KLINIK LELAKI INDONESIA Solusi Kesehatan Pria Sejak 2010

Gonore Bisa Bikin Buah Zakar Membesar!

Kenali Penyebab dan Tanda Gonore yang Menyerang!

Ilustrasi gonore bisa bikin testis membesar dan bengkak

Gonore tidak hanya bisa bikin keluar cairan dari penis atau rasa perih saat buang air kecil. Jika tidak segera ditangani, infeksinya juga dapat menyebar dan menyebabkan peradangan pada bagian di sekitar testis. Akibatnya, buah zakar dapat terasa nyeri, bengkak, atau tampak membesar.

Kondisi tersebut dapat terjadi ketika bakteri Neisseria gonorrhoeae, penyebab gonore, memicu peradangan pada epididimis, yaitu saluran kecil yang berada di belakang testis. Peradangan ini disebut epididimitis dan pada beberapa kasus dapat melibatkan testis sehingga disebut epididimo-orkitis.

Mengapa Gonore Bisa Menyebabkan Buah Zakar Bengkak?

Gonore merupakan infeksi menular seksual yang dapat menyerang saluran reproduksi dan saluran kemih. Pada pria, bakteri dapat menginfeksi uretra dan menyebabkan keluhan seperti nyeri saat buang air kecil serta keluarnya cairan putih, kuning, atau kehijauan dari penis.

Jika infeksi berkembang, peradangan dapat menjalar ke epididimis. Karena epididimis terletak sangat dekat dengan testis, peradangan di area tersebut dapat menyebabkan skrotum terasa nyeri dan membengkak. Pada sebagian kasus, peradangan juga dapat melibatkan jaringan testis.

Jadi, ketika seseorang mengatakan bahwa “buah zakarnya membesar karena gonore”, yang terjadi sebenarnya bukan bakteri membuat ukuran testis bertambah secara langsung. Pembengkakan tersebut lebih berkaitan dengan proses peradangan dan penumpukan cairan di sekitar jaringan yang terinfeksi.

Apa Saja Gejalanya?

Pembengkakan akibat epididimitis biasanya dapat muncul pada salah satu sisi skrotum. Gejala yang dapat menyertai antara lain:

  • Nyeri pada testis atau skrotum.
  • Skrotum terlihat membesar atau bengkak.
  • Testis terasa lebih sensitif ketika disentuh.
  • Kulit skrotum dapat terasa hangat atau tampak kemerahan.
  • Nyeri saat buang air kecil.
  • Keluar cairan tidak normal dari penis.
  • Rasa tidak nyaman pada bagian bawah perut atau selangkangan.
  • Pada kondisi tertentu dapat disertai demam.

CDC menjelaskan bahwa epididimitis akut umumnya menyebabkan nyeri dan pembengkakan pada salah satu sisi testis. Infeksi menular seksual seperti gonore dan klamidia merupakan salah satu penyebab penting pada pria yang aktif secara seksual.

Namun, tidak semua pembengkakan buah zakar disebabkan oleh gonore. Kondisi tersebut dapat memiliki berbagai penyebab sehingga pemeriksaan dokter diperlukan untuk mengetahui penyebab sebenarnya.

Apakah Buah Zakar Membesar Berarti Gonore Sudah Parah?

Belum tentu. Pembengkakan testis atau skrotum menunjukkan adanya proses yang perlu diperiksa, tetapi tingkat keparahannya tidak dapat ditentukan hanya dari ukuran bengkaknya.

Dokter perlu melihat gejala lain, melakukan pemeriksaan fisik, dan bila diperlukan melakukan pemeriksaan laboratorium. Pada dugaan epididimitis yang berhubungan dengan infeksi menular seksual, pemeriksaan untuk Neisseria gonorrhoeae dan Chlamydia trachomatis dapat dilakukan menggunakan tes NAAT. Untuk pria, urine merupakan salah satu spesimen yang dapat digunakan untuk pemeriksaan tersebut.

Dalam kondisi tertentu, dokter juga dapat mempertimbangkan pemeriksaan ultrasonografi skrotum, terutama jika terdapat keraguan terhadap diagnosis atau perlu menyingkirkan kondisi lain.

Tonton juga video Dokter Rio di TikTok:
Kencing Nanah Bisa Bikin Buah Zakar Membesar!

Hati-Hati, Nyeri Testis Mendadak Bisa Berbeda Penyebab

Satu hal yang sangat penting: jangan langsung menganggap semua nyeri dan pembengkakan testis sebagai gonore.

Nyeri testis yang muncul secara tiba-tiba dan sangat berat dapat menjadi tanda torsio testis. Pada kondisi ini, testis dapat mengalami puntiran pada korda spermatika sehingga aliran darahnya terganggu. Torsio testis merupakan keadaan darurat yang membutuhkan penanganan segera.

