Impoten Bukanlah Akhir Segalanya

impoten

Siapa bilang bila pria sudah mengalami impoten adalah akhir segalanya? Ibarat putus cinta bukanlah akhir dari segalanya. Justru di Klinik Lelaki sebaliknya, kami melakukan terapi dan pengobatan kepada pasien kami.

Pengobatan Impotensi. Sehingga pasien-pasien kami bisa minimal kembali ke sediakala untuk mengembalikan keharmonisan rumah tangga pasien-pasien kami. Sejauh ini menurut penelitian medis, sebenarnya impotensi bisa diobati dan berpotensi untuk sembuh.

Di beberapa negara maju, walaupun memang impoten bukanlah kategori penyakit yang ditanggung oleh asuransi. Namun pengobatan untuk masalah disfungsi ereksi ini mengalami kemajuan yang sangat pesat.  Sehingga pasien-pasien di negara maju ini tidak terlalu kawatir lagi dengan masalah gangguan ereksi yang mereka alami. Bahkan, setelah mati total tidak bisa ereksi sama sekali.

Pada usia berapapun, di Amerika Serikat, para pasien ini menjalani pengobatan melalui bedah transplantasi. Dengan memasukkan sejenis alat ke dalam penisnya agar bisa dilakukan ereksi buatan dengan sistem pompa. Walaupun di Indonesia belum ada teknologi secanggih di negeri Paman Sam. Namun beberapa jenis obat yang digunakan untuk mengobati impotensi mengalami kemajuan yang cukup pesat. Meskipun belum bisa untuk mengobati impotensi pada stadium berat sama sekali.

klinik lelaki, impotensi

Bagi Anda yang sudah mengalami masalah impoten, sebaiknya sedini mungkin Anda sudah mengalami gangguan melemahnya ereksi. Secepatnya pula Anda untuk menyegerakan berkonsultasi kepada dokter yang berpengalaman di bidangnya. Untuk secepat mungkin dilakukan pengobatan.

Karena seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya bahwa impotensi yang dibiarkan begitu saja tanpa pengobatan akan mengalami perberatan.  Hingga pada akhirnya berpotensi untuk mati total alias tidak bisa ereksi sama sekali. Karena biasanya akibat dari penyumbatan pembuluh darah yang sudah makin parah.

Sebagai pria, mahluk yang memiliki hormon seks Testosteron. Tentunya kebutuhan seks pada pria jauh lebih tinggi dibandingkan wanita. Bahkan menurut statistik, kebutuhan seks pria bisa panjang hingga akhir hayat, tercatat di Klinik Lelaki. Pasien paling tua yang pernah berobat adalah usia 83 tahun dan itu dengan masalah gangguan ereksi yang masih dalam batas ringan dan tentunya masif aktif melakukan hubungan seks dengan pasangannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Update Official