Pengobatan Impoten Dengan Suntikan

impoten

Pada dasarnya impoten sama seperti penyakit lainnya. Yang apabila cepat diobati cepat juga penyembuhannya. Dan apabila menunda pengobatannya akan semakin sulit sembuhnya.

Impoten atau disfungsi ereksi adalah suatu gangguan yang dimana tidak mampunya mempertahankan ereksi pada penis.

Pada dasarnya impoten disebabkan oleh dua faktor. Faktor fisik contohnya seperti diabetes, hipertensi, jantung. Dan juga disebabkan oleh faktor psikologi contohnya seperti stress, cemas, tertekan, ketakutan.

Tentu banyak cara untuk mengatasi impoten tersebut, salah satunya dengan metode suntikan. Suntikan bisa dilakukan oleh dokter langsung atau oleh anda sendiri. Tapi pada suntikan pertama sebaiknya dilakukan oleh dokter langsung. Ada beberapa jenis obat-obatan yang dapat disuntikan.

  • Papaverine

Papaverine diproduksi dalam bentuk supositoria rektal, yang dapat mempengaruhi organ-organ dalam tubuh dan otot polos pada pembuluh darah. Papaverine berfungsi untuk menurunkan tekanan darah, ketika pembuluh darah pada penis terisi penuh oleh darah maka ereksi akan terjadi secara alami. Suntikan ini lebih sering, karena suntikan papaverine mampu membantu memulihkan ereksi pada 70% kasus.

Namun selama pengobatan ini tidak dianjurkan untuk mengkonsumsi alkohol dan diharapkan untuk berhenti merokok, karena dengan gaya hidup tidak sehat seperti itu dapat mengurangi efektivitas pengobatannya.

  • Alprostadil

Suntikan obat alprostadil dapat meningkatkan mikrosirkulasi dan menimbulkan ereksi yang secara normal. Alprostadil tidak akan berpengaruh pada pemupukan dan ejakulasi.

Untuk memilih dosis yang optimal, anda perlu memberi beberapa suntikan tambahan. Tapi bila ingin meningkatkan dosis harus dilakukan dengan pengawasan dokter untuk menentukan dosis yang tepat.

Tentu saja dengan menyuntikan oabt langsung kebagian penis, dianggap sebagian orang adalah hal mengerikan, akan tetapi sakitnya masih kalah dengan sakitnya disengat lebah. Namun hal buruknya yang akan terjadi, apabila ereksi yang didapat setelah penyuntikan berlangsung lebih dari empat jam maka penis akan rusak secara permanen. Tapi hal tersebut jarang sekali terjadi sebab hanya 1% yang mengalami hal tersebut.

Tetapi bila masih mengalami ereksi lewat dari tiga jam, maka minumlah obat dekongestan 30mg yang mengandung pseudoefedrin misalnya obat untuk flu. Karena obat tersebut dapat memperkecil pembuluh darah dan mengempiskan penis. Tapi bila tidak juga hilang dalam satu jam setelah meminum obat tersebut, sebaiknya anda langsung menghubungi dokter agar diberi perawatan.

Tapi bila anda takut untuk melakukan pengobatan suntikan, anda bisa berkonsultasi dengan dokter profesional di kliniklelaki.com melalui nomer telpon hotline yang tertera dihalaman depan situs ini.

Sumber :

http://id.wikipedia.org

Bisa juga baca :

https://kliniklelaki.com/terapi-impoten/

 

 

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: