Mitos Diabetes yang Beredar Di Masyarakat

mitos diabetes

mitos diabetes

Mitos-mitos diabetes memang membuat salah kaprah, oleh karena itu simak artikel ini hingga tuntas.

Diabetes adalah salah satu penyakit yang kerap kali diwaspadai di era ini dan merupakan penyakit yang mungkin masih belum dipahami oleh masyarakat awam pada umumnya apalagi penyakit ini dapat menyebabkan kerusakan rumah tangga karena dapat menyebabkan impotensi. Mitos dan fakta diabetes masih berseliweran.

klinik lelaki

Berikut ini mitos-mitos Diabaetes yang beredar di masyarakat

1. Diabetes bisa sembuh

Hingga kini tidak ada obat yang dianggap mampu menyembuhkan diabetes. Namun gangguan ini bisa masuk dalam fase remisi, saat tubuh tak lagi menunjukkan tanda diabetes meski penyakit ini masih ada.

Remisi biasanya ditandai dengan kadar Hemoglobin A1C (HbA1C) yang kurang dari 6 persen. Kadar HbA1C mengindikasikan level gula darah selama lebih dari tiga bulan. Meski tidak bisa sembuh, diabetes bisa dicegah dan dikendalikan dengan pola hidup sehat serta kontrol teratur.

2. Tidak boleh mengonsumsi gula

Diabetes memang terkait dengan gangguan kadar gula di dalam tubuh. Namun bukan berarti, orang dengan diabetes tidak boleh lagi mengonsumsi gula. Asupan gula tetap harus dikonsumsi sebagai sumber energi tapi dalam jumlah seimbang sesuai kebutuhan tubuh.

“Mungkin butuh trial and error hingga diperoleh dosis konsumsi gula serta insulin yang tepat. Namun kondisi ini bisa diatur dan dipelajari. Pasien bisa menggunakan glucose monitor jika memungkinkan untuk mengetahui perubahan kadar gula dalam tubuh,” kata Health Care & Education at the American Diabetes Association David G. Marrero, PhD.

3. Tidak ada gejala

Seperti penyakit lain, diabetes sebetulnya sudah menunjukkan gejala namun kerap kali diabaikan. Tak heran jika 25 persen orang dengan diabetes tidak sadar dirinya mengalami penyakit tersebut.

Beberapa gejala diabetes yang harus diwaspadai adalah terus merasa haus meski sudah minum, konsumsi cairan lebih banyak daripada baisa, sering ke kamar kecil untuk buang air, lelah dan laparsepanjang hari, berat badan turun meski tidak diet atau melakukan perubahan gaya hidup. Jika gejala ini terjadi sebaiknya segera konsultasi ke dokter.

4. Hanya terjadi pada yang kelebihan berat badan

Hampir 85 persen orang dengan diabetes biasanya mengalami kelebihan berat badan, namun ada 15 persen yang punya bobot normal. Dalam kasus ini ada beberapa faktor lain yang mempengaruhi, misal sejarah diabetes dalam keluarga.

Faktor lain adalah penumpukan lemak di daerah perut atau yang mengelilingi organ internal. Lemak ini mempengaruhi kerja liver dan pankreas, hingga meningkatkan risiko terkena diabetes. Karena itu sangat disarankan menerapkan pola hidup sehat serta kontrol teratur, bagi yang punya riwayat diabetes.

Berpotensi Gagah Kembali dalam 3 Hari Saja!

Jika Anda mengalami penyakit Impotensi atau Ejakulasi Dini segerakan Konsultasi dengan Dokter yang sudah berpengalaman hanya di Klinik Lelaki GRATIS.

Tinggalkan Balasan