Rokok Bisa Menyebabkan Impoten

impoten

Rokok merupakan bahaya yang sangat serius bagi semua manusia. Sebab racun-racun  terdapat pada rokok lama-kelamaan  akan  terakumulasi dan dapat memicu berbagai penyakit seperti kanker, jantung, dan bahkan impoten.

Impoten atau disfungsi ereksi adalah suatu gangguan yang dimana tidak mampunya mempeertahankan ereksi pada penis.

Pada umumnya impoten disebabkan oleh dua faktor. Faktor fisik contohnya seperti penyakit diabetes, hipertensi, jantung. Dan juga disebabkan oleh faktor psikologi contohnya seperti stress, cemas, tertekan, ketakutan.

Bahkan impoten bisa disebabkan oleh gaya hidup yang tidak sehat salah satunya adalah sering merokok.  Pria modern menganggap merokok sebagai lifestyle, padahal ini sangat membahayakan bagi kesehatan seksual pria.

Karena rokok memiliki zat kandungan lainnya  yang dikenal memiliki efek yang membahyakan bagi kesehatan tubuh. Beberapa zat kimia yang terdapat pada rokok seperti sianida, benzena, candium, metanol, amonia, asetilena, formaldehid, hidrogen sianida da juga arsenik. Semua zat-zat tersebut akan menyebabakan penyakit didalam tubuh keitka sudah terakumulasi dalam kurun waktu bertahun-tahun.

Bagaimana itu bisa terjadi ?

Karena , zat-zat beracun dalam rokok dapat menyumbat aliran darah menuju jantung dan menghambat peredaran oksigen dan nutirsi keseluruh tubuh. Sebab di dalam asap rokok terdapat ribuan senyawa kimia yang berbahaya bagi tubuh, nikotin salah satunya. jadi baik perokok aktif maupun pasif bisa sama-sama terkena impoten karena sama-sama menghirup asap rokok secara teratur. Maka bagi perokok pasif lebih waspada terhadap polusi udara yang berasal dari asap rokok.

Apa hubungan nikotin dengan impoten ?

Karena, mula-mula nikotin yang dihirup perokok masuk kedalam jantung dan beserta darah masuk ke sistem peredaran darah. Lama kelamaan nikotin mengendap dalam tubuh yang akan membuat penyumbatan aliran darah keseluruh tubuh, termasuk ke dalam jaringan erektil penis. Maka tidak mengherankan bahwa penderita impoten pada pria yang perokok berat yang tidak mampu untuk berhenti merokok.

Dan juga kebiasaan merokok bisa mempengaruhi kualitas dan kuantitas produksi sel sperma. Sebab sel sperma yang dihasilkan oleh perokok memiliki bentuk yang cacat dan pergerakan yang lambat sehingga mampu menurunkan tingkat kesuburan pria.

Itulah alasan mengapa rokok dapat menyebabkan impoten dan gangguan seksual lainnya. Maka segeralah berhenti merokok dan rajinlah berolahraga, mengkonsumsi makanan sehat, dan menjaga pola pikir sehat. Cara ini bisa dilakukan untuk mempertahankan vitalitas seksual pria.

Tapi bila anda ingin mengatasi impoten dengan berkonsultasi dengan dokter profesional di kliniklelaki.com melalui nomer telpon hotline yang tertera pada halaman depan situs ini.

Sumber :

http://id.wikipedia.org

http://mayoclinic.org

Bisa juga baca :

https://kliniklelaki.com/5-kebiasaan-sebabkan-impoten/

Gagah Kembali dalam 3 Hari Saja!

Jika Anda mengalami penyakit Impotensi atau Ejakulasi Dini segerakan Konsultasi dengan Dokter yang sudah berpengalaman hanya di Klinik Lelaki GRATIS.

Impoten Bisa Disembuhkan

impoten

Bagi para pria impoten memang hal yang paling memalukan dan paling menyedihkan. Sudah cukup banyak pria yang sudah mengalami impoten tapi belum mendapatkan penyembuhan yang berarti.

Impoten atau disfungsi ereksi adalah suatu gangguan yang dimana tidak mampunya mempertahankan ereksi pada penis.

