5 Tradisi Jepang yang Berhubungan dengan Seks

tradisi jepang seks
©Wikipedia

Jepang merupakan salah satu negara yang memiliki banyak tradisi salah satunya adalah tradisi Jepang yang berhubungan dengan seks. Mulai dari tradisi Honen Matsuri hingga Kanamara Matsuri, dibalik tradisi seks ini ternyata memiliki makna dibaliknya, simak artikel ini!

Di Jepang seks bukan lagi hal yang tabu malah sudah menjadi hal lumrah untuk dibicarakan oleh semua kalangan. Selain itu, pada budaya Jepang juga menganggap bawah seks adalah sesuatu yang suci atau luhur, banyak tradisi berhubungan dengan seks dari negara ini.

Meskipun seks di Jepang tidak seterbuka di negara-negara barat, akan tetapi bercinta dianggap sebagai lambang kesuburan oleh masyarakat di Jepang. Dari banyaknya tradisi bercinta dari negara ini kali ini Klinik Lelaki hanya akan membahas 5 tradisi yang populer saja.

klinik lelaki

5 Tradisi Jepang Tentang seks

Jepang merupakan salah satu negara maju serta beradab, akan tetapi ternyata pada negara ini masih ada tradisi seks yang unik dan tentu terbilang nyeleneh. Apa saja tradisi tersebut? Berikut di bawah ini klinik lelaki merangkumnya dari berbagai sumber.

1. Honen Matsuri

Pada dasarnya bahwa tradisi honen matsuri ini adalah festival panen yang diadakan oleh warga di daerah Komaki, Jepang. Biasanya tradisi ini akan diadakan setiap tanggal 15 Maret, untuk panennya tidak hanya harus dari hasil pertanian saja bisa dari hewan ternak, dan uang.

Hal paling unik dari tradisi ini adalah akan adanya di arak patung berbentuk penis kecil atau di sebut sebagai Mikoshi. Mungkin Anda bertanya-tanya kenapa harus patung penis yang diarak? Ternyata hal ini memiliki filosofi bahwa penis merupakan simbol kesuburan.

2. Kuil Payudara

Pada beberapa daerah di Jepang ternyata memiliki kuil yang unik, yaitu kuil payudara wanita. Umumnya jimat atau patung payudara ini akan di pampang di depan halaman kuil, Mungkin hal ini terasa aneh khususnya bagi Anda.

Ternyata payudara ini bukan asal di tempel atau di pajang, ternyata memiliki makna di balik itu. Payudara yang dipajang dikaitkan dengan dewi welas asih di mitologi Jepang yaitu Kannon. Konon ketika memuja sang dewi ini akan memberikan berkah berupa kelahiran yang mudah

3. Tradisi Jepang Tentang Seks Onda Matsuri

Onda matsuri atau jika di artikan adalah festival sawah ternyata memiliki beberapa hal yang berkaitan dengan seks. Festival unik ini diadakan pada Minggu pertama di bulan Februari, festival Onda matsuri juga merupakan salah satu festival tertua di Jepang.

Ketika festival ini berlangsung biasanya akan diadakan sebuah ritual seks publik bertempat di kuil Asuka-ni-imasu. Ritual seks ini dipercayai dapat memberikan keberuntungan perjodohan, serta ke hamilan.

4. Konsei Matsuri

Tradisi jepang yang berkaitan dengan seks selanjutnya adalah Konsei Matsuri. Festival ini terbilang paling unik yaitu wanita di daerah sana menaiki ukiran patung yang berbentuk seperti penis pria, untuk pesertanya yaitu wanita yang menginginkan jodoh atau anak.

Festival ini biasanya di adakan setiap tanggal 29 April bertempat di Osawa Hot Spring. Para wanita yang mengikuti festival ini akan melakukan ritual mencuci patung penis dengan berat 150 Kg dan panjangnya 1,4 meter.

5. Kanamara Matsuri

Tradisi terakhir yang sangat unik juga dari negara Jepang ini adalah Kanamara Matsuri. Kanamara Matsuri jika diartikan yaitu dewa penis besi besar, biasanya festival unik ini akan di adakan pada bulan April di Minggu pertamanya.

Patung penis berukuran besar ini dianggap sebagai perlawanan terhadap kekuatan jahat. Cerita di balik tradisi ini konon, vagina wanita dirasuki oleh iblis jahat lalu wanita tersebut meminta pada pandai besi untuk membuat patung penis sebagai pengusir iblis.

Jepang merupakan negara dengan sejuta cerita baik dari segi perkembangannya yang pesat atau bahkan dari segi tradisi tradisionalnya. Sebenarnya masih banyak tradisi di Jepang yang berkaitan dengan seks lainnya selain 5 contoh di atas.

Referensi:
Merdeka.com, kumparan.com, baliberkarya.com, id.wikipedia.org

Tinggalkan Balasan