bentuk sperma-fertility-impotensi

Bentuk Sperma Abnormal & Kesuburan Pria

bentuk sperma-fertility-impotensi

Untuk menganalisa tingkat kesuburan seorang pria, biasanya oleh tenaga medis akan dilakukan pemeriksaan yang dinamakan ‘analisis sperma’. Melalui pemeriksaan ini, sperma akan diteliti menggunakan mikroskop. Salah satu yang diuji adalah morfologinya, yaitu bentuk dari sampel sperma pria tersebut.

Pemeriksaan mendetail di bawah kaca mikroskop akan menentukan seberapa beda atau unik bentuk sperma seseorang dibandingkan dengan bentuk sperma normal pada umumnya. Faktor yang dibandingkan terutama adalah ukuran, bentuk dan kondisinya. Uji morfologi sperma ini kemudian hasilnya disajikan dalam bentuk persentase, yaitu angka perbandingan antara banyaknya sperma yang tidak  normal terhadap yang normal.

Sperma yang normal diidentifikasi dari bentuk kepalanya yang oval dengan ekor yang panjang. Sedangkan sperma yang tidak normal bisa diketahui dengan mudah karena karakteristiknya yang berbeda. Misalnya seperti mempunyai kepala yang besar, atau bentuk kepalanya tidak oval atau punyai ekor yang panjang tapi bengkok, atau ada pula yang mempunyai dua ekor. Keunikan bentuk ini bisa menjadi faktor penentu kesuburan sperma, karena bisa mempengaruhi kecepatan geraknya dalam mencapai dan menembus dinding telur.

Penentu Tingkat Kesuburan

Meskipun begitu kondisi ini sering ditemukan pada pria, bahkan dalam persentase tinggi. Bentuk sperma yang unik memang mempengaruhi tingkat kesuburan dari sperma itu sendiri, namun tidak menentukan tingkat kesuburan seorang pria secara keseluruhan.

Ada banyak faktor lain yang diperiksa ketika melakukan ‘analisis sperma’ ini. Beberapa di antaranya yaitu:

  •  volume semen
  •  jumlah total sperma
  •  konsentrasi sperma
  •  vitalitas (persentase hidup)
  •  motilitas (kemampuan geraknya)

Perlu diketahui juga bahwa pria dengan tingkat hasil uji ‘analisis semen’ yang rendah belum tentu mandul. Banyak kasus yang membuktikan bahwa mereka masih bisa mempunyai keturunan meskipun mungkin membutuhkan waktu yang lebih lama dibandingkan dengan pria yang normal.

Dan harus diingat pula bahwa masih ada berbagai cara untuk mendapatkan keturunan selain melalui hubungan intim dengan pasangan. Teknologi hari ini sudah memberikan berbagai alternatif untuk membuahi telur yang dilakukan di laboratorium, misalnya saja yaitu melalui metode pembuahan vitro (vitro fertilization). Terlepas dari pembahasan bentuk sperma, kesuburan seorang pria ditentukan dari performa alat vital dan hubungan intimnya dengan pasangan.

Bila  Anda masih ragu tentang kondisi tubuh Anda, akan lebih baik jika mendapat konsultasi medis. Dokter biasanya akan memberikan cara-cara yang aman dan sesuai  untuk mengatasi masalah kesuburan Anda. Segera tanya dengan Dokter ahli di Klinik Lelaki solusi tepat untuk atasi Impotensi  dan Ejakulasi Dini.

Berpotensi Gagah Kembali dalam 3 Hari Saja!

Jika Anda mengalami penyakit Impotensi atau Ejakulasi Dini segerakan tanya dengan Dokter yang sudah berpengalaman hanya di Klinik Lelaki GRATIS.

sumber : www.mayoclinic.org

6-Tips-Untuk-Berhenti-Masturbasi-klinik-lelaki

6 Tips untuk Berhenti Masturbasi

6-Tips-Untuk-Berhenti-Masturbasi-klinik-lelaki

Memang Anda pasti merasakan kesulitan berhenti masturbasi. Namun tidak ada yang tidak mungkin jika Anda berusaha.

Masturbasi adalah bagian normal dari ekspresi seksual. Masturbasi dapat menghilangkan stres dan membantu seseorang menentukan apa yang mereka sukai secara seksual. Namun, jika Anda melakukannya terlalu sering, itu bisa menjadi masalah. Jika ini masalahnya, ada banyak cara untuk berhenti bermasturbasi.

Kenapa harus berhenti dari masturbasi?

Dalam beberapa kasus, masturbasi dapat menyebabkan emosi negatif atau mengganggu aspek-aspek tertentu dari kehidupan seseorang. Banyak hal negatif yang akan ditimbulkan jika Anda terlalu sering masturbasi. Mulai dari sekarang kurangi!

