impotensi

Obat Hipertensi Dapat Menyebabkan Impotensi

impotensi

Tahukah anda, tidak hanya kondisi hipertensi saja yang dapat menyebabkan impotensi. Obat hipertensi juga ternyata dapat menyebabkan seorang pria mengidap impotensi. Dikutip dari MayoClinic, efek samping obat hipertensi salah satunya adalah menyebabkan disfungsi ereksi.

Baca juga: Pentingnya Sarapan Sehat Agar Pria Makin Perkasa di Ranjang

 Setidaknya ada dua jenis obat hipertensi yang memiliki efek samping menyebabkan impotensi. Tentunya akan lebih baik jika dan dan pasangan mengetahui hal ini. 

Baca juga: Waspada Makanan & Minuman ini Menyebabkan Ejakulasi Dini

Sehingga jika anda atau pasangan mengalami masalah hipertensi anda dapat menghindari penggunaannya agar anda atau pasangan anda tidak mengidap impotensi.

1. Obat Diuretik Menyebabkan Impotensi

Obat diuretik adalah obat yang “memaksa” anda untuk membuang kelebihan garam dan air di dalam tubuh. obat ini tidak hanya membuat anda membuang urin namun juga mempengaruhi saraf yang bertanggung jawab terhadap terjadinya ereksi. 

Penggunaan obat diuretik menyebabkan aliran darah yang kurang intens ke penis anda dibandingkan sebelumnya. Dengan aliran darah yang berkurang tentunya hal ini menyebabkan ereksi lebih sulit bagi pria yang mengkonsumsi obat diuretik.

Obat diuretik yg menyebabkan berkurangnya hormon testosteron, hal ini terjadi karena obat diuretik membuat kadar zinc yang dibutuhkan dalam produksi hormon testosteron berkurang. 

Menurunnya hormon testosteron yang disebabkan berkurangnya zinc ini juga dapat menyebabkan anda menjadi kurang bergairah untuk berhubungan seksual

2. Beta-blocker Menyebabkan Impotensi

Obat berikutnya yang sering digunakan untuk mengatasi hipertensi adalah beta blocker. Sama seperti obat diuretik, Beta-blocker juga  dapat memengaruhi bagian dari sistem saraf yang bertanggung jawab terhadap proses ereksi. Ini disebabkan beta-blocker dapat mencegah masuknya aliran darah ke penis sehingga sulit mencapai ereksi. Bahkan, dalam jangka panjang, konsumsi obat ini dapat memicu gejala depresi dan menghambat gairah seksual anda, lho.

Obat diuretik dan beta blocker adalah 2 jenis obat yang sering digunakan untuk mengatasi hipertensi, namun ternyata memiliki efek samping yang sangat dikhawatirkan pria, yaitu impotensi.

Jika anda ingin mengobati hipertensi anda atau pasangan anda tanpa harus mengalami impotensi, ada baiknya anda berkonsultasi dengan dokter ahli untuk mendapatkan penanganan medis yang tepat.

Dengan berkonsultasi dengan dokter ahli di klinik lelaki maka anda akan dapat mengatasi hipertensi anda sekaligus menjadikan anda lebih perkasa dan meningkatkan kualitas hubungan anda dengan pasangan. 

Berpotensi Gagah Kembali dalam 3 Hari Saja!

Jika Anda mengalami penyakit Impotensi atau Ejakulasi Dini segerakan Konsultasi dengan Dokter yang sudah berpengalaman hanya di Klinik Lelaki GRATIS.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *