dan takut gagal. Berikut masalah-masalah psikologis yang menyebabkan impoten.

  • Stress

Stress adalah penyebab umum dari impoten, stress biasanya saling berkaitan dengan pekerjaan, uang, atau beberapa faktor lainnya.

  • Kecemasan

Setelah merasa dirinya menderita impoten, pria cenderung terlalu khawatir bahwa masalah tersebut akan terjadi lagi. Hal ini lah yang menyebabkan timbulnya rasa cemas atau takut gagal, bila keadaan tersebut dibiarkan maka pada akhirnya bisa menyebabkan disfungsi ereksi.

  • Rasa bersalah

Mungkin seorang pria merasa bersalah karena tidak mampu dapat memuaskan pasangannya.

  • Depresi

Depresi mempengaruhi seseorang secara fisik dan psikologis. Depresi dapat menyebabkan disfungsi ereksi bahkan terhadap pria yang sehat secara seksual sekalipun.

  • Harga diri yang rendah

Kondisi ini bisa terjadi pada efek lanjutan dari disfungsi ereksi. Merasa dirinya lemah dan tidak berarti karena tidak dapat memuaskan pasangannya membuat harga diri menjadi rendah.

  • Ketidakpeduliaan

Kemungkinan faktor ini disebabkan karena usia atau terhadap minat seks yang sudah berkurang, yang disebabkan oleh obat yang diminum dan masalah pada rumah tangganya.

Faktor psikologis yang menyebabkan disfungsi ereksi mempengaruhi 20% kasus yang tidak boleh dianggap remeh. Sebab faktor psikologis ternyata mampu menimbulkan efek ganda pada pria yang menderita disfungsi ereksi akibat faktor fisik.

Berpikir positif tehadapi situasi yang dialami mampu mempermudah proses penyembuhan. Semua penderita sebaiknya segera melakukan langkah-langkah tertentu untuk mengatasinya.

Anda bisa berkonsultasi dengan dokter profesional secara GRATIS di kliniklelaki.com melalui nomer telpon hotline yang tertera pada halaman depan situs ini.

Sumber :

http://id.wikipedia.org

http://mayoclinic.org

Bisa juga baca :

https://kliniklelaki.com/4-faktor-penyebab-impoten/

Gagah Kembali dalam 3 Hari Saja!

Jika Anda mengalami penyakit Impotensi atau Ejakulasi Dini segerakan Konsultasi dengan Dokter yang sudah berpengalaman hanya di Klinik Lelaki GRATIS.

Pengaruh Usia terhadap Penis

klinik lelaki, usia, impotensiSalama gagah dari klinik lelaki. Ketika usia sudah tidak lagi muda rambut mulai memutih, kulit mulai keriput. Tapi bukan hanya itu saja loh penis pun mengalami perubahan loh simak artikel ini.

Semakin bertambah usia rambut  mulai memutih, kulit wajah yang keriput, organ reproduksi, yakni penis pun ikut mengalami penuaan. Brian Steixner, MD, Direktur Institute of Men’s Health untuk Jersey Urology Group memaparkan, penis yang mulai menua tak hanya mengalami perubahan secara fisik, tetapi juga terhadap fungsinya.

Jangan kaget apabila ukuran penis menyusut pada usia tua. Hal ini karena penurunan kolagen yang membuat kulit tak lagi elastis. Penampilan penis pun akan terlihat lebih kecil. Setiap pria memiliki bentuk dan ukuran penis yang berbeda-beda. Akan tetapi, saat sudah memasuki usia yang tak muda lagi, bentuk penis bisa menjadi sedikit melengkung. Kondisi ini terjadi karena terbentuknya jaringan parut akibat trauma berulang selama bertahun-tahun lamanya.

Impotensi dapat terjadi pada segala usia. Namun risikonya terjadi lebih tinggi saat pria sudah memasuki usia tua. Seiring waktu, pembuluh darah rentan mengalami kerusakan. Aliran darah pun bisa menjadi tidak lancar, termasuk ke daerah penis. Selain itu, penurunan hormon testoteron juga bisa memicu penis menjadi kurang sensitif dan lebih sulit untuk orgasme. Kondisi aterosklerosis atau penyumbatan pembuluh darah karena penumpukan lemak bisa terjadi di daerah penis. Terbatasnya aliran darah ke daerah vital bisa mempengaruhi warna penis. Keriput tak hanya dialami oleh wajah. Kulit penis pun bisa berkurang elastisitasnya.

