9 Fakta Menarik Vagina yang Wajib Anda Ketahui

fakta vagina

Setelah kemarin membahas fakta menarik dari penis kali ini klinik lelaki akan membahas 9 fakta menarik dari Vagina yang mungkin belum Anda ketahui. Simak ulasannya di artikel ini!

Berbincang soal vagina dianggap tabu sering kali identik dengan sesuatu yang bernuansa seks. Padahal, bagian tubuh ini bukan hanya organ pemuas seks semata. Vagina memiliki berbagai keunikan dan fakta menarik yang mungkin Anda tak pernah sadari.

Pengetahuan yang salah mengenai organ ini dapat menyebabkan perlakuan yang tidak tepat pada organ seksual sehingga menyebabkan iritasi, bahkan hal-hal berbahaya dapat timbul akibat perlakuan yang salah ini.

Baca juga: 4 Posisi Bercinta yang Disukai Wanita

Untuk itu Anda perlu tahu fakta menarik mengenai vagina agar tidak memberikan perlakuan yang salah pada organ intim satu ini

klinik lelaki

Berikut ini 10 fakta menarik dari vagina:

1. Derajat keasamaan (pH) vagina mirip dengan keasaman wine, tomat, atau bir

Vagina memiliki pH rata-rata 4 (3,8-4,5). Jika pH ini berubah, keseimbangan flora normal (jamur dan bakteri) di dalamnya akan terganggu, sehingga memicu keputihan yang tidak normal. Untuk mencegahnya, cukup cuci vagina dengan air bersih dari arah depan ke belakang. Hindari mencuci vagina dengan produk-produk yang mengandung pewangi, gel, atau antiseptik.

2. Vagina dapat membersihkan dirinya sendiri

Mekanisme pembersihan vagina dirasakan sebagai keputihan. Melalui keputihan, sel-sel mati dan kuman-kuman berbahaya dikeluarkan, sehingga vagina tetap bersih dan bebas infeksi. Keputihan yang normal berwarna bening hingga putih keruh, dan menjadi kekuningan jika menempel pada pakaian dalam. Keputihan jenis ini pun tidak berbau dan tidak menyebabkan rasa gatal.

3. Masa subur bisa diketahui dari ciri lendir vagina yang keluar

Ada perbedaan antara lendir vagina yang keluar saat masa subur dan saat Anda mengalami stimulasi seksual. Ketika masa subur, lendir vagina berasal dari serviks, sehingga disebut juga lendir serviks. Lendir ini berwarna bening serta lengket dan berfungsi untuk melancarkan jalan sel sperma menuju sel telur. Sedangkan lendir vagina yang keluar saat mengalami stimulasi seksual berasal dari kelenjar dan dinding vagina. Lendir yang juga berwarna bening ini kerap membasahi celana dalam karena posisinya lebih di bawah serviks. Untuk membedakannya, larutkan lendir ke dalam segelas air. Lendir serviks akan menggumpal membentuk bola dan tenggelam ke dasar gelas karena tidak dapat larut dalam air, sedangkan lendir vagina akan larut dalam air.

4. Vagina menghasilkan lendir

Rata-rata, wanita usia subur akan menghasilkan lendir vagina sebanyak 1,5 gram per 8 jam (1 gram = ¼ sendok teh). Jumlah ini mencapai puncaknya ketika masa subur, yaitu mencapai 2 gram. Produksi lendir ini pun akan meningkat saat Anda mengalami stimulasi seksual.

5. Bau vagina tiap wanita berbeda-beda

Bau vagina sangat bersifat individual. Baunya dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti bakteri dan jamur yang normalnya ada di dalam vagina, makanan yang dikonsumsi, jenis bahan pakaian dalam yang dikenakan, kebersihan pribadi, jumlah keringat, dan lendir yang dihasilkan oleh kelenjar di vagina.

6. Vagina bisa kendur seiring dengan bertambahnya usia

Usia, perubahan hormonal, kehamilan, melahirkan, faktor genetik, bahkan gravitasi dapat mengendurkan otot-otot vagina. Untuk mencegahnya, Anda dapat melakukan senam Kegel, menjaga berat badan pada rentang normal, menjaga jangan sampai mengalami sembelit, serta tidak merokok.

7. Tak hanya penis, vagina pun dapat memanjang

Vagina dikelilingi oleh otot-otot yang berbentuk cincin dan berlekuk. Karenanya, vagina dapat memanjang dan melebar bila diperlukan. Saat istirahat, vagina wanita dewasa memiliki diameter sekitar 6,4-7,6 cm dan panjang sekitar 8-9 cm. Ukuran ini dapat membesar hingga dua kali lipat saat seorang wanita berhubungan intim atau melahirkan.

8. Ada banyak area di dalam vagina yang bisa memberikan kenikmatan seksual

Pusat kenikmatan seksual pada wanita tak hanya terletak di zona G-spot atau Grafenberg spot, yang terletak 5-7 cm dari mulut vagina. Para pakar menemukan area lain yang disebut dengan A-spot, yang berada di forniks anterior vagina atau beberapa sentimeter di atas G-spot. Sebagian orang pun bisa mendapatkan kenikmatan seksual melalui perangsangan pada bibir dan mulut vagina, serta serviks.

9. Vagina juga bisa kentut

Pernah kentut dari vagina? Jika ya, tak perlu khawatir sebab itu hal yang normal. Proses yang disebut dengan queefing ini terjadi jika banyak udara masuk ke dalam vagina, seperti misalnya saat berhubungan intim. Berbeda dengan kentut yang dikeluarkan melalui anus, kentut dari vagina tidak berbau karena tak mengandung sisa metabolisme makanan maupun bakteri usus.

Berpotensi Gagah Kembali dalam 3 Hari Saja!

Jika Anda mengalami penyakit Impotensi atau Ejakulasi Dini segerakan Konsultasi dengan Dokter yang sudah berpengalaman hanya di Klinik Lelaki GRATIS.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *