Rokok Bisa Menyebabkan Impoten

impoten

Rokok merupakan bahaya yang sangat serius bagi semua manusia. Sebab racun-racun  terdapat pada rokok lama-kelamaan  akan  terakumulasi dan dapat memicu berbagai penyakit seperti kanker, jantung, dan bahkan impoten.

Impoten atau disfungsi ereksi adalah suatu gangguan yang dimana tidak mampunya mempeertahankan ereksi pada penis.

Pada umumnya impoten disebabkan oleh dua faktor. Faktor fisik contohnya seperti penyakit diabetes, hipertensi, jantung. Dan juga disebabkan oleh faktor psikologi contohnya seperti stress, cemas, tertekan, ketakutan.

Bahkan impoten bisa disebabkan oleh gaya hidup yang tidak sehat salah satunya adalah sering merokok.  Pria modern menganggap merokok sebagai lifestyle, padahal ini sangat membahayakan bagi kesehatan seksual pria.

Karena rokok memiliki zat kandungan lainnya  yang dikenal memiliki efek yang membahyakan bagi kesehatan tubuh. Beberapa zat kimia yang terdapat pada rokok seperti sianida, benzena, candium, metanol, amonia, asetilena, formaldehid, hidrogen sianida da juga arsenik. Semua zat-zat tersebut akan menyebabakan penyakit didalam tubuh keitka sudah terakumulasi dalam kurun waktu bertahun-tahun.

Bagaimana itu bisa terjadi ?

Karena , zat-zat beracun dalam rokok dapat menyumbat aliran darah menuju jantung dan menghambat peredaran oksigen dan nutirsi keseluruh tubuh. Sebab di dalam asap rokok terdapat ribuan senyawa kimia yang berbahaya bagi tubuh, nikotin salah satunya. jadi baik perokok aktif maupun pasif bisa sama-sama terkena impoten karena sama-sama menghirup asap rokok secara teratur. Maka bagi perokok pasif lebih waspada terhadap polusi udara yang berasal dari asap rokok.

Apa hubungan nikotin dengan impoten ?

Karena, mula-mula nikotin yang dihirup perokok masuk kedalam jantung dan beserta darah masuk ke sistem peredaran darah. Lama kelamaan nikotin mengendap dalam tubuh yang akan membuat penyumbatan aliran darah keseluruh tubuh, termasuk ke dalam jaringan erektil penis. Maka tidak mengherankan bahwa penderita impoten pada pria yang perokok berat yang tidak mampu untuk berhenti merokok.

Dan juga kebiasaan merokok bisa mempengaruhi kualitas dan kuantitas produksi sel sperma. Sebab sel sperma yang dihasilkan oleh perokok memiliki bentuk yang cacat dan pergerakan yang lambat sehingga mampu menurunkan tingkat kesuburan pria.

Itulah alasan mengapa rokok dapat menyebabkan impoten dan gangguan seksual lainnya. Maka segeralah berhenti merokok dan rajinlah berolahraga, mengkonsumsi makanan sehat, dan menjaga pola pikir sehat. Cara ini bisa dilakukan untuk mempertahankan vitalitas seksual pria.

Tapi bila anda ingin mengatasi impoten dengan berkonsultasi dengan dokter profesional di kliniklelaki.com melalui nomer telpon hotline yang tertera pada halaman depan situs ini.

Sumber :

http://id.wikipedia.org

http://mayoclinic.org

Bisa juga baca :

https://kliniklelaki.com/5-kebiasaan-sebabkan-impoten/

Gagah Kembali dalam 3 Hari Saja!

Jika Anda mengalami penyakit Impotensi atau Ejakulasi Dini segerakan Konsultasi dengan Dokter yang sudah berpengalaman hanya di Klinik Lelaki GRATIS.

4 Faktor Penyebab Impoten

impoten

Tentunya impoten terjadi karena beberapa faktor yang mempengaruhinya. Diantaranya karena fisik, psikologi, gaya hidup dan lain-lain.

Impoten atau disfungsi ereksi adalah suatu gangguan yang dimana tidak mampunya mempertahankan ereksi pada penis.

Sebuah penelitian menunjukan, penuaan merupakan penyebab terkena impoten yang paling memungkinkan. Dan juga penyebabnya  adalah pola dan gaya hidup yang buruk disaat usia muda mempengaruhi impoten pada usia tua nanti.

Pada saat ini pada umumnya impoten disebabkan oleh dua faktor. Faktor fisik contohnya seperti penyakit diabetes, hipertensi, dan jantung. Ada pula disebabkan oleh faktor psikologis contohnya seperti stress, tertekan, dan cemas.