Berikut ini dikutip dari Medical News Today, 6 tips untuk berhenti dari masturbasi:

  1. Hindari pornografi

Paparan terhadap pornografi dapat memicu keinginan untuk bermasturbasi.

Orang yang ingin berhenti masturbasi harus menghindari film porno, gambar, dan situs web. Jika seseorang dapat menempatkan penghalang antara dirinya dan pornografi, itu dapat membantu mereka menghentikan kebiasaan itu.

  1. Tetap aktif

Tetap aktif di sini maksudnya anda melakukan kegiatan hobi atau hal yang Anda sukai sehingga dapat melupakan tentang masturbasi.

  1. Mencari bantuan profesional

Berbicara dengan terapis atau psikolog berguna untuk mengatasi perasaan negatif dan mempelajari strategi memodifikasi perilaku untuk berhenti bermasturbasi.

  1. Habiskan lebih banyak waktu dengan orang lain

Beberapa orang mungkin bermasturbasi karena merasa kesepian atau tidak punya apa pun untuk mengisi waktu mereka. Ada beberapa cara untuk mengurangi kesendirian. Anda dapat bertemu dengan teman atau keluarga, mengikuti kelas, atau bergabung dengan gym untuk tetap terhubung secara sosial dengan orang lain.

  1. Olahraga

Olahraga adalah cara yang efektif untuk menurunkan ketegangan dan memfokuskan energi secara positif.

Kegiatan seperti berlari, berenang, dan angkat berat dapat memperkuat tubuh dan melepaskan endorfin yang meningkatkan perasaan senang.

  1. Temukan grup pendukung

Ketika kecanduan masturbasi, itu mungkin karena berbagai alasan. Misalnya, mungkin disebabkan oleh:

  • kondisi kesehatan mental yang tidak diobati.
  • masalah hubungan.
  • pandangan membatasi seksualitas.
  • komunikasi seksual yang buruk atau keterampilan penyelesaian konflik.
  • perbedaan budaya dalam ekspresi seksual.
  • konflik budaya dan agama.

Namun, memiliki dukungan dari kelompok orang tepercaya mungkin bermanfaat bagi sebagian orang untuk memadamkan kebiasaan itu.

itu tadi beberapa cara atau tips untuk berhenti masturbasi semoga dapat membantu Anda.

Berpotensi Gagah Kembali dalam 3 Hari Saja!

Jika Anda mengalami penyakit Impotensi atau Ejakulasi Dini segerakan tanya dengan Dokter yang sudah berpengalaman hanya di Klinik Lelaki GRATIS.

Waspada-Testis-Kecil-Pertanda-Gangguan-Kesehatan-klinik-lelaki

Waspada Testis Kecil Pertanda Gangguan Kesehatan

Waspada-Testis-Kecil-Pertanda-Gangguan-Kesehatan-klinik-lelaki

Mungkin Anda tidak memperhatikan orang tubuh yang satu ini. Tahukah Anda testis yang kecil dapat menandakan Anda mengalami gangguan kesehatan. Simak artikel ini!

Testis jarang diperhatikan oleh pria mau testis kecil atau besar pasti menganggap hal biasa dan wajar. Saat berhubungan intim mungkin Anda sering menganggap organ penis adalah kunci dari kesuksesan. Tanpa penis yang bekerja dengan maksimal dan memiliki ereksi yang kuat, hubungan intim tidak akan bisa berjalan dengan lancar. Namun, kalau Anda menginginkan keturunan dengan cepat, testis atau skrotum juga sangat dibutuhkan.

Testis adalah organ yang sangat penting pada sistem reproduksi pria. Fungsi testis adalah untuk memproduksi sperma dan hormon testosteron. Karena peranannya yang penting itu, kesehatan testis haruslah selalu dijaga, agar terhindar dari berbagai macam gangguan.

Ada beberapa gejala gangguan kesehatan yang ditandai dengan testis kecil. Dikutip dari Medical News Today Berikut gangguan kesehatanya:

  1. Testosteron rendah

Sebuah studi 2017 menemukan bahwa volume testis, bersama dengan indeks massa tubuh bisa menjadi predikator atau memprediksi kadar testosteron. Rata-rata, peserta dengan testosteron yang lebih rendah memiliki testikel yang lebih kecil.

  1. Varikokel

Beberapa orang dengan varikokel memiliki masalah dengan kesuburan. Sekitar 40% pria dengan infertilitas memiliki varikokel, meskipun ada juga pria dengan varikokel yang tidak memiliki infertilitas.

Beberapa individu dengan varikokel mungkin memperhatikan bahwa testis mereka menyusut atau bahwa satu testis tiba-tiba lebih kecil dari yang lainnya. Mereka juga mungkin mengalami rasa sakit yang mendalam di skrotum.