Pada umumnya impoten disebabkan oleh dua faktor, faktor fisik seperti terkena penyakit diabetes, hipertensi, obesitas. Dan faktor psikis sperti terkena stress, tertekan, dan lain-lain.

Sayangnya hingga kini masih banyak dari para pria yang merasa malu untuk berobat kedokter, padahal impoten tersebut dapat diatasi bahkan bisa disembuhkan. Malu, rasa bersalah pada pasangan, putus asa yang berkepanjangan itulah perasaan-perasaan yang sering menghantui para pria yang mengeluh terkena impoten.

Pakar seks terkenal Dr. Boyke Dian Nugraha, SP.OG, MARS, mengatakan bahwa impoten dapat disembuhkan. Apapun jenis penyakit seksual tetap bisa disembuhkan.

Lalu Dr. Boyke menjelaskan bahwa faktor utama pria terkena disfungsi ereksi berasal dari faktor psikologis seseorang. Permasalahan yang bisa menimbulkan tekanan psikologi seperti stress dapat terbawa pada urusan berhubungan seks. 50 persen itu disebabkan psikologis seseorang.

Sementara 50 persen lagi disebabkan karena faktor fisik. Berbagai penyakit yang diderita bisa berdampak pada hubungan seksualnya, termasuk untuk urusan ereksi. Tapi faktor penyakit lain seperti hipertensi, obesitas, diabetes, kolesterol, dan kelainan pembuluh daran dan syaraf dapat memicu timbulnya disfungsi ereksi.

Meski demikian disfungsi ereksi tersebut dapat diatasi bahkan disembuhkan sekaligus, tetapi dengan metode penyembuhan yang tepat dan benar. Maka dengan terapi kedokter atau berkonsultasi kedokter menjadi wajib untuk dilakukan. Tetapi dengan anda merubah atau menjaga gaya hidup yang sehat, mengkonsumsi makan-makanan yang sehat, berhenti merokok dan berhenti meminum-minuman beralkohol bisa mengatasi disfungsi ereksi secara alami.

Maka janganlah anda untuk mencoba pengobatan alternatif, sebab pengobatan alternatif ditakutkan bukannya mengobati malah membuat disfungsi ereksi semakin parah. Maka sebaiknya anda mencoba cara alami atau langsung berkonsultasi ke dokter.

Bila anda ingin mengatasinya anda bisa berkonsultasi dengan dokter profesional di kliniklelaki.com secara GRATIS denga menghubungi nomer telpon hotline yang tertera pada halaman depan situs ini.

Sumber :

http://id.wikipedia.org

http://mayoclinic.org

Bisa juga baca :

https://kliniklelaki.com/7-cara-mengatasi-impoten-tanpa-obat/

Gagah Kembali dalam 3 Hari Saja!

Jika Anda mengalami penyakit Impotensi atau Ejakulasi Dini segerakan Konsultasi dengan Dokter yang sudah berpengalaman hanya di Klinik Lelaki GRATIS.

Obat-obatan Yang Menyebabkan Impoten

Obat-obatan Yang Menyebabkan Impoten

Penyebab impoten bisa disebabkan obat-obatan dan narkoba yang memiliki efek pada gairah seksual dan kinerja seksual seorang pria.

Impoten atau disfungsi ereksi adalah suatu gangguan yang ditandai dengan tidak mampunya mempertahankan proses ereksi penis.

Beberapa jenis obat dan bahkan narkoba memilik efek berbahaya pada gairah dan kinerja seksual pria. Bahkan pada obat dengan resep biasanya dokter memberitahu bahwa salah satu efeknya bisa terkena impoten.

Jika anda meresa obat yang anda konsumsi sekarang memiliki efek pada gairah dan kinerja seksual anda, maka segeralah di konsultasikan dengan dokter.

Janganlah anda berhenti mengkonsumsi obat sebelum berkonsultasi dengan dokter, karena ada obat yang jika anda berhenti mengkonsumsinya akan membahayakan anda.

Tapi anda juga harus mewaspadai obat-obatan ini, karena obat-obatan ini dapat menyebabkan impoten.

