Kecanduan Seks Masalah yang Perlu di Atasi

kecanduan seks

Siapa pun dapat mengalami kecanduan seks. faktanya, sebanyak 3–6% orang mengalami, lalu bagaimana cara mengatasi? dan apa tanda-tanda kecanduan seks? Simak artikel ini hingga selesai!

Para pria maupun wanita yang kecanduan seks sering kali memiliki dorongan seksual yang tidak wajar, sehingga dapat menimbulkan obsesi terus menerus terhadap pikiran, keinginan dan perilaku. Bila dibiarkan hal ini dapat merugikan dirinya sendiri atau pun orang lain.

Seseorang dianggap kecanduan seks apabila melakukan aktivitas seksual berlebihan sebagai cara untuk menghindari stres, rasa cemas, atau depresi. Obsesi terhadap seks membuat sebagian besar waktu tersisa untuk memikirkan dan melakukan aktivitas seksual juga merupakan tanda orang yang kecanduan seks.

Tanda-tanda Kecanduan Seks

Merupakan hal yang normal jika seseorang memiliki libido atau dorongan seks yang kuat. Namun ini bisa mengarah pada sesuatu yang tidak sehat saat dorongan seks jadi tak terkendali hingga mengalami kecanduan seks.

Candu seks membuat seseorang sulit mengontrol pikiran seks, kebutuhan serta dorongan seks. Perilaku seksual kompulsif seperti ini bisa membawa konsekuensi mulai dari masalah kesehatan mental, relasi personal hingga berpengaruh pada kualitas hidup. Berikut tanda-tanda kecanduan seks:

  • Obsesi terhadap seks.
  • Menghabiskan waktu kosong dengan seks.
  • Muncul rasa malu dan depresi.
  • Kehidupan sosial terganggu.
  • Masturbasi berlebihan.
  • Ingin melakukan tindakan seksual.

Nah, jika Anda sudah mengalami tanda-tanda di atas segera untuk mengatasinya sebelum terlambat. Sebab semakin parah tingkat kecanduan seseorang maka semakin sulit juga untuk mengatasinya. Oleh karena itu jika sudah mengalami tanda-tanda di atas coba segera atasi dengan beberapa cara di bawah.

Cara Mengatasi Kecanduan Seks

Para pakar seks menemukan bahwa masalah ini kerap kali dilakukan sebagian pelarian atau pelampiasan saat situasi uli atau pun ketika stres berlebih.

Oleh karena itu mengatasi masalah ini perlu ditelusuri dan ditangani hingga ke akar masalahnya. Meski demikian, bukan berarti hal ini tak bisa diatasi.

  1. Segera minta pertolongan. Bila tertangani secara dini, perilaku ini dapat dicegah menjadi semakin buruk, yang dapat mengganggu kepercayaan diri bahkan mengancam nyawa.
  2. Segera obati bila terdapat gangguan jiwa seperti depresi, gangguan cemas, dan gangguan kepribadian obsesif-kompulsif, yang dapat memperburuk perilaku seksual.
  3. Atasi kecanduan alkohol, narkoba, atau judi bila ada. Hal-hal ini mengaburkan penilaian seseorang sehingga berisiko melakukan perilaku yang tidak sehat.
  4. Hindari situasi-situasi yang berisiko seperti kesendirian, yang membuat Anda tergoda melakukan aktivitas seksual.
  5. Alihkan pikiran dengan melakukan hal-hal yang positif, hobi yang disenangi, dan mencari teman atau komunitas yang membuat Anda bisa berinteraksi secara positif.
Penanganan kecanduan berhubungan intim mencakup pengendalian perilaku kompulsif dan mengembangkan perilaku seksual yang sehat. Terapi biasanya berupa edukasi dan konseling bersama psikiater atau psikolog serta pemberian obat-obatan seperti antidepresan, mood stabilizer, dan antiandrogen.

Referensi:
Klikdokter.com

Ilustrasi gambar by Freepik

Tinggalkan Balasan