KLINIK LELAKI INDONESIA Solusi Kesehatan Pria Sejak 2010

Susah Ejakulasi Selama Berhubungan?

Susah Ejakulasi Selama Berhubungan? Kenali Penyebabnya!

Susah ejakulasi saat berhubungan dapat dipengaruhi oleh faktor fisik maupun psikologis sehingga perlu diketahui penyebabnya agar penanganan dapat dilakukan secara tepat.

Susah ejakulasi saat berhubungan seksual merupakan salah satu gangguan ejakulasi yang sering dialami pria, tetapi masih jarang dibicarakan karena dianggap memalukan. Kondisi ini ditandai dengan kesulitan atau membutuhkan waktu yang sangat lama untuk mencapai ejakulasi meskipun ereksi tetap baik dan rangsangan seksual sudah cukup. Susah ejakulasi selama berhubungan dapat dipengaruhi oleh faktor fisik maupun psikologis sehingga perlu diketahui penyebabnya agar penanganan dapat dilakukan secara tepat.

Dalam banyak kasus, pria itu sendiri mungkin cenderung menunda pengobatan atau meminimalkan penderitaan akibat situasi tersebut. Di lain waktu, ada harapan bahwa masalah ejakulasi akan hilang tanpa pengobatan yang tepat. Namun sayangnya, masalah seperti ejakulasi tertunda jarang hilang tanpa intervensi profesional. Bagi banyak pria, perasaan malu mencegah mereka mencari bantuan medis dan profesional.

Apa Itu Susah Ejakulasi?

Susah ejakulasi atau delayed ejaculation adalah kondisi di mana pria membutuhkan waktu stimulasi yang lebih lama untuk ejakulasi atau bahkan tidak dapat ejakulasi sama sekali. Pada sebagian kasus, pria tetap dapat mengalami orgasme tetapi membutuhkan waktu yang sangat lama. Pada kasus lain, ejakulasi bahkan tidak terjadi sama sekali (anejakulasi).

Gangguan ini berbeda dengan ejakulasi dini. Pada ejakulasi dini, air mani keluar terlalu cepat, sedangkan pada susah ejakulasi, proses keluarnya air mani justru memerlukan waktu yang lebih lama atau tidak terjadi.

Tanda-Tanda Susah Ejakulasi

Gejala yang dapat dialami antara lain:

  • Membutuhkan waktu sangat lama untuk ejakulasi saat berhubungan seksual.
  • Tidak dapat ejakulasi meskipun ereksi tetap baik.
  • Lebih mudah ejakulasi saat masturbasi dibandingkan saat berhubungan dengan pasangan.
  • Merasa lelah atau frustrasi karena hubungan seksual berlangsung terlalu lama.
  • Pasangan merasa tidak nyaman akibat durasi hubungan seksual yang berkepanjangan.

Jika kondisi tersebut terjadi berulang dan mengganggu kehidupan seksual, sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter.

Penyebab Susah Ejakulasi Saat Berhubungan

1. Faktor Psikologis

Masalah psikologis merupakan salah satu penyebab yang cukup sering ditemukan.

Contohnya:

  • Stres.
  • Gangguan kecemasan.
  • Depresi.
  • Konflik dengan pasangan.
  • Trauma seksual.
  • Kecemasan terhadap performa seksual.

Otak memiliki peran penting dalam proses orgasme sehingga gangguan psikologis dapat memengaruhi kemampuan ejakulasi.

2. Efek Samping Obat

Beberapa jenis obat dapat menyebabkan gangguan ejakulasi, misalnya:

  • Obat antidepresan tertentu.
  • Beberapa obat tekanan darah.
  • Obat antipsikotik.
  • Obat untuk gangguan kecemasan.

Apabila keluhan muncul setelah mengonsumsi obat tertentu, jangan menghentikan pengobatan tanpa berkonsultasi dengan dokter.

3. Gangguan Saraf

Ejakulasi melibatkan kerja sama antara otak, sumsum tulang belakang, dan saraf di sekitar organ reproduksi.

Gangguan seperti:

  • Cedera tulang belakang.
  • Neuropati diabetik.
  • Stroke.
  • Penyakit Parkinson.
  • Multiple sclerosis.

dapat mengganggu proses ejakulasi.

4. Diabetes Melitus

Diabetes yang tidak terkontrol dapat merusak saraf dan pembuluh darah sehingga mengganggu proses orgasme dan ejakulasi.

5. Gangguan Hormon

Penurunan kadar testosteron atau gangguan hormon lainnya dapat menyebabkan:

  • Libido menurun.
  • Ereksi kurang optimal.
  • Kesulitan mencapai orgasme.
  • Susah ejakulasi.

6. Operasi pada Area Panggul

Operasi prostat, kandung kemih, maupun tindakan di area panggul dapat memengaruhi saraf yang berperan dalam ejakulasi.

7. Konsumsi Alkohol Berlebihan

Alkohol dalam jumlah berlebihan dapat menurunkan sensitivitas saraf dan mengganggu fungsi seksual.

Apakah Susah Ejakulasi Berbahaya?

Susah ejakulasi selama berhubungan umumnya tidak mengancam nyawa. Namun, apabila dibiarkan, kondisi ini dapat menyebabkan:

  • Hubungan seksual menjadi kurang memuaskan.
  • Menurunnya kepercayaan diri.
  • Konflik dalam hubungan dengan pasangan.
  • Kesulitan memperoleh keturunan jika ejakulasi tidak terjadi.

Selain itu, keluhan ini juga dapat menjadi tanda adanya penyakit tertentu yang memerlukan penanganan.

Bagaimana Dokter Menentukan Penyebabnya?

Untuk mengetahui penyebab susah ejakulasi, dokter akan melakukan evaluasi berupa:

  • Wawancara mengenai riwayat kesehatan dan kehidupan seksual.
  • Pemeriksaan fisik.
  • Pemeriksaan organ reproduksi.
  • Pemeriksaan gula darah.
  • Pemeriksaan hormon testosteron bila diperlukan.
  • Pemeriksaan fungsi saraf sesuai indikasi.
  • Pemeriksaan penunjang lain berdasarkan kondisi pasien.

Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan penyebab utama sehingga terapi dapat diberikan secara tepat.

Tonton juga video Dokter Rio di TikTok:
Hubungan sampai 2 jam, kok suami belum keluar? Normal nggak?

Bagaimana Cara Mengatasi Susah Ejakulasi?

Penanganan bergantung pada penyebab yang mendasarinya.

Beberapa pilihan terapi antara lain:

  • Mengatasi penyakit kronis seperti diabetes.
  • Menyesuaikan obat apabila penyebabnya adalah efek samping obat (atas petunjuk dokter).
  • Terapi psikologis atau konseling bila berkaitan dengan faktor emosional.
  • Perbaikan pola hidup.
  • Terapi hormonal bila terdapat indikasi medis.
  • Penanganan gangguan saraf sesuai penyebabnya.

Dokter akan menentukan terapi yang paling sesuai setelah melakukan pemeriksaan menyeluruh.

Cara Menjaga Fungsi Ejakulasi Tetap Sehat

Untuk membantu menjaga fungsi seksual dan ejakulasi, lakukan beberapa langkah berikut:

  • Berolahraga secara rutin.
  • Mengonsumsi makanan bergizi seimbang.
  • Tidur cukup setiap malam.
  • Mengelola stres dengan baik.
  • Menghindari rokok dan alkohol berlebihan.
  • Mengontrol gula darah dan tekanan darah.
  • Menjaga komunikasi yang baik dengan pasangan.

Pola hidup sehat dapat membantu menjaga kesehatan pembuluh darah, saraf, dan hormon yang berperan dalam proses ejakulasi.

Kapan Harus ke Dokter?

Segera konsultasikan apabila Anda mengalami:

  • Sulit ejakulasi setiap kali berhubungan seksual.
  • Tidak dapat ejakulasi sama sekali.
  • Gangguan ereksi yang menyertai.
  • Penurunan libido.
  • Riwayat diabetes, cedera tulang belakang, atau operasi prostat.
  • Keluhan berlangsung lebih dari tiga bulan.

Semakin cepat penyebab diketahui, semakin besar peluang keberhasilan terapi.

Konsultasikan di Klinik Lelaki Indonesia

Jika Anda mengalami susah ejakulasi saat berhubungan seksual, jangan menganggapnya sebagai hal yang memalukan atau akan sembuh dengan sendirinya. Kondisi ini dapat berkaitan dengan gangguan hormon, penyakit kronis, gangguan saraf, maupun faktor psikologis yang memerlukan pemeriksaan secara menyeluruh.

Di Klinik Lelaki Indonesia, Anda dapat berkonsultasi secara nyaman, profesional, dan menjaga kerahasiaan. Pemeriksaan dan penanganan dilakukan langsung oleh Dokter Rio, yang berpengalaman menangani berbagai gangguan kesehatan reproduksi pria, termasuk susah ejakulasi, ejakulasi dini, gangguan ereksi, hingga masalah hormon. Setelah dilakukan evaluasi, dokter akan menentukan terapi yang disesuaikan dengan penyebab dan kondisi kesehatan Anda.

Dengan penanganan yang tepat sejak dini, peluang untuk memperbaiki fungsi ejakulasi dan kualitas kehidupan seksual akan semakin baik.

Baca juga: Tanda Pria Beresiko Impotensi!