Tapi sekarang impoten dapat disebabkan oleh empat faktor, selain dua yang sudah dijelaskan sebelumnya masih ada kemungkinan-kemungkinan dari faktor lain yang menyebabkan impoten. Apa sajakah berikut ulasannya.

1. Impotensi karena Faktor fisik

Sebuah penelitian menunjukan bahwa 80% penyebab impoten disebabkan karena adanya penyakit yang diderita. Penyakit ini biasanya yang berhubungan dengan peredaran aliran darah dalam tubuh, karena dengan tidak lancarnya aliran darah dapat menyebabkan penis sulit ereksi.

Berikut beberapa penyakit yang dapat menyebabkan terjadinya impoten. Bila anda mengidap salah satu penyakit berikut, besar kemungkinan anda akan menglami masalah pada erksi.

  • Diabetes
  • Jantung
  • Hipertensi
  • Kolesterol tinggi
  • Hati dan Ginjal
  • Hormon dan gangguan tiroid
  • Parkinson

Untuk penyakit serius seperti jantung dan diabetes, anda harus berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan perawatan pada masalah yang diderita tersebut. Karena bila anda semakin cepat berkonsultasi ke dokter semakin cepat pula masalah disfungsi ereksi ini dapat diatasi.

2. Impotensi karena Faktor psikologi

Memang faktor psikologi hanya 10-20% mempengaruhi pada impoten, tapi faktor fisik akan lebih parah bila ditambah dengan faktor psikologi. Perasaan takut gagal dan takut tidak bisa memuaskan pasangannya jadi mampu mempengaruhi masalah tersebut.

Maka inilah contoh gangguan psikis atau mental yang dapat mempengaruhi terjadinya disfungsi ereksi.

  • Depresi dan gangguan kecemasan
  • Stress
  • Mental kelelahan
  • Masalah dengan identitas seksual
  • Masalah hubungan dengan psangan

Biasanya faktor psikologi dapat disembuhkan setelah gangguan psikis yang dialami teratasi. Pada kasus khusus disfungsi ereksi karena faktor psikologi melibatkan konseling dan terapi seksual oleh ahlinya.

3. Impotensi karena Faktor gaya hidup

Salah satu faktor lainnya adalah faktor gaya hidup adalah gaya hidup yang tidak sehat dan melawan hukum alam. Contohnya seperti tidur kurang teratur, kurang olahraga dan lain-lain.

Berikut ini beberapa gaya hidup yang dapat mempengaruhi kejantanan pria.

  • Kurangnya olahraga
  • Merokok
  • Konsumsi alkohol yang berlebihan
  • Penyalahgunaan narkoba
  • Obesitas ekstrim

Dengan perubahan yang positif pada gaya hidup tesebut tidak  hanya akan meningkatkan kesehatan tubuh, tapi juga dapat membantu mengatasi disfungsi ereksi.

4. Impotensi karena Faktor Obat-obatan

Obat-obatan tertentu yang dikonsumsi baim itu dari resep dokter atau obat-obatan terlarang memiliki efek samping yang menyebabkan disfungsi ereksi. Berikut jenis obat-obatannya.

  • obat antidepresan, obat penenang
  • obat tekanan darah tinggi
  • Obat penahan nafsu makan
  • Beta blocker, untuk mengontrol angina dan tekanan darah tinggi

Jika anda sedang dalam perawatan medis, maka penting bagi anda mengetahui efekn samping dari obat yang anda konsumsi.

Itulah 4 faktor penyebab impoten. Maka menyenbuhkannya harus sesuai dengan faktor yang anda rasakan.

Tapi anda juga bisa berkonsultasi dengan dokter profesional di kliniklelaki.com melalui nomer telpon hotline yang tertera pada halaman depan situs ini.

Sumber :

http://id.wikipedia.org

http://mayoclinic.org

Bisa juga baca :

https://kliniklelaki.com/penyebab-impoten-di-usia-muda/

Gagah Kembali dalam 3 Hari Saja!

Jika Anda mengalami penyakit Impotensi atau Ejakulasi Dini segerakan Konsultasi dengan Dokter yang sudah berpengalaman hanya di Klinik Lelaki GRATIS.

Mengatasi Impoten Dengan Teknik Pijat

impoten

Impoten merupakan masalah bagi semua pria dengan latar belakang yang berbeda-beda. Namun dengan bertambahnya waktu cara untuk mengatasinya bisa dengan berbagai cara salah satunya dengan teknik pijat ini.

Impoten atau disfungsi ereksi adalah suatu gangguan yang dimana tidak mampu mempertahankan ereksi pada penis.

