Impotensi, Penyakit Umum Bagi Kaum Pria

impotensi penyakit umum pria - klinik lelaki

impotensi penyakit umum pria - klinik lelaki

Impotensi, penyakit umum yang diderita oleh banyak pria. Sudah pernah mendengar pernyataan ini? Mungkin ada yang pernah dengar, mungkin ada juga yang belum tahu tentang fakta diatas.

Iya, benar. Bahkan para pakar kesehatan setuju bahwa disfungsi ereksi adalah kondisi umum yang dialami oleh semua pria. Setidaknya satu kali dalam masa hidupnya, seorang pria pasti pernah mengalaminya. Namun apabila benar impotensi penyakit umum, mengapa kita jarang sekali mendengar cerita tentang impotensi? Dan apabila memang benar impotensi penyakit umum, seberapa umumkah sebenarnya penyakit ini sering ditemukan?

Pertanyaan pertama mengenai ‘jarangnya kita mendengar cerita tentang impotensi’ bisa dijawab dengan mudah.

Pria adalah makhluk yang dilengkapi dengan ego yang tinggi. Sehingga wajar jika kita sering menemukan pria yang malu untuk mengakui permasalahan kejantanannya. Lucunya, mereka yang juga merasa malu untuk berkonsultasi ke dokter justru merasa berani untuk membeli obat vitalitas yang ada di pinggir jalan.

Harus diingat bahwa meskipun impotensi sering ditemukan seiring dengan bertambahnya usia namun penyakit tidaklah berdiri sendiri. Selalu ada kondisi utama yang menyebabkan mister P Anda tidak mau berfungsi sebagaimana mestinya. Dari faktor pikiran seperti stress, depresi dan kecemasan yang berlebihan. Hingga penyakit berat seperti diabetes, tekanan darah tinggi, penyakit jantung dan permasalahan syaraf tulang belakang.

Selanjutnya, mari kita bahas tentang pertanyaan kedua mengenai “Seberapa umumkah sebenarnya penyakit ini sering ditemukan? “

Dari sekian banyak jenis disfungsi seksualitas yang bisa diderita oleh seorang pria, impotensi atau disfungsi ereksi merupakan yang paling sering umum ditemukan. Salah satu ulasan yang membahas tentang permasalahan ini yaitu yang dikeluarkan pada tahun 2018, hasilnya menunjukkan sekitar sepertiga dari semua pria mengalami masalah disfungsi ereksi atau impotensi. Sedangkan studi yang pernah dilakukan oleh Massachusetts Male Aging Study menemukan bahwa sekitar 52% laki-laki mengalami disfungsi ereksi.

Oleh karena itu apabila Anda berpendapat bahwa disfungsi ereksi adalah sesuatu yang harus disembunyikan, ingat kembali tentang hasil penelitian diatas. Bisa jadi saudara, tetangga atau rekan kerja Anda sedang berjuang mengatasi permasalahan ini juga.

Metode pengobatan dan terapi yang berhasil untuk Anda belum tentu bisa berhasil pada orang lain. Hal ini karena pengaruh kondisi tubuh dan penyebab setiap individu yang berbeda-beda. Di Klinik Lelaki Indonesia, kami memberikan jasa konsultasi gratis melalui media online, sehingga bisa menjadi alternatif bagi Anda yang enggan pergi ke dokter secara tatap muka. Meskpiun hanya melalui konsultasi online, kami selalu berusaha untuk menggali lebih jauh mengenai kondisi pasien sebelum memberikan diagnosa dan saran pengobatan yang sesuai.

Tinggalkan Balasan