  1. Mengidap sindrom Klinefelter

Orang dengan sindrom Klinefelter cenderung lebih tinggi dari rata-rata dan memiliki testis kecil yang menghasilkan sedikit testosteron. Kebanyakan orang dengan sindrom Klinefelter spermanya tidak subur.

Sindrom Klinefelter juga dapat mempengaruhi perkembangan otak dan motorik. Anak-anak dengan kondisi ini mungkin memiliki koordinasi yang buruk atau menemukan keterampilan perilaku yang menantang untuk dipelajari.

  1. Atrofi testis

Atrofi testis adalah ketika testis menyusut. Dalam kasus Atrofi testis, testis menjadi lebih kecil karena hilangnya beberapa sel Germinal dan sel Leydig. Sel-sel Germinal menghasilkan sperma sedangkan sel-sel Leydig menghasilkan testosteron. Jika testis menyusut, seseorang bisa memiliki jumlah sperma yang lebih rendah, kadar testosteron yang lebih rendah, atau keduanya, karena hilangnya sel-sel ini.

  1. Kanker

Penurunan ukuran testis  dapat menjadi faktor risiko kanker testis . Siapa pun yang mengetahui bahwa testis mereka tiba-tiba lebih kecil harus mengunjungi dokter.

Mungkin sulit untuk membedakan gejala kanker testis dari jenis kanker lainnya. berikut ini Beberapa gejala kanker testis meliputi:

  • Sebuah benjolan pada testis.
  • Memiliki cairan dalam skrotum.
  • Memperbesar payudara.
  • Perasaan berat di testis atau skrotum.
  • Sakit tumpul di punggung atau perut.
  • Mengalami sesak napas.

Berpotensi Gagah Kembali dalam 3 Hari Saja!

Jika Anda mengalami penyakit Impotensi atau Ejakulasi Dini segerakan tanya dengan Dokter yang sudah berpengalaman hanya di Klinik Lelaki GRATIS.

7-Penyebab-Jumlah-Sperma-Sedikit-klinik-lelaki

7 Penyebab Jumlah Sperma Sedikit

7-Penyebab-Jumlah-Sperma-Sedikit-klinik-lelaki

Sperma sangat berpengaruh pada proses pembuahan di raih, namun apa jadinya jika sperma yang Anda miliki sedikit keluarnya saat ejakulasi mungkin proses pembuahan tidak akan berhasil. Ada 7 faktor penyebab sperma sedikit. Simak penjelasannya di artikel ini!

Proses pembuahan yang kurang baik bukanya hanya ditentukan oleh reproduksi wanita. Pria pun menyumbang peran pada kegagalan pembuahan. Bahkan, dari 7 juta pasangan yang kurang subur, 40 persennya disebabkan karena jumlah sperma sedikit.

Jumlah sperma yang rendah sering kali disebabkan oleh faktor kesehatan dan gaya hidup. Sebuah studi yang diterbitkan dalam Jurnal Human Reproduction Update, menemukan bahwa banyak pria mengalami penurunan jumlah sperma lebih dari setengah pada 4 dekade.

Berikut 7 faktor yang paling sering menjadi penyebab jumlah sperma sedikit.

  1. Obesitas

Obesitas menurunkan kadar testosteron akibatnya produksi sperma menjadi rendah karena keberadaan testosteron mendorong produksi sperma.

  1. Diabetes tipe 2

Diabetes tipe 2 sering disebabkan oleh faktor kelebihan berat badan atau obesitas, juga dikaitkan dengan kadar testosteron dan infertilitas yang lebih rendah.

  1. Merokok

Lagi-lagi rokok, merokok mempengaruhi volume sperma, motilitas sperma, dan kemampuan sperma untuk berenang ke rahim. Mulai dari sekarang tinggalkan rokok!

  1. Alkohol

Minuman keras yang mengandung alkohol dapat menyebabkan Impotensi dan memengaruhi kualitasi sperma. Penyalahgunaan alkohol kronis telah dikaitkan dengan infertilitas.

  1. Narkoba

Sebuah studi yang dilakukan peneliti University of Copenhagen, Denmark, menemukan bahwa mengisap ganja lebih dari seminggu sekali dapat menurunkan jumlah sperma.

  1. Berendam air panas

Testis pria perlu tetap lebih dingin dari bagian tabuh lainnya untuk menghasilkan sperma. Ketika mendapat udara panas seperti berendam air panas dapat membuat jumlah sperma menjadi sedikit.

  1. Celana ketat

Sebuah studi menemukan bahwa pria yang memakai celana boxer atau cenderung celana yang longgar memiliki jumlah sperma lebih tinggi daripada mereka yang menggunakan celana ketat.

Penggunaan celana dalam maupun jeans yang terlalu ketat dapat meningkatkan suhu pada skrotum sehingga bisa saja membunuh sperma. Perlu diingat bahwa sperma hanya bertahan hidup pada suhu dingin.