Pada umumnya impoten dapat disebabkan oleh dua faktor. Faktor fisik contohnya seperti penyakit diabetes, hipertensi, jantung. Dan juga bisa disebabkan oleh faktor psikologi contohnya seperti stress, cemas, tertekan, ketakutan.

Tentu dengan berbagai macam cara untuk mengatasinya, anda bisa memilih cara sesuai gejala yang anda rasakan. Tetapi alangkah lebih baik anda berobat terlebih dahulu kepada dokter. Karena dokter akan menganalisa secara menyeluruh agar tahu cara yang pas untuk mengatasinya.

Maka sebelum hal itu terjadi lebih serius lagi, alangkah baiknya anda bisa mencoba untuk mengtasi impoten dengan cara memijat atau dengan menekan pada titik-titik yang ada didalam tubuh berikut ini.

  • Dibawah pusar 

impoten

Bagian tubuh ini merupakan titik akupuntur yang biasa disebut The Conception Vessel 4 yang letaknya disekitar 4 jari dibawah pusar. Dengan menekannya selama 1-2 menit dan dengan mengatur nafas, dengan cara ini akan membantu meringankan masalah impoten dan masalah reproduksi pria lainnya.

  • Punggung bawah

impoten

Titik selanjutnya adalah bagian pada punggung bawah yang letaknya kira-kira sama seperti letaknya bagian pusar. Dengan memijatnya secara halus pada bagian punggung bawah ini selama satu menit efeknya akan menghasilkan panas yang berguna untuk mengatasi impoten dan ejakulasi dini.

  • Telapak Kaki

impoten

Sentulah telapak kaki dan kemudian pijat bagian tengah dari telapak kaki diiringi dengan bernafas selama satu menit. Dapat bermanfaat untuk mengatasi impoten, bahkan mampu juga mengatasi masalah atau gangguan kesehatan yang berhubungan dengan monopause pada wanita.

  • Bagian belakang pergelangan kaki

impoten

Titik yang ada pada bagian belakang pergelangan kaki ini, bila ditekan selama satu menit dan diiringi dengan mengambil nafas dalam-dalam. Lakukanlah pada kedua kaki sebab mampu mengatasi ketegangan seksual, kelelahan, dan kaki bengkak.

  • Tulang kering

impoten

Titik yang satu ini lebih tepatnya dibawah tempurung lutut yang berjarak sekitar 4 jari kaki. Menekan dan sambil memijatnya berguna untuk mengatasi sembelit, insomnia, bahkan impoten.

Melakukan terapi dengan cara diatas memang tidak bisa langsung menunjukan hasilnya. Setidaknya lakukanlah secara teratur. Atau anda bisa berkonsultasi dengan dokter profesional kliniklelaki.com melalui nomer telpon hotline yang tertera pada halaman depan situs ini.

Sumber :

http://id.wikipedia.org

http://mayoclinic.org

Bisa juga baca :

https://kliniklelaki.com/7-titik-pijat-mengatasi-impoten/

Gagah Kembali dalam 3 Hari Saja!

Jika Anda mengalami penyakit Impotensi atau Ejakulasi Dini segerakan Konsultasi dengan Dokter yang sudah berpengalaman hanya di Klinik Lelaki GRATIS.

Impoten Disebabkan Karena Faktor Psikologis

impoten

Kadang tubuh merasa fit dan tidak ada gangguan penyakit yang terjadi, tetapi tetap sulit untuk ereksi pada saat berhubungan seksual. Maka bisa saja ini disebabkan oleh faktor psikis contohnya seperti stress, cemas, atau masalah yang bersifat psikologis lainnya yang menyebabkan impoten.

Impoten atau disfungsi ereksi adalah suatu gangguan yang dimana tidak mampunya mempertahankan ereksi pada penis.

Pada umumnya impoten disebabkan oleh dua faktor. Faktor fisik contohnya seperti hipertensi, diabetes, jantung. Dan juga disebabkan oleh faktor psikolgis contohnya stress, cemas, tertekan.

Faktor psikologis ternyata bertanggung jawab atas 10-20% dari semua kasus impoten. Pada umumnya faktor ini dapat terjadi pada pria yang berusia muda. Tapi dalam kasus yang lebih sedikit efek faktor psikologis terhadap disfungsi ereksi berasal dari pengalama seksual yang buruk dimasa lalu dan trauma seksual.

Umunya pria pada usia 40 tahun, impoten karena faktor psikolgis biasanya reaksi sekunder terhadap faktor fisik yang mendasarinya. Karena merasa menderita penyakit diabetes dan pernah mengalami gagal ereksi akhirnya membuat pikiran menjadi cemas dan takut gagal. Berikut masalah-masalah psikologis yang menyebabkan impoten.

  • Stress

Stress adalah penyebab umum dari impoten, stress biasanya saling berkaitan dengan pekerjaan, uang, atau beberapa faktor lainnya.

  • Kecemasan

Setelah merasa dirinya menderita impoten, pria cenderung terlalu khawatir bahwa masalah tersebut akan terjadi lagi. Hal ini lah yang menyebabkan timbulnya rasa cemas atau takut gagal, bila keadaan tersebut dibiarkan maka pada akhirnya bisa menyebabkan disfungsi ereksi.

  • Rasa bersalah

Mungkin seorang pria merasa bersalah karena tidak mampu dapat memuaskan pasangannya.

  • Depresi

Depresi mempengaruhi seseorang secara fisik dan psikologis. Depresi dapat menyebabkan disfungsi ereksi bahkan terhadap pria yang sehat secara seksual sekalipun.

  • Harga diri yang rendah

Kondisi ini bisa terjadi pada efek lanjutan dari disfungsi ereksi. Merasa dirinya lemah dan tidak berarti karena tidak dapat memuaskan pasangannya membuat harga diri menjadi rendah.

  • Ketidakpeduliaan

Kemungkinan faktor ini disebabkan karena usia atau terhadap minat seks yang sudah berkurang, yang disebabkan oleh obat yang diminum dan masalah pada rumah tangganya.

Faktor psikologis yang menyebabkan disfungsi ereksi mempengaruhi 20% kasus yang tidak boleh dianggap remeh. Sebab faktor psikologis ternyata mampu menimbulkan efek ganda pada pria yang menderita disfungsi ereksi akibat faktor fisik.

Berpikir positif tehadapi situasi yang dialami mampu mempermudah proses penyembuhan. Semua penderita sebaiknya segera melakukan langkah-langkah tertentu untuk mengatasinya.

Anda bisa berkonsultasi dengan dokter profesional secara GRATIS di kliniklelaki.com melalui nomer telpon hotline yang tertera pada halaman depan situs ini.

Sumber :

http://id.wikipedia.org

http://mayoclinic.org

Bisa juga baca :

https://kliniklelaki.com/4-faktor-penyebab-impoten/

Gagah Kembali dalam 3 Hari Saja!

Jika Anda mengalami penyakit Impotensi atau Ejakulasi Dini segerakan Konsultasi dengan Dokter yang sudah berpengalaman hanya di Klinik Lelaki GRATIS.

Sering Bersepeda Menyebabkan Impoten (WASPADA)

impoten

Bagi anda penggemar olahraga bersepada sebaiknya anda harus lebih berhati-hati apalagi jika mengendarainya dengan bejam-jam lamanya. Sebab dari beberapa kasus menyebutkan bahwa bersepeda dapat menyebabkan impoten dan masalah prostat.

Impoten atau disfungsi ereksi adalah suatu gangguan yang dimana tidak mampunya mempertahankan ereksi pada penis.

Impoten pada umumnya disebabkan oleh dua faktor. Faktor fisik contohnya seperti penyakit hipertesi, diabetes, jantung. Dan juga disebabkan oleh faktor psikologi contohnya seperti stress, tertekan, cemas, ketakutan.

Namun sebuah peneliti menunjukan bahwa bersepeda bisa menyebabkan impoten, bila bersepeda lebih dari 3 jam seminggu maka akan semakin meningkatkan resiko tersebut karena saraf dan arteri akan mengalami kerusakan.

Contohnya, 3 persenseorang pengendara sepeda laki-laki mengalami impoten. Bahkan dari semua pengendara sepeda mengalami rasa sakit atau mati rasa pada daerah vitalnya saat bersepada dengan waktu yang lama.

Kenapa ini bisa terjadi ?

Karena, ketika bersepeda seluruh berat badan akan bertumpu pada bokong. Sebab pada bokong terdapat bagian tubuh yang disebut perineum, yang merupakan orang perantara antara anus dan penis. Karena perineum terdiri dari saraf dan arteri yang mampu memproduksi darah menuju penis.

Biasanya terjadi karena jok pada sepeda kecil, sempit, dan memiliki “benjolan” diujungnya yang dapat membuat perineum tertekan dan tidak dapat mengalirkan darah ke penis yang beresiko akan merusak jaringan saraf karena tertekan dalam jangka waktu lama. Itu membuat aliran darah menjadi tidak lancar dan gangguan jaringan saraf pada perineum dapat menyebabkan impoten.