Pada usia dua puluh tahunan, mencapai ereksi adalah soal mudah. Namun saat usia mendekati 40, hasrat seksual dan kemampuan penis Anda tidak akan sebaik sebelumnya, artinya, mereka tak bisa mencapai atau mempertahankan ereksi yang cukup untuk bersanggama sampai 75 persen dari seluruh kesempatan yang ada.

Sejalan dengan pertambahan usia, Anda butuh waktu lebih lama untuk mendapatkan ereksi penis. Serta memerlukan rangsangan baik fisik maupun psikologis lebih banyak untuk mempertahankannya.

Gagah Kembali dalam 3 Hari Saja!

Jika Anda mengalami penyakit Impotensi atau Ejakulasi Dini segerakan Konsultasi dengan Dokter yang sudah berpengalaman hanya di Klinik Lelaki GRATIS.

Pengobatan Impoten Dari Jaman Dahulu [2]

impoten

Setelah membahas tentang pengobatan impoten dari jaman dahulu [1] yang masih pada tahun sebelum masehi. Sekarang akan membahas kelanjutannya karena pengobatan jaman dahulu memiliki sejarah yang panjang.

Setelah membahas pengobatan impoten yang sudah ada diartikel sebelumnya. Sekarang akan membahas kelanjutannya karena pengobatan impoten ini memiliki sejarah yang panjang.

Seperti yang sudah dilansir oleh everydayhelath berikut sejarah dari pengobatan impoten dari masa ke masa.

Abad ke-13 ( Mengobati Impoten dengan Mengusir Iblis )

Pada abad ke-13, Thomas Aquinas percaya bahwa iblis penyebab yang paling mungkin dari impoten. Beberapa ratus tahunkemudian, telah terbit buku pada abad pertengahan dituliskan cara untuk memburu penyihir yang disebut Malleus Maleficarum.

Pria dengan masalah disfungsi ereksi dipaksa untuk mencari keberadaan perempuan yang telah menyihir penisnya dan membujuknya untuk mengembalikan lagi ereksinya.

Tahun 1600-1900 ( Mengobati Impoten dengan

Sentuhan Tangan Wanita )

Selama tahun 1600-an, orang-orang pada masa itu menyatakan bahwa lemahnya penis dapat diatasi dengan sentuhan tangan wanita, sebab sentuhan dari tangan wanita dapat membuat penis ereksi.

Namun pada akhir masa itu, para ilmuan telah menemukan bahwa ereksi disebabkan oleh pasokan darah pada arteri penis. Sehingga pada tahun 1873, peneliti telah menemukan cara pengobatan bedah pertama untuk impoten, yaitu dengan cara memblokir pembuluh darah yang menguras darah dan dapat menyebabkan penis tidak bisa ereksi.

Awal Abad ke-20 ( Transpalantasi Jaringan Testis Monyet )

Pada tahun 1918, seorang dokter yang berasal dari rusia memperkenalkan ide yang cukup gila untuk melakukan transpalantasi jaringan testis monyet pada manusia. Operasi eksperimental ini juga unuk mengatasi impoten yang dilakukan dengan menanamkan jaringan dari testis yang diambil dari mayat manuisai, kambing, babi, dan rusa terhadap penis pria yang mengalami disfungsi ereksi.

Kemudian pada tahun 1935, peneliti di belanda menemukan adanya hormon testosteron pada pria dan menggunakan hal ini sebagai acuan pengobatan sampai sekarang.

Tahun 1960 ( Implan Penis )

Implan penis awalnya didasarkan pada pengamatan terhadap banyak hewan yang memiliki tulang penis sejati. Tetapi upaya melakukan penanaman tulang rawan pada penis manusia gagal karena cangkokannya dapat terserap oleh tubuh dengan cepat.

Maka pada tahun 1960 peneliti mulai menggunakan implan sintetis. Pada implan pertama masih banyak menemukan kesulitan dan menyebabkan rasa sakit. Maka pada tahun 1970-an peneliti menggantikannya dengan implan yang dapat dipompa penuh dengan udara.

