Kacang Hijau untuk Pria Impotensi

klinik lelaki, impotensi, impoten, kacang hijau mengobati impotensi

Selama ini kita telah mengetahui bahwa kacang hijau adalah makanan bergizi yang enak untuk dimakan. Setelah dijadikan bubur kacang hijau atau kue-kue.

Kacang Hijau dapat mengobati Impotensi. Benarkah?. Sebuah penelitian mengungkapkan kacang hijau memang memiliki kandungan gizi yang tinggi. Seperti protein, kalori, lemak, vitamin A, B1, IU, mineral, fosfor, zat besi, dan masih banyak lagi kandungan gizi lainnya.

Penelitian Tentang Kacang Hijau dapat mengobati Impotensi

Dari hasil penelitian tersebut, kandungan gizi yang tinggi membuat jenis kacang-kacangan ini memiliki khasiat tersendiri. Yakni dapat menyembuhkan beragam penyakit diantaranya beri-beri, radang ginjal, melancarkan pencernaan, mengatasi keracunan, impotensi dan masih banyak lagi.

Sebuah studi yang diterbitkan dalam International Journal of Impotensi, sebuah penelitian meneliti. Bagaimana pistachio makan mempengaruhi impotensi. Pengukuran dilakukan sebelum pria ditempatkan pada diet kacang berat. Mengatasi impotensi dengan mengkonsumsi kacang hijau selama beberapa minggu yang akan menunjukkan perbaikan dalam beberapa parameter dari impotensi.

Penelitian ini dilakukan dan diukur saat sebelum mengkonsumsi dan setelah rutin mengkonsumsi kacang hijau. Pada penelitian ini tampak perubahan yang membaik pada parameter impotensinya setelah mengkonsumsi kacang hijau dengan rutin.

Banyak sekali resep tradisional ditulis untuk mengatasi penyakit yang mengakibatkan pria tidak perkasa, mulai dari berbagai jamu sampai obat yang diimpor dengan harga — tentu saja — mahal. Bagaimana kalau mencoba resep kacang hijau plus ini? Rebus 30 gram kacang hijau bersama-sama 2 ruas jahe, 15 gram merica, 15 gram adas, 15 gram pulosari, 15 gram biji kucai, 15 gram biji paria, dan 15 gram biji ketumbar. Semua bahan direbus dengan air 600 cc dan jadikan 300 cc, minum teratur sampai terbukti khasiatnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Update Official