Bagaimana cara mengatasinya ?

Jika anda memang menyukai olahraga bersepeda, anda tidak harus meninggalkan olahraga bersepeda karena takut akan impoten. Sebab bersepeda merupakan kegiatan yang baik yang dapat membuat tubuh menjadi bugar dan sehat. Namun anda harus mengantisipasi dampak buruk dari bersepeda, berikut hal yang harus dipertimbangkan ketika bersepeda.

  1. Ganti jok sepeda bila sudah tidak merasa nyaman.
  2. Jok jangan terlalu tinggi, sebab akan menyebabkan bergesernya berat badan dari sisi ke sisi pada tempat duduk yang mengakibatkan iritasi pada perineum.
  3. Perbaiki posisi jok, sebab berubahnya posisi jok sedikit saja dapat menyebabkan rasa sakit pada penis.
  4. Posisi bersepeda, janganlah bersepeda terlalu jauh atau beristirahatlah lebih sering dengan cara berdiri diatas pedal setiap 10 menit, dan hindari gundukan dijalan yang bisa menyebabkan tekanan besar pada perineum.
  5. Lebih baik memakai celana yang nyaman untuk dipakai, jangan memakai celana yang terlalu ketat dan berbahan panas.

Jadi pria yang sering bersepeda bisa menyebabkan impoten apabila jok sepeda yang digunakan memiliki ukuran, bentuk, dan bahan yang tidak baik. Selain itu faktor lain seperti berat badan, ukuran pinggul yang terlalu besar dan posisi tubuh yang sering condong kedepan saat bersepeda juga mampu menyebabkan disfungsi ereksi.

Tapi bila anda sudah terkena impoten dan ingin mengatasinya, anda bisa berkonsultasi dengan dokter profesional di kliniklelaki.com melalui nomer telpon hotline yang tertera pada halaman depan situs ini.

Sumber :

http://id.wikipedia.org

http://mayoclinic.org

Bisa juga baca :

https://kliniklelaki.com/5-kebiasaan-sebabkan-impoten/

Gagah Kembali dalam 3 Hari Saja!

Jika Anda mengalami penyakit Impotensi atau Ejakulasi Dini segerakan Konsultasi dengan Dokter yang sudah berpengalaman hanya di Klinik Lelaki GRATIS.

Pengaruh Usia terhadap Penis

klinik lelaki, usia, impotensiSalama gagah dari klinik lelaki. Ketika usia sudah tidak lagi muda rambut mulai memutih, kulit mulai keriput. Tapi bukan hanya itu saja loh penis pun mengalami perubahan loh simak artikel ini.

Semakin bertambah usia rambut  mulai memutih, kulit wajah yang keriput, organ reproduksi, yakni penis pun ikut mengalami penuaan. Brian Steixner, MD, Direktur Institute of Men’s Health untuk Jersey Urology Group memaparkan, penis yang mulai menua tak hanya mengalami perubahan secara fisik, tetapi juga terhadap fungsinya.

Jangan kaget apabila ukuran penis menyusut pada usia tua. Hal ini karena penurunan kolagen yang membuat kulit tak lagi elastis. Penampilan penis pun akan terlihat lebih kecil. Setiap pria memiliki bentuk dan ukuran penis yang berbeda-beda. Akan tetapi, saat sudah memasuki usia yang tak muda lagi, bentuk penis bisa menjadi sedikit melengkung. Kondisi ini terjadi karena terbentuknya jaringan parut akibat trauma berulang selama bertahun-tahun lamanya.

Impotensi dapat terjadi pada segala usia. Namun risikonya terjadi lebih tinggi saat pria sudah memasuki usia tua. Seiring waktu, pembuluh darah rentan mengalami kerusakan. Aliran darah pun bisa menjadi tidak lancar, termasuk ke daerah penis. Selain itu, penurunan hormon testoteron juga bisa memicu penis menjadi kurang sensitif dan lebih sulit untuk orgasme. Kondisi aterosklerosis atau penyumbatan pembuluh darah karena penumpukan lemak bisa terjadi di daerah penis. Terbatasnya aliran darah ke daerah vital bisa mempengaruhi warna penis. Keriput tak hanya dialami oleh wajah. Kulit penis pun bisa berkurang elastisitasnya.

Pada usia dua puluh tahunan, mencapai ereksi adalah soal mudah. Namun saat usia mendekati 40, hasrat seksual dan kemampuan penis Anda tidak akan sebaik sebelumnya, artinya, mereka tak bisa mencapai atau mempertahankan ereksi yang cukup untuk bersanggama sampai 75 persen dari seluruh kesempatan yang ada.

Sejalan dengan pertambahan usia, Anda butuh waktu lebih lama untuk mendapatkan ereksi penis. Serta memerlukan rangsangan baik fisik maupun psikologis lebih banyak untuk mempertahankannya.

Gagah Kembali dalam 3 Hari Saja!

Jika Anda mengalami penyakit Impotensi atau Ejakulasi Dini segerakan Konsultasi dengan Dokter yang sudah berpengalaman hanya di Klinik Lelaki GRATIS.

Penyumbatan Arteri Dapat Menyebabkan Impoten

klinik lelaki, impoten

Terdapat banyak penyebab dari impoten, mulai dari penyakit secara fisik hingga gangguan psikologis. Salah satu penyebab impoten adalah adanya penyakit arteri perifer. Simak penjelasanya di artikel ini.

Arteri adalah pembuluh darah yang membawa oksigen dan nutrisi untuk jaringan tubuh, salah satunya penis. Jika pembuluh darah arteri tersumbat oleh suatu hal maka aliran darah menjadi tidak lancar inilah yang menyebakan impoten.

Salah satu sumbatan arteri yang dapat terjadi adalah penumpukan lemak pada pembuluh arteri. Sumbatan yang terjadi di pembuluh darah biasanya adalah sumbatan plak lemak (atherosklerosis) pada pembuluh darah jantung. Namun kelainan ini dapat terjadi juga pada pembuluh darah di bagian tubuh yang lain, dalam hal ini adalah penis. Sumbatan yang terjadi pada penis mengakibatkan ereksi tidak maksimal karena kurangnya asupan darah ke penis.

Banyak penelitian yang dilakukan untuk memperbaiki yang diakibatkan oleh tersumbatnya pembuluh darah penis ini. Salah satunya adalah dengan stent arteri pada penis. Stent adalah semacam cincin yang dapat dimasukkan ke dalam pembuluh darah dan memperbesar rongga pembuluh darah. Jika rongga pembuluh darah mengecil dan tersumbat oleh plak lemak, dengan dimasukkannya stent, maka rongga pembuluh darah dapat diperbesar. Hal ini pada akhirnya akan menyebabkan perbaikan aliran darah penis dan mengurangi keluhan pasien yang mengalami impoten.

Namun Stent arteri bukanlah jawaban untuk semua kasus impoten. Umumnya pasien yang dapat dibantu dengan prosedur ini adalah pasien dengan area pembuluh darah tersumbat yang kecil. Selain itu, karena variasi pembuluh darah penis yang cukup rumit, operator yang melakukan tindakan ini lebih baik dilakukan oleh operator yang berpengalaman. Selain itu, perlu dicari terlebih dahulu penyebab impoten pada pasien dengan pasti, karena masih banyak penyebab yang lain, seperti gangguan neurogenik, penggunaan obat, merokok atau proses gangguan psikologis. Konsultasikan dengan dokter secara jelas dan cobalah untuk memakan makanan yang sehat agar terhindar dari timbunan plak di pembuluh darah.

Gagah Kembali dalam 3 Hari Saja!

Jika Anda mengalami penyakit Impoten atau Ejakulasi Dini segerakan Konsultasi dengan Dokter yang sudah berpengalaman hanya di Klinik Lelaki GRATIS.

Narkoba Berakibat Impoten

impoten

Ada yang beranggapan bahwa narkoba dapat meningkatkan kinerja seksual. Seperti saat memakai sabu-sabu akan sangat merasa bersemangat tapi itu hanyalah sesaat. Akibatnya pun bisa terkena impoten bahkan lebih bahaya lagi terkena HIV.

Impoten atau disfungsi ereksi adalah suatu gangguan yang dimana tidak mampunya mempertahankan ereksi pada penis.

Pada umumnya impoten disebabkan oleh dua faktor. Faktor psikologi contohnya seperti stress, cemas, tertekan, dan ketakutan. Dan juga faktor fisik contohnya seperti penyakit diabetes, hipertensi, obesitas, bahkan karena penyalahgunaan narkoba.

Menurut pakar kesehatan, narkoba adalah psikotrapika yang biasa digunakan untuk membius pasien saat akan operasi atau untuk obat-obatan penyakit tertentu. Namun sekarang banyak orang yang menyalahgunakannya diluar batas dosis.

Sabu-sabu bisa merangsang salah satu sistem saraf yang dapat mengatur orgasme. Faktanya ini dijadikan patokan untuk urusan seksual. Maka narkoba jenis ini bisa meningkatkan pelepasan dopamine dalam otak. Dopamine adalah neurotransmiter yang bersifat merangsang, maka bila dirangsang akan merasa lebih perkasa.