Tahun 1970 ( Pemompa Penis )

Seorang aktivis gereja yang memiliki bisnis ban menemukan cara untuk menerapkan pompa ban ke silinder yang akan menghasilkan tekanan sehingga dapat membuat penis ereksi.

Kemudian FDA menyetujui metode tersebut untuk mengatasi impoten. Dengan cara memompa penis sekitar 30 menit sebelum berhubungan seks dapat membangkitkan ereksi walaupun tanpa pengobatan.

Tahun 1980 ( Suntikan Penis ) 

Kemajuan medis yang secara tidak sengaja ini, membuahkan hasil ketika seorang ahli bedah asal prancis dengan sengaja menyuntikan papverine untuk membuka pembuluh darah ke penis pasiennya. Tenyata setelah menyuntikannya penis tersebut memberi reakis dengan ereksi instan dan kemudian penemuan yang secara tidak sengaja ini menjadi awal dari terapi injeksi intrakavernosa impoten.

Tahun 1990 – sekarang ( Viagra )

Pada tahun 1994, peneliti tidak sengaja menemukan viagra ketika sedang melakukan uji coba terhadap obat untuk mengatasi radang tenggorokan. Ternyata seldenafil pada viagra mampu menyebabkan ereksi. Pada tahun 1998 FDA menyetujui bahwa viagra merupakan obat untuk mengatasi impoten sampai sekarang.

Itulah macam-macam pengobatan yang sudah ada dari jaman dahulu, yang masih mempercayai pengobatan yang dimulai dari hal mistis atau kepercayaan dan hal medis hingga yang berbasis pengetahuan.

Tapi bila anda sudah terlanjur terkena impoten dan ingin mengatasinya dengan cara berkonsultasi dengan dokter profesional di kliniklelaki.com melalui nomer telpon hotline yang tertera pada halaman depan situs ini.

Sumber :

http://id.wikipedia.org

http://mayoclinic.org

Bisa juga baca :

https://kliniklelaki.com/terapi-impoten/

Gagah Kembali dalam 3 Hari Saja!

Jika Anda mengalami penyakit Impotensi atau Ejakulasi Dini segerakan Konsultasi dengan Dokter yang sudah berpengalaman hanya di Klinik Lelaki GRATIS.

Impoten Bisa Disembuhkan

impoten

Bagi para pria impoten memang hal yang paling memalukan dan paling menyedihkan. Sudah cukup banyak pria yang sudah mengalami impoten tapi belum mendapatkan penyembuhan yang berarti.

Impoten atau disfungsi ereksi adalah suatu gangguan yang dimana tidak mampunya mempertahankan ereksi pada penis.

Pada umumnya impoten disebabkan oleh dua faktor, faktor fisik seperti terkena penyakit diabetes, hipertensi, obesitas. Dan faktor psikis sperti terkena stress, tertekan, dan lain-lain.

Sayangnya hingga kini masih banyak dari para pria yang merasa malu untuk berobat kedokter, padahal impoten tersebut dapat diatasi bahkan bisa disembuhkan. Malu, rasa bersalah pada pasangan, putus asa yang berkepanjangan itulah perasaan-perasaan yang sering menghantui para pria yang mengeluh terkena impoten.

Pakar seks terkenal Dr. Boyke Dian Nugraha, SP.OG, MARS, mengatakan bahwa impoten dapat disembuhkan. Apapun jenis penyakit seksual tetap bisa disembuhkan.

Lalu Dr. Boyke menjelaskan bahwa faktor utama pria terkena disfungsi ereksi berasal dari faktor psikologis seseorang. Permasalahan yang bisa menimbulkan tekanan psikologi seperti stress dapat terbawa pada urusan berhubungan seks. 50 persen itu disebabkan psikologis seseorang.

Sementara 50 persen lagi disebabkan karena faktor fisik. Berbagai penyakit yang diderita bisa berdampak pada hubungan seksualnya, termasuk untuk urusan ereksi. Tapi faktor penyakit lain seperti hipertensi, obesitas, diabetes, kolesterol, dan kelainan pembuluh daran dan syaraf dapat memicu timbulnya disfungsi ereksi.

