Mengenal 4 Cara Membesarkan Penis dan Efek Sampingnya

cara membesarkan penis
©Freepik

Penis besar di anggap dapat memuaskan pasangan di ranjang, banyak pria ingin membesarkan penis. Sebelum itu ketahui cara membesarkan penis dan efeknya. Simak artikel ini!

Karena anggapan penis yang besar dapat memuaskan pasangan banyak pria yang mencoba berbagai cara membesarkan penis. Memiliki penis yang besar merupakan impian semua pria untuk memuaskan pasangannya. Sayangnya, tidak semua pria di Anugrahi penis yang besar.

Salah satu cara yang dilakukan pria untuk membesarkan penis secara cepat dengan penggunaan obat atau lotion. Namun, cara tersebut belum tentu aman dan efektif dapat membesarkan penis. Oleh karena itu, daripada membahayakan kesehatan, lebih baik simak 4 cara membesarkan penis dan efek sampingnya.

klinik lelaki

1. Cara Membesarkan Penis dengan Pompa Penis

Salah satu cara yang populer untuk memperbesar penis adalah dengan menarik penis baik dengan tangan atau alat. Cara ini mirip dengan latihan untuk membesarkan otot, yaitu meregangkan kulit dan membuat robekan mikro pada jaringan sel. Robekan mikro ini akan membesar saat sembuh, sehingga membuat penis terlihat lebih besar, meskipun tidak ada jaminan bahwa metode ini akan bertahan lama.

Efek samping: Mengalami kerusakan pada jaringan penis, masalah saat ereksi, menimbulkan rasa sakit dan bengkak pada penis, serta berpotensi merobek pembuluh darah di penis.

2. Teknik Jelqing

Teknik ini serupa dengan memberikan pijatan pada penis, namun melibatkan beberapa tekanan. Menurut sejumlah literatur, teknik ini bahkan sudah ada sejak peradaban kuno. Cara melakukan metode ini adalah dengan menunggu penis hampir ereksi, lalu dengan menggunakan lubrikan, aplikasikan tekanan di bagian pangkal batang (dekat ke tulang kemaluan) dan geser tangan ke arah ujung sambil memberikan tekanan, seolah-olah sedang “memerah susu sapi”.

Efek samping: Namun di sisi lain, jika tidak dilakukan dengan benar, jelqing bisa menyebabkan memar, disfungsi ereksi, hingga masalah kelengkungan penis.

3. Menggunakan Traction Deviceatau Alat Penarik

Selain pompa, ada juga alat yang diberi nama traction device atau alat penarik, yang sedikit berbeda dengan pompa penis. Jika pompa penis digunakan untuk menambah ukuran sementara, perangkat ini umumnya digunakan untuk meregangkan penis yang lembek. Biasanya perangkat ini digunakan empat hingga sembilan sehari dalam durasi sampai enam bulan.

Efek samping: Efek samping yang Anda akan alami hampir sama ketika menggunakan pompa penis. Anda bisa mengalami kerusakan pada jaringan penis, masalah saat ereksi, menimbulkan rasa sakit dan bengkak pada penis, serta berpotensi merobek pembuluh darah di penis.

4. Mengonsumsi Pil atau Obat-obatan Pembesar Penis

Di Indonesia cara ini paling banyak peminatnya. Banyak pria yang mencoba obat pembesar penis untuk memuaskan pasangannya di ranjang. Produk jenis ini biasanya mengandung vitamin, mineral, ramuan atau hormon yang diklaim dapat membesarkan penis.

Kendati klaim meyakinkan, menurut NHS, produk tersebut belum punya bukti klinis produknya dapat membesarkan penis seperti yang dijanjikan lewat iklan.

Efek samping: Beberapa produk bahkan bisa berbahaya. Universitas Maryland di Amerika Serikat pernah menganalisis beberapa produk pil dan lotion. Hasil risetnya menemukan ada jejak timbal, pestisida, sampai bakteri E. coli yang dapat membahayakan tubuh manusia dalam beberapa bahan tersebut.

Penis yang besar bukan dambaan wanita untuk memuaskan pasangan di ranjang, wanita lebih menginginkan durasi yang panjang dan foreplay yang memuaskan pasangan. Jadi mulai ini stop untuk menggunakan cara membesarkan penis di atas.

Referensi:
Alodokter.com

Tinggalkan Balasan