Namun yang harus diingat, pengaruhnya itu ada batasnya. Bila diukur dari jangka waktu panjang narkoba dapat menghancurkan urusan seksual daripada memperbaiki. Maka mitos dari narkoba dapat meningkatkan gairah seksual itu salah, bahkan narkoba dapat menyebabkan impoten.

Ekstasi pada umumnya berefek pada sistem saraf simpatis. Pengguna ekstasi biasanya meminum obat anti disfungsi ereksi agar bisa melakukan hubungan seksual. Jika tidak biasanya akan merasa tidak kuat di tengah-tengah permainan, bahkan bila berlangsung terus menurus akan mengakibatkan impoten.

Heroin dampaknya akan mengakibatkan euforia, namun dampak negatif lainnya juga dapat memperburuk fungsi seksual. Karena heroin dapat menghambat fungsi hormon seksual, menurunkan kadar testosteron, dorongan yang tinggi akan seksual, menghambat ejakulasi, dan lama kelamaan bisa mengakibatkan impoten.

Dalam jangka menengah narkoba dapat memancing masuknya berbagai penyakit seksual. Yang dapat membuat penggunanya kehilangan kontrol akan perilaku seksualnya. Dengan tanpa kontol, pengguna akan melakukan hubungan seksual tanpa memikirkan resikonya yang dapat menyebabkan penyakit menular seksual seperti HIV/AIDS atau hepatitis c.

Bila anda ingin mengatasi impoten, anda bisa berkonsultasi dengan dokter profesional di kliniklelaki.com melalui nomer telpon hotline yang tertera pada halaman depan situs ini.

Sumber :

http://id.wikipedia.org

http://mayoclinic.org

Bisa juga baca :

https://kliniklelaki.com/jenis-obat-penyebab-impoten/

Gagah Kembali dalam 3 Hari Saja!

Jika Anda mengalami penyakit Impotensi atau Ejakulasi Dini segerakan Konsultasi dengan Dokter yang sudah berpengalaman hanya di Klinik Lelaki GRATIS.

Obat Hipertensi Bisa Menyebabkan Impoten

Impotensi & Ejakulasi Dini, Klinik Lelaki

Hipertensi atau biasa disebut dengan tekanan darah tinggi merupakan penyakit kardiovaskular yang biasa terjadi pada pria atau wanita. Pada pria pengobatan gejala hipertensi dapat menimbulkan masalah seksual seperti impoten dan ejakulasi dini.

Impoten atau disfungsi ereksi adalah suatu gangguan yang dimana tidak mampu mempertahankan ereksi pada penis.

Pada umumnya impoten dapat disebabkan oleh dua faktor. Faktor psikologi contohnya seperti stress, tertekan, cemas, dan ketakutan. Dan juga disebabkan oleh faktor fisik contohnya seperti penyakit diabetes, obesitas, jantung, dan hipertensi.

Gejala hipertensi biasanya tidak terdeteksi sampai penderita melakukan pemeriksaan secara menyeluruh. Hipertensi dapat menyebabkan resiko kesehatan pada pembuluh darah dan dapat mengakibatkan penyakit serius seperti jantung dan stroke bahkan bisa menyebabkan impoten.

Dengan keadaan seperti ini biasanya kebanyakan orang langsung membeli obat di apotik tanpa resep dokter. Dan tanpa sadar bahwa obat yang dibeli di apotik tanpa resep dokter berbahan kimia bahkan bisa mengakibatkan disfungsi ereksi.

Tapi obat yang digunakan untuk hipertensi pun bisa merusak fungsi seksual dan menyebabkan impoten. Ada beberapa jenis obat hipertensi yang dapat menyebabkan disfungsi ereksi.

  • Amlodipine

Amlodipine obat untuk mengatasi hipertensi dan juga bisa membantu mengatasi masalah angin duduk, amlodipine dapat dikonsumsi dengan obat jenis lain.

Cara kerja obat ini adalah melemaskan dan melebarkan dinding diameter pada pembuluh darah. Namun memliki efek yang akan memperlambat aliran darah ke penis dan mengurangi tekanan darah pada pembuluh.

  • Beta blockers

Jenis obat ini mampu mempengaruhi bagian pembuluh darah yang ada disekitar arteri yang dapat mengencangkan dan mengendorkan penis. Sistem saraf ini juga berfungsi untuk menghambat aliran sperma.