Meski demikian disfungsi ereksi tersebut dapat diatasi bahkan disembuhkan sekaligus, tetapi dengan metode penyembuhan yang tepat dan benar. Maka dengan terapi kedokter atau berkonsultasi kedokter menjadi wajib untuk dilakukan. Tetapi dengan anda merubah atau menjaga gaya hidup yang sehat, mengkonsumsi makan-makanan yang sehat, berhenti merokok dan berhenti meminum-minuman beralkohol bisa mengatasi disfungsi ereksi secara alami.

Maka janganlah anda untuk mencoba pengobatan alternatif, sebab pengobatan alternatif ditakutkan bukannya mengobati malah membuat disfungsi ereksi semakin parah. Maka sebaiknya anda mencoba cara alami atau langsung berkonsultasi ke dokter.

Bila anda ingin mengatasinya anda bisa berkonsultasi dengan dokter profesional di kliniklelaki.com secara GRATIS denga menghubungi nomer telpon hotline yang tertera pada halaman depan situs ini.

Sumber :

http://id.wikipedia.org

http://mayoclinic.org

Bisa juga baca :

https://kliniklelaki.com/7-cara-mengatasi-impoten-tanpa-obat/

Gagah Kembali dalam 3 Hari Saja!

Jika Anda mengalami penyakit Impotensi atau Ejakulasi Dini segerakan Konsultasi dengan Dokter yang sudah berpengalaman hanya di Klinik Lelaki GRATIS.

Jenis Makanan Guna Menyembuhkan Impoten

impoten

Mengatasi impoten, bisa dengan cara mengkonsumsi jenis-jenis makanan ini, karena dapat memperlancar aliran darah yang bermanfaat untuk meningkatkan hormon testosteron

Impoten adalah gangguan pada pria dengan ditandai tidak mampunya mempertahankan ereksi pada penis. Saat ini impoten masih menjadi masalah besar bagi semua pria, sebab peneliti menyatakan bahwa hampir 30 juta orang terkena impoten.

Tidak mampunya tersebut disebabkan dua faktor, faktor fisik seperti timbulnya penyakit dan psikologis seperti stress, cemas dan depresi bahkan bisa disebabkan oleh kedua faktor tersebut.

Tentu untuk sembuh, anda harus berkonsultasi kepada dokter sebab dokter akan mengecek penyebabnya bila perlu dokter akan memberikan obat. Selain itu, impoten bisa disembuhkan dengan mengkonsumsi jenis-jenis makanan dibawah ini :

  • Perbanyak mengkonsumsi serat

Makanan yang tinggi akan serat seperti buah-buahan, sayur-sayuran, dan biji-bijian sangat bagus untuk mengatasi impoten. Seperti buah segar dengan dimakan mentah dapat membersihkan tubuh dari timbunan lemak pada pembuluh darah dan juga menurunkan kadar triglesirida.

  • Perbanyak meminum air

Perbanyak meminum air impoten

Hampir 75% tubuh kita terdiri dari air. Air mampu membantu cairan untuk beredar melalui tubuh kita dan air juga merupakan cairan yang tidak mengandung gula. Maka minumlah air setiap hari 8-12 gelas karena dapat memperlancar aliran darah ke penis dan tentunya membuat kita sehat.

  • Kurangi mengkonsumsi daging

impoten

Impoten disebabkan menumpuknya lemak pada arteri yang menyebabkan aliran darah ke penis jadi tidak lancar, itulah yang menyebabkan penis tidak bisa ereksi dengan maksimal. Maka agar aliran darah tetap lancar kurangilah mengkonsumsi daging, telur karena makanan tersebut memiliki kadar lemak yang tinggi yang dapat menyumbat arteri dan bahkan dapat mengurangi jumlah sperma.

  • Kurangi lemak dan kolestrol

impoten

Lemak dalam darah dapat menghambat aliran darah menuju ke penis. Maka hindarilah makan-makanan cepat saji dan makanan olahan. Dan cobalah anda untuk mengkonsumsi makanan rendah lemak.

  • Stop merokok

impoten

Tak bisa dipungkiri merokok masih menjadi salah satu penyebab utama menderita impoten. Zat- zat beracun yang terdapat pada rokok akan membuat penumpukan sehingga dapat menggagu aliran darah. Bahkan merokok dengan jangka waktu panjang dapat menyebabkan penyakit berbahaya lainnya.

Obat-obatan Yang Menyebabkan Impoten

Obat-obatan Yang Menyebabkan Impoten

Penyebab impoten bisa disebabkan obat-obatan dan narkoba yang memiliki efek pada gairah seksual dan kinerja seksual seorang pria.

Impoten atau disfungsi ereksi adalah suatu gangguan yang ditandai dengan tidak mampunya mempertahankan proses ereksi penis.

Beberapa jenis obat dan bahkan narkoba memilik efek berbahaya pada gairah dan kinerja seksual pria. Bahkan pada obat dengan resep biasanya dokter memberitahu bahwa salah satu efeknya bisa terkena impoten.

Jika anda meresa obat yang anda konsumsi sekarang memiliki efek pada gairah dan kinerja seksual anda, maka segeralah di konsultasikan dengan dokter.

Janganlah anda berhenti mengkonsumsi obat sebelum berkonsultasi dengan dokter, karena ada obat yang jika anda berhenti mengkonsumsinya akan membahayakan anda.

Tapi anda juga harus mewaspadai obat-obatan ini, karena obat-obatan ini dapat menyebabkan impoten.

Berikut obat-obatan yang membuat pria impoten :

  • Narkoba penyenebab impoten

Yang paling sering menyebabkan pria terkena impoten adalah karena penyalahgunaan narkoba yang dapat menyebabkan disfungsi ereksi seperti ganja, heroin, dan kokain. Bisa juga disebabkan karena pria terlalu berlebihan mengkonsumsi alkohol.

Mengkonsumsi kokain dan heroin dengan jangka waktu dapat mengakibatkan ereksi, karena kokain dan heroin mempengaruhi gairah seksual dan fungsi ereksi.

  • Obat anti-depresi penyenebab impoten

Menurut American Academy of Family Physicians, anti depresi sangat berhubungan dengan masalah disfungsi ereksi. Yang paling umum dikonsumsi adalah anti depresi SSRI (Selective Serotonin Reuptake Inhibitor ) atau tricyclic.

Karena SSRI lebih mungkin menyebabkan tidak mampunya orgasme daripada disfungsi ereksi.

  • Obat tekanan darah 

Beberapa jenis obat tekanan darah yang menyebabkan disfungsi erksi contohnya seperti Thiazide diuretics adalah salah satu obat tekanan darah yang paling umum.

Diltiazem dan amlodipine adalah contoh jenis obat tekanan darah yang dikenal juga dengan calcium channel blockers, yang juga dapat menyebabkan gangguan tersebut karena memiliki meta blocker.

  • Obat anti-psikotik

Obat ini dapat digunakan untuk mengobati skizofrenia dan beberapa gangguan psikotik lainnya. Beberapa obat jenis in bahkan dapat mengganggu fungsi seksual bahkan beberapa fase dari respons seksual.

  • Obat anti-androgen

Salah satu jenis obat ini biasa digunakan untuk pengobatan kanker prostat karena akan diberi obat yang disebut leuprolid untuk menurunkan testoteron. Hasilnya untuk memperhambat pertumbuhan tumor dan mengurangi rasa nyeri pada tulang. Namun ini pun bisa mengganggu fisik seksual pria.

  • H2 blocker

Jenis obat ini yang paling memungkinkan untuk menyebabkan impoten. Karena H2 blocker biasanya dipakai untuk mengobati asam lambung yang berlebih pada perut atau rasa panas yang ada di dada.

Apabila anda sudah merasakan efeknya akibat mengkonsumsi obat-obatan tersebut, maka segeralah anda untuk berkonsultasi kepada dokter ahli. Sebab bila anda tidak segera konsultasikan maka akan semakin berbahaya bagi diri anda.

Bila anda ingin berkonsultasi secara privat anda bisa mengakses halaman web : https://kliniklelaki.com karena di kliniklelaki.com anda bisa berkonsultasi dengan GRATIS dan privasi anda akant terjamin.

Pengobatan Impotensi & Ejakulasi Dini

Baca juga :

https://kliniklelaki.com/nutrisi-yang-membuat-bahagia/

Gagah Kembali dalam 3 Hari Saja!

