kerang untuk impotensi, klinik lelaki

Jenis-Jenis Kerang untuk Penderita Impotensi

kerang untuk impotensi, klinik lelaki

Kali ini kita akan membahas tentang Kerang untuk penderita impotensi, Ternyata banyak sekali jenis kerang yang ada di Indonesia,

Telah dikenal sejak dahulu bahwa kerang banyak dikonsumsi untuk mencegah dan mengobati impotensi. Kerang merupakan sumber makanan yang mengandung banyak protein, vitamin, dan senyawa-senyawa penting untuk tubuh, terutama pria dengan impotensi.

Kerang hijau hidup di laut tropis seperti Indonesia, terutama di perairan pantai dan melekatkan diri secara tetap pada benda-benda keras yang ada disekitarnya. Kerang ini tidak akan mati walaupun tidak terendam selama air laut surut. Habitat kerang hijau belum diketahui secara merata di perairan Indonesia.

Kerang darah memiliki belahan yang sama melekat satu sama lain pada batas cangkang. Rusuk pada kedua belahan cangkangnya sangat menonjol. Dibandingkan kerang hijau, laju pertumbuhan kerang darah relatif lebih lambat. Kerang darah bereproduksi sepanjang tahun dengan puncaknya terjadi pada bulan Agustus/September.

Kerang darah dan kerang Bulu. Secara umum kedua kerang ini memiliki ciri yang hampir sama. Cangkang memiliki belahan yang sama melekat satu sama lain pada batas cangkang. Perbedaan dari kedua kerang ini terletak pada cangkangnya. Kerang bulu memiliki cangkang yang ditutupi oleh bulu-bulu serta cangkang tersebut lebih tipis daripada kerang darah. Kerang darah memiliki cangkang yang lebih tebal, lebih kasar, lebih bulat, dan bergerigi dibagian puncaknya serta tidak ditumbuhi dengan bulu-bulu. Kerang bulu pada umumnya hidup di perairan berlumpur dengan tingkat kekeruhan tinggi.

Kerang-kerang ini memiliki vitamin B12, zinc, yodium, vitamin A, dan selenium. Kerang juga merupakan sumber dari vitamin B komplek, rendah kolesterol. Jadi, Kerang untuk penderita impotensi yang dimaksud disini adalah Kerang dapat memperlancar aliran darah jadi baik dikonsumsi penderita impotensi. Jenis-jenis kerang lainnya adalah kerang simping, kerang kijing, kerang tahu, kerang bambu, kerang kampak, kerang nenek, kerang macan dan kerang tiram.

Namun, berhati-hatilah saat mengolah kerang. Para ahli memperingatkan bahwa kerang adalah hewan laut yang dapat dengan cepat menyerap polusi yang ada dalam laut, termasuk bakteri salmonella dan virus hepatitis A. Dan wanita hamil disarankan untuk tidak mengkonsumsi kerang karena akan berbahaya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *