Amankah Menggunakan Baby Oil untuk Pelumas Bercinta?

baby oil pelumas

Umumnya baby oil ini digunakan untuk pelembab bayi. Akan tetapi sering kali kebanyakan pasangan memanfaatkan baby oil untuk pelumas ketika bercinta. Akan tetapi apakah penggunaan baby oil ini aman sebagai alat bantu bercinta? Simak jawabannya di artikel ini!

Seperti yang telah kita ketahui sebelumnya, baby oil memang sering digunakan untuk mengatasi ruam dan menghaluskan kulit bayi. Tapi tahukah, ternyata banyak orang dewasa yang menggunakannya sebagai pelumas adalah berhubungan seks.

Meski baby oil bermanfaat untuk melembabkan kulit, tapi keamanan sebagai pelumas dalam kegiatan bercinta belum dapat diketahui. Ada beberapa dampak yang bisa dirasakan ketika menggunakan baby oil ini, sebagai alat bantu bercinta, ketahui dampaknya.

klinik lelaki

Dampak Penggunaan Baby Oil untuk Pelumas saat Bercinta

Baby oil sering kali digunakan sebagai alat bantu bercinta, khususnya bagi wanita yang sedikit mengeluarkan pelumasnya saat bercinta. Akan tetapi keamanan dari baby oil ini masih patut dipertanyakan. Berikut adalah beberapa alasan yang menyebabkan baby oil tidak memenuhi kriteria sebagai pelumas seks yang baik:

1. Baby Oil Sulit Dibersihkan

Akibat sifatnya yang tidak larut dalam air, baby oil menciptakan suatu efek rintangan pada kulit. Selain itu, karena sulit dibersihkan, minyak jenis ini akan bertahan di kulit. Untuk membersihkannya, tidak bisa hanya sekadar dibasuh dengan air dan sabun, tapi harus digosok, sehingga dapat menyebabkan iritasi kulit.

2. Baby Oil Meningkatkan Risiko Infeksi Pada Vagina

Ditemukan bahwa wanita yang menggunakan bahan berbasis petroleum sebagai pelumas seks akan memiliki risiko terkena vaginosis bacterial dua kali lipat lebih tinggi dibandingkan yang tidak menggunakannya pada bulan yang sama.

3. Baby Oil Dapat Merusak Kondom Karet

Hindari penggunaan pelumas berbasis minyak dengan kondom maupun alat KB wanita lain karena dapat merusaknya. Kondom yang rusak akan meningkatkan risiko Anda terkena infeksi menular seksual serta terjadinya kehamilan. Jadi jangan sampai mencampurkan kondom dengan baby oil!

4. Baby Oil Dapat Menodai Seprai dan Pakaian

Kenyamanan ketika tidur akan terganggu ketika Anda menggunakan baby oil ketika bercinta. Seperti pelumas berbasis minyak lainnya, baby oil akan meninggalkan noda pada seprai dan pakaian yang sangat sulit dibersihkan, atau bahkan sama sekali tidak bisa dibersihkan.

5. Baby Oil Dapat Mendegradasi Bahan yang Terdapat Pada Mainan Seks

Jika Anda merupakan pasangan yang menyukai bercinta menggunakan mainan seks, hindari penggunaan baby oil ini! Pasalnya pemakaian baby oil pada mainan seks berbahan lateks, silikon, karet, maupun plastik, karena pelumas berbasis minyak dapat menurunkan atau merusak kualitas bahan-bahan tersebut.

Nah, itu tadi beberapa risiko yang bisa dirasakan ketika menggunakan baby oil ini. Daripada menggunakan pelumas seperti ini ada beberapa jenis pelumas lain yang bisa dicoba yogurt tawar dan lain-lain.

Referensi:
Hellosehat.com

Ilustrasi gambar by Freepik

Tinggalkan Balasan