Bintil Pada Penis Gejala Penyakit Berbahaya

Bintil-Pada-Penis-Gejala-Penyakit-Berbahaya-klinik-lelaki

Salam gagah dari klinik lelaki, Bintil pada penis ternyata dapat menjadi pertanda Anda mengalami pernyakit ini!

Pada umumnya, kita jarang memperhatikan daerah kelamin selain untuk masalah hubungan seksual saja. Seperti pada pria, hubungannya yang diperhatikan mengenai impotensi ataukah ejakulasi dini. Tetapi masalah-masalah yang muncul di kulit kelamin sendiri, kadang tidak terlalu diperhatikan, seperti misalnya muncul bintil pada penis yang bisa menunjukkan adanya penyakit atau kelainan lain.

Karena tidak sedikit bintik atau bintil yang muncul merupakan gejala atau tanda dari penyakit dan kondisi yang berbahaya. Jika demikian, tentu akan mengganggu rutinitas kehidupan, diantaranya terganggunya keberlangsungan kesehatan hubungan seksual, termasuk impotensi dan ejakulasi dini pada pria.

Berikut ini penyakit-penyakit  yang ditandai dengan adanya bintil pada penis:

Hirsutis Corona Glandis (Pearly Penile Papules), biasanya diiring dengan munculnya: bintik-bintik berbentuk kubah atau runcing, diameternya kurang dari 0,5 cm, sewarna kulit atau terlihat keputihan, biasanya berlokasi di kepala penis. Biasanya tersusun mengelilingi kepala penis dalam beberapa baris. Bintik-bintik ini tidak berbahaya dan merupakan varian normal. Bintik-bintik ini tidak ditularkan melalui hubungan seksual.

Moluskum Kontagiosum, bintik-bintik berbentuk kubah dengan lekukan di bagian tengahnya, diameternya dapat < 0,5 cm sampai berukuran sebesar biji jagung. Sewarna kulit atau kadang keputihan seperti lilin. Dapat terletak di mana saja sepanjang penis dan di daerah sekitar kemaluan. Penyakit ini ditularkan melalui hubungan seksual dan disebabkan oleh virus poks. Penyakit ini mudah menular, namun hanya menyerang kulit tidak menyerang organ-organ dalam. Cara penularan yang biasa terjadi adalah lewat kontak langsung maupun kontak dengan benda lain yang terkontaminasi.

Herpes Genitalis (Herpes Simpleks), bintil-bintil berisi cairan jernih  atau bernanah, berkelompok di atas kulit yang memerah. Jika pecah maka akan terasa nyeri. Dapat disertai dengan demam, rasa lemas dan tidak nafsu makan.  Pengaktifan kembali virus tersebut dapat terjadi akibat penurunan daya tahan tubuh, infeksi, stress, trauma (kecelakaan), dll. Faktor yang mempengaruhi kekambuhan biasanya adalah kelelahan fisik dan stress mental, atau infeksi sistemik lainnya. Hubungan seksual berganti-ganti pasangan meningkatkan kemungkinan terkena. Kelelahan fisik dan mental ini pun dapat mengantarkan pada kondisi impotensi ataupun ejakulasi dini.

Infeksi Jamur (Balanitis Kandida), bintil-bintil berdinding tipis dan berisi cairan nanah. Lokasinya biasanya terletak di daerah kepala penis dan lekukan kepala penis. Penyakit ini disebabkan karena infeksi jamur dan didapatkan dari kontak seksual dengan pasangan yang mengalami infeksi jamur. Risiko dari penanganan infeksi menular seksual ini sebenarnya harus segera, supaya infeksi yang terjadi tidak naik ke organ reproduksi bagian atas dan menyebabkan ketidaksuburan atau dalam kasus HIV, menyebabkan kematian.

Berpotensi Gagah Kembali dalam 3 Hari Saja!

Jika Anda mengalami penyakit Impotensi atau Ejakulasi Dini segerakan Konsultasi dengan Dokter yang sudah berpengalaman hanya di Klinik Lelaki GRATIS.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *