Benarkah Wanita Berbulu Lebat Gairah Seks Tinggi?

Banyak mitos beredar di kalangan pria Indonesia, salah satunya adalah wanita berbulu lebat memiliki gairah seks tinggi. Akan tetapi apakah mitos ini benar? Atau hanya mitos semata? Simak jawabannya pada artikel di bawah ini.

Banyak mitos beredar terkait masalah seksual di kalangan masyarakat Indonesia. Salah satu mitos yang sering kali diperbincangkan ialah mitos wanita berbulu lebat memiliki gairah seksual tinggi dibandingkan dengan wanita tidak berbulu lebat.

Dalam dunia medis istilah pertumbuhan bulu disebut dengan Hirsutisme. Seorang wanita bisa ditumbuhi rambut pada  area tubuh yang tidak biasa seperti wajah, tangan, kaki, perut, dada hingga bagian punggung. Namun, apakah ada sangkut pautnya wanita berbulu lebat dengan gairah?

klinik lelaki

Menjawab Mitos Wanita Berbulu Lebat Memiliki Gairah Seks Tinggi

Hormon testosteron memiliki peranan penting dalam pertumbuhan bulu pada wanita. Hormon testosteron merupakan hormon yang dimiliki laki-laki, tapi wanita juga tidak menutup kemungkinan bisa memilikinya.

Pada pria hormon testosteron ini memiliki manfaat untuk menentukan gairah seksual, akan tetapi pada wanita tidak demikian. Hormon testosteron pada wanita tidak memiliki pengaruh yang besar terhadap gairah seksual.

Dilansir dari Channel Youtube WAW Entertainment, dr. Boyke menjawab mitos terkait bulu lebat pada wanita ini. “ Bulu yang lebat itu berhubungan sama hormon testosteron, tidak hanya cowok tapi cewek juga. Karena testosteron salah satu penentu gairah seks laki-laki dan perempuan. Pada perempuan pengaruhnya sedikit. Jadi memang berpengaruh tapi tidak hanya bulu saja, ada hal-hal lain,” ungkap dr. Boyke.

Jadi mitos tersebut ada benarnya akan tetapi jika Anda hanya mengandalkan bulu saja untuk melihat gairah seksual itu merupakan hal yang tidak masuk akal. Sebab terdapat berapa hal lain yang sangat berpengaruh terhadap gairah seks yang tinggi.

Hal-hal yang Mempengaruhi Gairah Seksual

Hanya mengandalkan bulu saja untuk menentukan gairah seksual tidaklah cukup, sebab terdapat beberapa faktor lain yang paling berperan besar meningkatnya gairah pada wanita ini. Merangkum dari berbagai sumber, berikut beberapa faktor mempengaruhi gairah seks.

1. Perubahan Hormon

Perubahan hormon menjadi salah satu penyebab wanita memiliki gairah seksual yang terbilang tinggi. Pada perempuan, kadar estrogen meningkat sebelum dan selama ovulasi. Hal ini membuat gairah seks mereka meningkat dengan pesat.

2. Tubuh Bugar

Salah satu alasan gairah seks menjadi lebih tinggi adalah peningkatan aktivitas fisik atau penurunan berat badan. Para peneliti menemukan fakta, pada wanita gairah seks sangat dipengaruhi oleh daya tahan kardiovaskular.

Jadi dapat disimpulkan jika wanita dengan bulu yang lebat belum tentu memiliki gairah seks tinggi. Ada beberapa faktor lain yang lebih berpengaruh terhadap peningkatan gairah.

Referensi:
SehatQ.com, Popmama.com

Ilustrasi gambar by Freepik

Tinggalkan Balasan