Itu tadi beberapa penyebab sperma Anda sedikit, semoga dapat membantu Anda untuk mencegah hal ini terjadi.

Berpotensi Gagah Kembali dalam 3 Hari Saja!

Jika Anda mengalami penyakit Impotensi atau Ejakulasi Dini segerakan tanya dengan Dokter yang sudah berpengalaman hanya di Klinik Lelaki GRATIS.

testosteron

Hormon Testosteron Rendah? Kenali Tanda-Tandanya

testosteron

Menurunnya hormon testosteron pada tubuh merupakan salah satu penyebab impotensi yang sering ditemukan pada pria.

Penelitian menunjukkan bahwa sekitar dua dari seratus orang pria mempunyai kadar testosteron yang rendah di dalam tubuh. Namun, banyak yang tidak menyadarinya hingga sudah sampai pada tahap yang mengkhawatirkan.

Rendahnya tingkat testosteron pada tubuh pria bisa diketahui dari beberapa tanda berikut ini:

  1. Rambut rontok.

Baik pria maupun wanita, kerontokan rambut merupakan hal yang alami terjadi seiring bertambahnya usia. Namun berhati-hatilah jika Anda masih dalam usia muda namun selalu memiliki masalah kerontokan rambut, bisa jadi dikarenakan level hormon ini pada tubuh  Anda menurun.

  1. Susah tidur

Pria yang memiliki kadar rendah biasanya juga memiliki masalah gangguan tidur. Pada kasus yang parah, gangguan tidur ini bisa menyebabkan penderitanya tiba-tiba berhenti bernafas yang kemudian akan mengganggu siklus tidurnya.

  1. Energi untuk beraktivitas menurun dan mudah lelah

Mager atau malas bergerak bisa menjadi indikasi berkurangnya hormon ini dalam tubuh. Selain itu, orang tersebut merasa mudah lelah meskipun sudah beristirahat yang lama.

  1. Mood berubah-ubah

Rendahnya tingkat hormon ini dalam tubuh menyebabkan seseorang memiliki tingkat fokus yang rendah, mudah tersinggung dan rentan terhadap depresi.

  1. Massa tulang berkurang

Hormon ini membantu produksi jaringan tulang dan mempertahankan volume tulang. Seseorang dengan level testosteron rendah akan lebih mudah mengalami patah tulang.

  1. Lemak tubuh bertambah

Pada beberapa kasus, defisiensi testosteron akan menyebabkan gynecomastia, yaitu kondisi pada pria yang menyebabkan pembesaran di daerah dada.

  1. Massa otot berkurang

Hormon ini  berperan dalam pertumbuhan massa otot. Seseorang dengan tingkat testosteron rendah akan mengalami pengurangan massa otot, namun tidak mempengaruhi fungsi dan kekuatan otot orang tersebut.

  1. Gairah untuk berhubungan berkurang

Berkurangnya gairah untuk berhubungan seksual biasanya terjadi sejalan dengan bertambahnya usia, namun seseorang yang mempunyai kadar testosteron rendah akan mengalami hal ini juga.

  1. Ukuran testikel mengecil

Ukuran testikel akan mengecil biasanya pada temperatur yang rendah, namun seseorang yang memiliki kadar testosteron rendah akan mengalami hal ini juga meskipun pada temperatur tinggi.

  1. Susah berereksi

Pada pria, hormon ini menstimulasi produksi nitrit oksida, yaitu senyawa yang memulai terjadinya ereksi. Jika terlalu rendah, seorang pria kemungkinan besar akan susah berereksi.

  1. Jumlah semen semakin sedikit

Hormon ini membantu stimulasi produksi semen sehingga jika hormon ini berkurang bisa menyebabkan menurunnya jumlah dan kesuburan sperma.

Kondisi rendahnya testosteron ini dapat dicegah dan diatasi secara alami, salah satunya dengan mengonsumsi makanan sehat dan kaya nutrisi. Beberapa sumber makanan yang dapat meningkatkan kadar hormon ini contohnya yaitu daging sapi, telur, tiram, susu, kacang-kacangan, kerang dan lain sebagainya.

Bila  Anda masih ragu tentang kondisi tubuh Anda, akan lebih baik jika mendapat konsultasi medis. Dokter biasanya akan memberikan cara-cara yang aman dan sesuai  untuk meningkatkan level hormon testosteron Anda. Segera tanya dengan Dokter ahli di Klinik Lelaki solusi tepat untuk atasi Impotensi  dan Ejakulasi Dini.

Berpotensi Gagah Kembali dalam 3 Hari Saja!

Jika Anda mengalami penyakit Impotensi atau Ejakulasi Dini segerakan tanya dengan Dokter yang sudah berpengalaman hanya di Klinik Lelaki GRATIS.