Berikut obat-obatan yang membuat pria impoten :

  • Narkoba penyenebab impoten

Yang paling sering menyebabkan pria terkena impoten adalah karena penyalahgunaan narkoba yang dapat menyebabkan disfungsi ereksi seperti ganja, heroin, dan kokain. Bisa juga disebabkan karena pria terlalu berlebihan mengkonsumsi alkohol.

Mengkonsumsi kokain dan heroin dengan jangka waktu dapat mengakibatkan ereksi, karena kokain dan heroin mempengaruhi gairah seksual dan fungsi ereksi.

  • Obat anti-depresi penyenebab impoten

Menurut American Academy of Family Physicians, anti depresi sangat berhubungan dengan masalah disfungsi ereksi. Yang paling umum dikonsumsi adalah anti depresi SSRI (Selective Serotonin Reuptake Inhibitor ) atau tricyclic.

Karena SSRI lebih mungkin menyebabkan tidak mampunya orgasme daripada disfungsi ereksi.

  • Obat tekanan darah 

Beberapa jenis obat tekanan darah yang menyebabkan disfungsi erksi contohnya seperti Thiazide diuretics adalah salah satu obat tekanan darah yang paling umum.

Diltiazem dan amlodipine adalah contoh jenis obat tekanan darah yang dikenal juga dengan calcium channel blockers, yang juga dapat menyebabkan gangguan tersebut karena memiliki meta blocker.

  • Obat anti-psikotik

Obat ini dapat digunakan untuk mengobati skizofrenia dan beberapa gangguan psikotik lainnya. Beberapa obat jenis in bahkan dapat mengganggu fungsi seksual bahkan beberapa fase dari respons seksual.

  • Obat anti-androgen

Salah satu jenis obat ini biasa digunakan untuk pengobatan kanker prostat karena akan diberi obat yang disebut leuprolid untuk menurunkan testoteron. Hasilnya untuk memperhambat pertumbuhan tumor dan mengurangi rasa nyeri pada tulang. Namun ini pun bisa mengganggu fisik seksual pria.

  • H2 blocker

Jenis obat ini yang paling memungkinkan untuk menyebabkan impoten. Karena H2 blocker biasanya dipakai untuk mengobati asam lambung yang berlebih pada perut atau rasa panas yang ada di dada.

Apabila anda sudah merasakan efeknya akibat mengkonsumsi obat-obatan tersebut, maka segeralah anda untuk berkonsultasi kepada dokter ahli. Sebab bila anda tidak segera konsultasikan maka akan semakin berbahaya bagi diri anda.

Bila anda ingin berkonsultasi secara privat anda bisa mengakses halaman web : https://kliniklelaki.com karena di kliniklelaki.com anda bisa berkonsultasi dengan GRATIS dan privasi anda akant terjamin.

Pengobatan Impotensi & Ejakulasi Dini

Baca juga :

https://kliniklelaki.com/nutrisi-yang-membuat-bahagia/

Gagah Kembali dalam 3 Hari Saja!

Jika Anda mengalami penyakit Impotensi atau Ejakulasi Dini segerakan Konsultasi dengan Dokter yang sudah berpengalaman hanya di Klinik Lelaki GRATIS.

Terapi Ejakulasi Dini

klinik lelaki, impotensi, Terapi Ejakulasi Dini

Salam GAGAH dari Klinik Lelaki. Terapi ejakulasi dini ternyata dapat dilakukan dengan mudah loh simak cara nya diartikel ini.

Untuk mengatasi ejakulasi dini, disarankan agar pria melakukan terapi, caranya dengan mengontrol ejakulasi dengan bantuan istri. Ikuti langkah-langkahnya demikian :

Istri melakukan masturbasi terhadap suami yang mengalami ejakulasi dini, suami dalam posisi berbaring terlentang. Lakukan hingga suami mengalami orgasme dan berejakulasi.

Pada saat suami akan orgasme dan berejakulasi, istri melakukan penekanan pada penis dengan jari telunjuk, tengah dan ibu jari, selama beberapa detik untuk menghambat ejakulasi.