  • Diuretik

Obat ini biasa juga disebut pil air yang dapat menggangu intensitas darah yang mengalir ke penis sehingga sulit untuk ereksi. Diuretik juga dikenal dengan tingkat seng lebih rendah yang dapat mengganggu produksi testosteron.

Selain itu ada juga obat hipertensi yang tidak menyebabkan impoten.

  • ACE inhibitor
  • Angiotensin II receptor blocker
  • Alpha blocker
  • Calcium channel blockers

Itulah penyebab dari obat hipertensi sendiri, tetapi ada pula jenis obat hipertensi yang tidak menyebabkan disfungsi ereksi.

Tapi bila anda ingin mengatasi impoten, anda bisa berkonsultasi dengan dokter profesional di kliniklelaki.com melalui nomer telpon hotline yang tertera pada halaman depan situs ini.

Sumber :

http://id.wikipedia.org

http://mayoclinic.org

Bisa juga baca :

https://kliniklelaki.com/hipertensi-bisa-sebabkan-impoten/

Gagah Kembali dalam 3 Hari Saja!

Jika Anda mengalami penyakit Impotensi atau Ejakulasi Dini segerakan Konsultasi dengan Dokter yang sudah berpengalaman hanya di Klinik Lelaki GRATIS.

Impoten Ternyata Beresiko Penyakit Jantung

impoten

Namun bila anda terkena impoten yang akan menyebabkan sulitnya berhubungan seksual. Rupanya kondisi tersebut dapat menyebabkan masalah pula pada jantung. Bagaimana kaitannya tersebut ?

Impoten atau disfungsi ereksi adalah suatu gangguan yang dimana tidak mampunya mempertahankan ereksi pada penis.

Pria dengan masalah impoten ternyata beresiko juga terkena gangguan penyakit kardiovaskular yang dimana suatu kondisi dapat menyebabkan terjadinya gangguan jantung dan pembuluh darah. Terlebih bagi pria yang berusia lebih dari 40 tahun dan menderita impoten memiliki resiko lebih besar terkena penyakit jantung dalam 10 tahun kedepan.

Ternyata para ahli percaya bahwa impoten dapat dijadikan tanda adanya masalah pada jantung yang disebabkan gangguan pada lapisan pembuluh darah (Disfungsi Endotelium) dan otot polos. Disfungsi endotelium menyebabkan menghambatnya aliran darah menuju jantung dan penis.

Mengapa keduanya berkaitan ?

Baik impoten dan penyakit jantung sama-sama berkaitan dengan masalah pada peredaran darah. Maka, biasanya orang yang menderita penyakit jantung juga akan memiliki masalah pada ereksinya.

Seperti yang dijelaskan peneliti, sulitnya ereksi salah satunya disebabkan oleh aterosklerosis. Aterosklerosis merupakan kondisi dimana pembuluh darah menyempit atau mengeras karena menumpuknya plak.

Menumpuknya plak pada arteti koroner dapat menyebabkan nyeri dada (angina) atau serangan jantung. Sementara itu, menumpuknya plak pada arteri yang menuju ke penis dapat menyebabkan sulitnya ereksi. Maka jika diabaikan tanpa pengobatan dan gaya hidup sehat, masalah ini dapat menyebar sampai ke arteri koroner pada jantung.

Seberapa besar kemungkinannya ?

Sebuah penelitian di Australia mengatakan bahwa pria yang mengalami masalah disfungsi ereksi memungkinkan mengalami gagal jantung delapan kali lebih besar daripada pria sehat.

Selain itu, kemungkinan terkena penyakit jantung hingga mencapai 60% dan kemungkinan meninggal dunia karena penyakit lainnya dua kali lipat dari pria yang menderita impoten.

Bagaimana mencegahnya ?

Bagi anda yang mempunyai masalah disfungsi ereksi jangan cemas terlebih dahulu. Sebab, disfungsi ereksi bukan berarti anda divonis terkena jantung. Anda masih bisa mencegah dengan berbagai cara seperti menjaga pola dan gaya hidup yang sehat, menjaga berat badan supaya idela, rutin berolah raga, dan berhenti merokok.

Selain itu, anda bisa berkonsultasi dengan dokter profesional di kliniklelaki.com melalui nomer telpon hotline yang tertera pada halaman depan situs ini.

Sumber :

http://id.wikipedia.org

http://mayoclinic.org

Bisa juga baca :

https://kliniklelaki.com/hipertensi-bisa-sebabkan-impoten/

Gagah Kembali dalam 3 Hari Saja!

Jika Anda mengalami penyakit Impotensi atau Ejakulasi Dini segerakan Konsultasi dengan Dokter yang sudah berpengalaman hanya di Klinik Lelaki GRATIS.