7 Tanda-tanda Impotensi Pada Pria

7 tanda-tanda impotensi, klinik lelaki

7 tanda-tanda impotensi, klinik lelaki

Impotensi adalah ketidakmampuan seorang pria mempertahankan ereksi yang optimal untuk bisa melangsungkan hubungan intim dengan pasangannya. Setiap pria, umumnya pernah sekali atau lebih dalam hidupnya mengalami masalah gangguan ereksi. Sebab itu, dalam kesempatan ini Klinik Lelaki Indonesia ingin berbagi kepada Anda semua untuk mengenali 7 tanda-tanda impotensi pada pria.

Gangguan impotensi yang bisa Anda kenali, tanda-tanda impotensi adalah sebagai berikut:

1. Kurang Percaya Diri.

Biasanya pria yang mengalami gangguan ereksi sudah jelas akan mengalami fenomena kurang percaya diri. Pria yang kurang percaya diri biasanya akan merasa malu ketika diajak bercinta, atau bahkan cenderung hanya diam saja dan kurang aktif ketika melakukan pemanasan sebelum bercinta. Selain itu biasanya juga pria yang kurang percaya diri akan lebih mudah mengalami stres, dan tentunya hal ini juga akan memicu terjadinya disfungsi ereksi. Namun, bila impotensi dapat teratasi dengan baik, maka tingkat percaya diri pria, terutama performa di ranjang akan meningkat dengan signifikan.

2. Selalu Menghindari Bercinta.

Selain kurang percaya diri, seorang pria mengalami impotensi, akan cenderung menghindari untuk berhubungan intim dengan pasangannya. Dikarenakan takut tidak mampu memuaskan pasangannya, atau tidak mampu memiliki penis dengan ereksi yang optimal untuk bisa melakukan penetrasi dengan maksimal tentunya. Bila Anda sebagai pasangan pria yang selalu menolak ataupun menghindar untuk bercinta, ada baiknya dikomunikasikan dengannya kemungkinan ia menderita disfungsi ereksi yang juga menurunkan tingkat percaya diri serta performa di ranjang.

3. Mudah Stres.

Dikarenakan memiliki ereksi penis yang kurang atau bahkan kurang keras, tentu pria ini akan sulit atau jarang melakukan hubungan seks. Hal ini akan menimbulkan rasa kurang bahagia dan tidak puas dalam hidupnya. Terlebih lagi seks itu membuat bahagia dengan pengaruh hormon kebahagiaan yang keluar ketika pria mengalami orgasme dan ejakulasi, sehingga akan menimbulkan emosi positif dan membuat pria lebih bahagia tentunya. Akibat impotensi, seorang pria menjadi jarang atau bahkan tidak bisa melakukan hubungan seks sama sekali, sehingga pria tersebut akan mudah stres, dimana ini adalah satu dari tanda-tanda impotensi pada pria.

4. Kurang Bergairah.

Kurang bergairah bisa jadi karena kondisi fisik misal dalam keadaan kurang sehat, atau bahkan karena memang faktor penuaan misal akibat turunnya kadar hormon seks pria, yaitu Iyang menyebabkan penurunan libido atau gairah seksual. Pria impoten bisa saja mengalami gangguan kurang libido, atau sebaliknya kurang bergairah akibat masalah fisik, atau gangguan hormonal bisa menjadi pria jatuh dalam kondisi impoten. Kondisi kurang bergairah atau turunnya libido seks pria, sebaiknya memang tidak dibiarkan begitu saja, sebaiknya segera dikonsultasikan kepada dokter dan segera diobati bila sudah ada gejala impotensi.

5. Ereksi Kurang Keras.

Salah satu dari tanda yang paling penting diketahui dari kondisi penis pria yang mengalami impotensi, adalah ereksi yang kurang keras atau melunak sehingga sulit untuk melakukan penetrasi ketika hendak memulai bercinta. Selain itu gejala penis yang kurang keras, biasanya adalah ketika henda memulai hubungan intim, dibantu dengan tangan untuk memasukkan ke dalam vagina pasangannya. Tanda ereksi kurang keras ini sebaiknya tidak dibiarkan begitu saja hingga akan berujung pada impotensi yang semakin berat hingga berujung pada ereksi yang bisa mati total dan sulit untuk diobati oleh profesional medis.

6. Ereksi Mudah Loyo.

Awalnya mungkin ereksi penis penderita impotensi bisa jadi keras dan optimal, namun tidak lama kemudian akan loyo kembali, atau bahkan hilang sama sekali ereksinya. Bila berhasil memulai hubungan seks, biasanya penderita ini akan mengalami fenomena Mati Tengah Jalan (MTJ) sehingga menyebabkan penis tergelincir keluar begitu saja kala bercinta, atau bahkan bisa disertai juga dengan gejala ejakulasi dini dan penis akan kembali dalam kondisi lemas (flasid). Normalnya seorang pria bisa mengendalikan kapan ia hendak ereksi, hingga terjadinya proses ejakulasi saat bercinta, namun tidak pada pria yang menderita disfungsi ereksi, dimana terjadi kesulitan mempertahankan ereksi yang optimal.

7. Sulit atau Tidak Bisa Ereksi.

Kesulitan mendirikan ereksi, meski memiliki libido yang cukup atau bahkan tinggi, adalah salah satu gejala atau tanda-tanda impotensi pada pria yang tidak boleh diremehkan begitu saja. Pada pria dengan lanjut usia, hal ini akan bertambah risikonya sesuai dengan pertambahan umur. Namun, impotensi stadium berat yang dibiarkan begitu saja tanpa diobati, bisa mengalami fase mati total atau tidak bisa ereksi sama sekali, atau bisa jadi tidak bisa atau sedikit sekali ereksi yang didapat, dikarenakan kemungkinan Anda sudah membiarkan begitu saja kondisi impotensi yang dialami dalam waktu yang cukup lama, ditambah juga dengan kemungkinan riwayat kesehatan yang memburuk dan tidak terkontrol oleh dokter dan pengobatan yang optimal.

Setelah Anda tahu tanda-tanda impotensi pada pria melalui penjabaran yang telah kami sampaikan diatas, sebaiknya bila Anda menemui satu atau lebih dari tanda-tanda diatas dan sudah berlangsung lebih dari 1 bulan, segeralah hubungi nomor hotline Klinik Lelaki Indonesia di 0811-9120-155 melalui panggilan telepon atau melalui media chat Whatsapp untuk mendapatkan solusi sementara atas impotensi atau disfungsi ereksi yang Anda alami, atau segera buat janji dengan dokter kami untuk berkonsultasi dan berobat langsung untuk mendapatkan potensi gagah kembali dari impotensi hanya dalam 3 hari saja. Jangan pernah untuk mempertimbangkan mengobati sendiri dengan konsumsi obat kuat yang dapat dibeli di Apotek terdekat dengan segala efek samping yang merugikan hingga mematikan, atau bahkan membiarkan kondisi impotensi Anda begitu saja hingga berkomplikasi pada ereksi yang mati total dan tidak bisa diobati sama sekali.

Tinggalkan Balasan