Jika Anda mengalami penyakit Impotensi atau Ejakulasi Dini segerakan Konsultasi dengan Dokter yang sudah berpengalaman hanya di Klinik Lelaki GRATIS.

Ronde Kedua Lebih Baik : Ejakulasi Dini

ronde kedua

Bagi para penderita Ejakulasi dini atau yang lebih sering disingkat sebagai edi. Untuk bisa melakukan hubungan seks biasanya membutuhkan perjuangan yang luar biasa. Selain membutuhkan tingkat kepercayaan diri yang tinggi. Biasanya juga sering dihantui akan cenderung keluar cepat di setiap kali berhubungan seks dan perasaan tidak dapat memuaskan istri. Dalam terapi untuk kasus ejakulasi.

Biasanya kami menganjurkan untuk melakukan hubungan seks di ronde kedua. Bilamana Anda merasakan keluar lebih cepat. Simak terus!

Dalam ronde kedua biasanya, seorang pria membutuhkan lebih banyak waktu untuk pemulihan untuk bisa melakukan ejakulasi dini untuk kedua kalinya. Bila sudah keluar duluan Beberapa pakar seks di Amerika Serikat menganjurkan untuk melaksanakan babak kedua. Sebagai bagian dari terapi non farmakologi atau tanpa obat.

Karena pada bagian ronde kedua ini pria cenderung bisa lebih menguasai ejakulasi

dibandingkan pada ronde pertama. Selain itu juga cara ini bisa dilatih bagi pria penderita Ejakulasi dini.

Namun, bila tidak ada perubahan, sudah tentu sebaiknya Anda berkonsultasi kepada para dokter di Klinik Lelaki untuk mendapatkan solusi yang tepat bagi masalah Ejakulasi dini yang Anda alami!

Gagah Kembali dalam 3 Hari Saja!

Jika Anda mengalami penyakit Impotensi atau Ejakulasi Dini segerakan Konsultasi dengan Dokter yang sudah berpengalaman hanya di Klinik Lelaki GRATIS.

Inilah Cara Istri Mendeteksi Suaminya Impoten atau Tidak

Klinik Impotensi dan Ejakulasi Dini di Bandung, impoten, impotensi

Terkadang kami mendapati pasien-pasien kami berkunjung ke Klinik Lelaki bersama dengan istri-istrinya. Percaya atau tidak, beberapa wanita tidak mengetahui tanda-tanda suaminya mengalami impoten atau tidak. Untuk itu kami menujukan artikel ini bagi para wanita untuk mengetahui suami atau pasangannya mengalami impotensi atau tidak.

Impoten atau disfungsi ereksi. Menyebabkan terjadinya gangguan ereksi.

bisa berupa, ereksi yang kurang keras, terlalu singkat, atau bahkan tidak bisa ereksi sama sekali. Salah satu indikator yang menentukan seorang pria mengalami impoten atau tidak adalah dengan hadirnya morning glory atau morning wood. Atau yang lebih dikenal juga sebagai ereksi pagi. Namun, selain ereksi pagi, ada cara yang lebih akurat yaitu mendeteksi ereksi pada saat dimana pria tidur lelap. Caranya adalah sebagai berikut:
1. Pastikan suami Anda sedang dalam fase tidur lelap tepatnya pada fase REM (Rapid Eye Movement = Pergerakan Mata Cepat). Yang bisa terlihat gerakan mata di balik kelopak mata yang tertutup.
2. Pada fase REM inilah, normalnya penis pria akan mengalami ereksi.
3. Cara paling gampang adalah merabanya, bila terasa keras berarti suami Anda dalam batas normal.

Cara ini kami akui adalah yang paling efektif, karena memang hanya pasangan istri lah yang bisa melakukan ini dan menilai dari kekerasan ereksi. Apakah suami masih dalam batas normal atau sudah mengalami masalah impotensi. Namun, bila ditemui ada yang tidak beres suami tidak mengalami ereksi tengah tidur lelap dalam jangka waktu yang lama. mungkin sudah saatnya Anda berkonsultasi ke Klinik Lelaki.

Gagah Kembali dalam 3 Hari Saja!

Jika Anda mengalami penyakit Impotensi atau Ejakulasi Dini segerakan Konsultasi dengan Dokter yang sudah berpengalaman hanya di Klinik Lelaki GRATIS.