Istri melakukan masturbasi terhadap suami, sampai terjadi ereksi yang cukup, lalu segera masukkan ke dalam vagina. Dalam posisi istri di atas tanpa melakukan gerakan. Ketika suami akan berejakulasi, istri mengangkat tubuhnya dan menekan penis seperti langkah pertama tadi. Selanjutnya, lakukan rangsangan kembali dan lakukan hubungan seksual seperti tadi.

Lakukan langkah-langkah ini selama beberapa hari, kemudian mulailah suami mulai melakukan penekanan untuk mempertahankan ereksinya selama berhubungan seksual dengan posisi istri di atas. Pada saat suami sudah mampu mengontrol ejakulasinya, barulah mulai lakukan hubungan dengan cara ke samping, jika suami sudah mampu mengontrol ejakulasinya dengan posisi ini, maka mulai lakukan dengan posisi suami di atas.

Lakukan terapi ini selama 6-12 bulan atau saat diperlukan. Namun terapi ini kadang sulit dilakukan karena biasanya suami akan menutupi keadaan ejakulasi dininya, tidak adanya komunikasi terbuka antara pihak istri dan suami mengenai masalah seks, perasaan enggan dan malas untuk latihan karena dianggap membuang waktu dan tidak praktis.

Sebelum melakukan terapi ejakulasi dini ini, cobalah untuk melakukan relaksasi karena ketika tubuh merasa relaks akan membantu untuk mengatasi ketegangan dan kecemasan. Cara yang mudah untuk relaksasi adalah dengan berbaring terlentang dan mendengarkan lagu-lagu relaksasi. Kemudian mulailah latihan terapi. Untuk mengatasi ejakulasi dini yang disebabkan karena faktor psikologis, komunikasikan dengan psikolog atau dokter.

Gagah Kembali dalam 3 Hari Saja!

Jika Anda mengalami penyakit Impotensi atau Ejakulasi Dini segerakan Konsultasi dengan Dokter yang sudah berpengalaman hanya di Klinik Lelaki GRATIS.

Memeriksa Tingkat Impoten dengan IIEF

berkonsultasi, impoten

Setiap pria pasti pernah mengalami gangguan ereksi dalam hidupnya minimal 1 kali. Bisa terjadi ketika kondisi tubuh atau psikis dalam keadaan terganggu. Namun kembali normal  ketika kondisi tubuh dan psikis sudah membaik. Jika keadaan gangguan ereksi ini terjadi selama 3 bulan berturut-turut, maka dapat dikategorikan ke dalam impoten. Dapat merupakan indikasi bahwa ada yang salah dengan kondisi tubuh. Alangkah baiknya jika segera periksakan diri ke dokter.

Tingkat ereksi seorang pria biasanya sulit untuk ditentukan karena berhubungan pula dengan kondisi fisik dan psikis penderita, bahkan dapat pula dipengaruhi oleh kedua faktor tersebut. Jadi diperlukan standar khusus untuk mengetahui tingkat ereksi seseorang. Terdapat beberapa metode untuk mendeteksi tingkat ereksi seorang pria mulai dari cara yang paling sederhana hingga test laboratorium dengan peralatan yang canggih. Cara paling sederhana dan umum yang dilakukan dokter adalah dengan mengajukan pertanyaan kepada pasien.

Metode ini disebut dengan IIEF (International Index of  Erectile Function). Metode ini mengunakan kuis atau sejumlah pertanyaan kepada pasien untuk mengetahui tingkat ereksi pasien. Terdiri dari 15 pertanyaan yang wajib dijawab oleh pasien. Dengan menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut pasien dapat mengetahui tingkat berat, sedang dan ringannya impoten mereka. Lalu bersama dokter akan memulai penanganannya secara spesifik. Metode kuis ini ditentukan oleh sebuah komite untuk menilai derajat impoten seseorang. Cara sederhana ini harus dijawab dengan jujur oleh pasien. Karena dari jawaban atas pertanyaan tersebut dapat digunakan untuk menilai tindakan selanjutnya. Metode ini hanya dapat digunakan untuk mengukur performa dan tidak dapat digunakan untuk mengetahui penyebab impoten itu sendiri. Dengan metode ini diharapkan adanya kerja sama dari pasien dalam menentukan kesimpulan derajat berat, sedang, dan ringannya kondisi impoten mereka.