6 Mitos Sperma dan Fakta Sebenarnya

mitos sperma

mitos sperma

Banyak pria dan wanita termakan dengan mitos sperma, oleh karena itu agar tidak salah kaprah simak artikel ini!

Sperma adalah sel yang dikeluarkan oleh penis setiap kali seorang pria melakukan ejakulasi. Seperti yang mungkin sudah Anda tahu, sperma pria yang membuahi sel telur bisa menyebabkan kehamilan. Namun, banyak kabar menyesatkan soal  mitos sperma yang beredar tanpa bukti ilmiah atau penjelasan yang memadai.

klinik lelaki

Berikut ini 6 mitos sperma yang perlu Anda ketahui:

1. Sperma tidak bertahan lama setelah ejakulasi

Fakta sebenarnya: lama hidup sperma tergantung pada tempat dikeluarkannya sperma. Jika sperma dihasilkan saat penetrasi dalam vagina, sekitar tiga sampai lima hari ke depan sperma masih dapat bertahan hidup. Namun, tidak demikian bila sperma dihasilkan di luar tubuh. Hanya dalam hitungan menit sperma sudah bisa mati karena faktor lingkungan yang tidak mendukung.

2. sperma menempel di kulit bisa buat hamil

Fakta sebenarnya: Sperma yang masih basah dan menempel pada kulit tidak serta-merta terserap ke pori-pori kulit hingga menimbulkan kehamilan. Intinya, kecil kemungkinan sperma untuk dapat bertahan hidup di atas permukaan kulit. Karena itu, sperma yang menempel di kulit wanita tidak akan menyebabkan kehamilan.

3. Semakin kental sperma semakin subur juga untuk pembuahan

Fakta sebenarnya: kekentalan air mani bukanlah tolak ukur pasti untuk menilai tingkat kesuburan sperma untuk membuahi. Sebab bagaimana pun tekstur sperma yang dihasilkan saat ejakulasi, nantinya tetap membutuhkan bantuan dari sistem reproduksi wanita untuk bergerak mencapai sel telur.

4. Menelan sperma pria bisa bikin hamil

Fakta sebenarnya: Kehamilan hanya bisa terjadi ketika sel telur dibuahi langsung oleh sperma melalui proses penetrasi. Artinya, sperma harus masuk terlebih dahulu ke dalam rahim melalui vagina, baru kemudian bertemu sel telur untuk menghasilkan pembuahan. Ketika menelan sperma, sperma akan masuk ke sistem pencernaan dan tidak akan nyasar ke sistem reproduksi.

5. Setiap sel sperma pasti sehat

Fakta sebenarnya:  Ibarat kondisi tubuh yang bisa jadi sakit sewaktu-waktu, sel sperma pria pun demikian. Agar dapat bergerak dengan lancar mencapai sel telur, sperma harus dalam kondisi prima tanpa cacat sedikit pun. Sayangnya, kadang ada satu atau beberapa bagian sperma yang tidak mendukung.

Entah itu kepala yang tidak sempurna, bentuk ekor yang aneh, hingga bagian tubuh yang tidak lengkap. Kesemua hal ini yang akan menyulitkan perjalanan sperma pria dalam mencapai sel telur.

6. cairan praejakulasi tidak mengandung sperma

Fakta sebenarnya: Saat terangsang dengan intens, pria akan menghasilkan cairan praejakulasi atau precum. Cairan ini biasanya berfungsi sebagai pelumas. Cairan ini sering dianggap tidak memiliki kandungan sperma dan tidak ada kemungkinan sebabkan pembuahan. Namun, sebuah penelitian mengungkapkan, sampel precum masih mengandung sperma yang sehat.

Itu tadi beberapa mitos tentang sperma, semoga dengan artikel ini Anda tidak salah paham lagi dengan mitos ini.

Berpotensi Gagah Kembali dalam 3 Hari Saja!

Jika Anda mengalami penyakit Impotensi atau Ejakulasi Dini segera tanya dengan Dokter yang sudah berpengalaman hanya di Klinik Lelaki GRATIS.

Tinggalkan Balasan