Sering Mengeluarkan Sperma Bisa Impoten

impoten

Segala sesuatu yang berlebihan pasti akan menimbulkan efek yang buruk. Begitu juga dengan sperma yang berlebihan dikeluarkan bisa mengakibatkan impoten. segera konsultasi dengan dokter di klinik lelaki GRATIS tanpa di pungut biaya.

Impoten atau disfungsi ereksi adalah suatu gangguan dimana tidak mampunya mempertahankan ereksi pada penis.

Sel sperma memiliki dua jenis kelamin yaitu laki-laki dan perempuan. Pada kenyataannya sperma adalah sel yang sangat mudah rapuh dan mudah mati. Sebab sangat penting untuk menjaga pola hidup sehat terutama yang berkaitan dengan kesehatan reproduksi.

Ada berbagai macam hal yang membuat kualitas sperma menjadi buruk salah satunya terlalu sering onani atau masturbasi. Bila hal tersebut sering dilakukan akan berbahaya bagi kesehatan reproduksi bahkan dapat menyebabkan impoten.

Mengeluarkan sperma memang hal yang positif namun bila terlalu sering dilakukan akan berdampak negatif. Berikut dampak buruk yang akan dihasilkan bila terlalu sering mengeluarkan sperma.

  • Impoten

Impoten merupakan salah satu dampak yang berbahaya bila terlalu sering mengeluarkan sperma dengan beronani. Gangguan yang terjadi pada syaraf parasimpatik bisa mempengaruhi kemampuan otak dalam merespon rangsang seksual. Akibat dari hal tersebut dapat melemahnya kemampua ereksi, bahkan bisa lebih parah lagi dengan menderita impoten.

  • Kebocoran pada katub air mani

Kerusakan saraf yang lain selain mempengaruhi kualitas ereksi dapat juga menyebabkan terjadinya kerusakan pada saluran keluar dan masuknya sperma. Kerusakan tersebut dapat menyebabkan keluarnya sperma walau penis tidak sedang ereksi.

  • Ejakulasi dini

Jika terlalu sering mengeluarkan sperma dengan beronani dapat menyebabkan ejakulasi dini karena otot sudah dilatih untuk menerima rangsangan yang minim dengan respon yang maksimal.

Terlalu sering melakukannya juga bisa menimbulkan kulit lecet, pembengkakan pada orang vital karena tidak menggunakan pelumas.

  • Masturbasi kronis

Masturbasi kronis dapat mempengaruhi otak dan tubuh akibat kelebihan produksi hormon seksual dan neurotransmiter. Meski setiap orang dampaknya berbeda, terlalu sering mengeluarkan sperma dapat menimbulkan gangguan seperti nyeri panggul dan testis, kelalahan, dan kebotakan.

  • Masturbasi kompulsif

Masturbasi ini sudah mempengaruhi hidup karena sudah menjadi kebiasaan. Karena sebagian pria mengeluarkan sperma sampai enam kali dalam sehari bisa saja merasa produktif, sementara yang lainnya merasa sebaliknya.

Masturbasi kompulsif dapat berdampak hal yang negatif pada hubungan dengan pasangan, pekerjaan, dan sosial. Jika tidak dapat menyeimbangkan kebutuhan pribadi dan hasrat.

  • Varikokel

Terlalu sering mengeluarkan sperma dengan beronani dapat menyebabkan efek yang fatal karena dapat menyebabkan gangguan varikokel. Gangguan varikokel yaitu seperti parises, yang biasa terjadi pada bagian penis pria. Varikokel dapat terjadi jika terlalu ekstrim dalam mengeluarkan sprema.

Maka bagi anda para pria, terutama yang masih muda berhati-hatilah untuk mencari kepuasan seksual anda, janganlah melakukannya dengan cara yang ekstrim karena dapat memicu beberapa gangguan bahkan yang paling bahaya seperti impoten.

Tapi bila anda sudah terlanjur terkena impoten dan anda ingin mengatasinya, anda tinggal berkonsultasi dengan dokter profesional secara GRATIS di kliniklelaki.com melalui nomer telpon hotline yang tertera pada halaman depan situs ini.

Sumber :

http://id.wikipedia.org

http://mayoclinic.org

Bisa juga baca :

https://kliniklelaki.com/onani-bisa-menyebabkan-impoten/

Gagah Kembali dalam 3 Hari Saja!

Jika Anda mengalami penyakit Impotensi atau Ejakulasi Dini segerakan Konsultasi dengan Dokter yang sudah berpengalaman hanya di Klinik Lelaki GRATIS.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Update Official