Selain torsio, pembengkakan pada skrotum juga dapat disebabkan oleh trauma, hernia, hidrokel, tumor, infeksi lain, atau kondisi medis lainnya. Karena itu, pemeriksaan langsung sangat penting, terutama jika pembengkakan muncul mendadak atau disertai nyeri hebat.

Bagaimana Dokter Memastikan Penyebabnya?

Dokter biasanya akan menanyakan keluhan, riwayat hubungan seksual, kapan gejala mulai muncul, serta melakukan pemeriksaan pada penis, skrotum, dan testis.

Jika dicurigai gonore, dokter dapat melakukan pemeriksaan untuk mendeteksi bakteri penyebabnya. Pemeriksaan juga dapat mencakup infeksi menular seksual lainnya karena seseorang dapat mengalami lebih dari satu infeksi secara bersamaan.

Pada kasus epididimitis yang dicurigai berkaitan dengan gonore atau klamidia, pedoman CDC merekomendasikan evaluasi terhadap kedua infeksi tersebut. Pemeriksaan tambahan seperti kultur urine juga dapat dilakukan untuk membantu mengetahui kemungkinan bakteri lain dan sensitivitas terhadap antibiotik.

Apakah Pembengkakan Bisa Sembuh Setelah Gonore Diobati?

Jika pembengkakan memang disebabkan oleh infeksi gonore, pengobatan yang tepat terhadap infeksi dapat membantu mengatasi penyebabnya. Namun, jangan mengobati sendiri dengan membeli antibiotik secara sembarangan.

Pemilihan antibiotik harus disesuaikan dengan diagnosis, lokasi infeksi, kemungkinan penyebab lain, kondisi pasien, serta pedoman pengobatan yang berlaku. Masalah resistensi antibiotik pada N. gonorrhoeae juga menjadi perhatian dalam penanganan gonore.

Selain mendapatkan pengobatan, pasien dengan gonore perlu memperhatikan kemungkinan penularan kepada pasangan. Pasangan seksual juga mungkin membutuhkan pemeriksaan dan pengobatan. CDC menyarankan penderita epididimitis yang berkaitan dengan gonore atau klamidia untuk menghindari hubungan seksual sampai pasien dan pasangan telah mendapatkan penanganan dan gejalanya membaik.

Kapan Harus Segera ke Dokter?

Jangan menunda pemeriksaan jika muncul:

  • Buah zakar tiba-tiba membesar atau membengkak.
  • Nyeri testis yang berat atau muncul mendadak.
  • Testis terasa sangat sensitif.
  • Keluar cairan seperti nanah dari penis.
  • Nyeri atau rasa terbakar saat buang air kecil.
  • Demam disertai pembengkakan skrotum.
  • Keluhan tidak membaik setelah mendapatkan pengobatan.

Khusus untuk nyeri testis yang mendadak dan sangat berat, segera cari pertolongan medis karena torsio testis perlu segera disingkirkan.

Jangan Anggap Sepele Pembengkakan Buah Zakar

Gonore memang dapat berkaitan dengan pembengkakan dan nyeri pada testis melalui komplikasi seperti epididimitis atau epididimo-orkitis. Namun, pembengkakan buah zakar tidak otomatis berarti seseorang terkena gonore.

Jika muncul cairan tidak normal dari penis yang disertai nyeri atau pembengkakan testis, sebaiknya lakukan pemeriksaan medis sesegera mungkin. Semakin cepat penyebabnya diketahui, semakin cepat pula penanganan yang tepat dapat diberikan.

Jangan mencoba menebak penyebabnya hanya berdasarkan gejala dan jangan menggunakan antibiotik tanpa pemeriksaan atau anjuran tenaga kesehatan.

📢 Mengalami Keluhan Berbahaya pada Organ Vital atau Gejala Infeksi Menular Seksual?

Jangan biarkan rasa malu dan takut menghambat Anda untuk sembuh! Jika Anda mengalami gejala seperti keluar nanah saat buang air kecil, luka tanpa rasa sakit pada organ vital, rasa terbakar, atau ruam kulit—bisa jadi itu adalah indikasi infeksi menular seksual (IMS) seperti gonore (kencing nanah), klamidia, atau sifilis.

Infeksi ini membutuhkan penanganan antibiotik yang tepat dari tenaga medis profesional, bukan pengobatan asal-asalan yang justru bisa memperparah kondisi Anda.

Dapatkan layanan Konsultasi Online GRATIS bersama Klinik Lelaki Indonesia yang ditangani langsung oleh pakar kesehatan pria, Dokter Rio.

Privasi Anda dijamin aman 100% dan penanganan dilakukan secara profesional, cepat, dan rahasia.

👉 [Klik di Sini untuk Konsultasi Online Gratis dengan Dokter Rio di Klinik Lelaki Indonesia] (Hubungi Hotline kami sekarang!)

Baca juga: Tidak Sakit Bukan Berarti Bebas Gonore!