Pemeriksaan Terhadap Impoten

impoten

Dalam menangani setiap masalah impoten, dokter biasanya akan melakukan beberapa langkah untuk menyelidiki atau menentukan apakah pasien tersebut mengalami disfungsi ereksi atau tidak dan seberapa parah tingkatannya.

Impoten atau disfungsi ereksi adalah suatu gangguan yang dimana tidak mampunya mempertahankan ereksi pada penis.

Pada umumnya impoten dapat disebabkan oleh dua faktor. Faktor penyakit fisik contohnya seperti diabetes, hipertensi, kolesterol tinggi, jantung. Dan juga disebabkan oleh faktor psikologis contohnya seperti stress, tertekan, cemas, ketakutan.

Biasanya dokter dalam menangani setiap masalah impoten akan melakukan beberapa langkah untuk menyelidiki dan menentukan. Apakah pria tersebut mengalami disfungsi ereksi atau tidak dan seberapa parahkah disfungsi ereksi yang dialaminya.

Berikut langkah-langkah pemeriksaan impoten yang biasa dilakukan dokter :

  1. Investigasi disfungsi ereksi

Ada tiga penyebab umum dari disfungsi ereksi. Pertama psikis yang biasa terjadi pada pria yang masih berusia muda yaitu dibawah 40 tahun. Penyebabnya biasanya karena stress, masalah pekerjaan, hubungan dengan pasangan yang selalu cekcok dan lain sebagainya.

Kedua fisik, biasanya terjadi pada pria yang sudah berusia diatas 40 tahun. Karena pria yang sudah berusia diatas 40 tahun akan mengalami gangguan penyakit seperti lever, diabetes, kolesterol tinggi yang bisa memicu pria mengalami disfungsi ereksi. Yang ketiga yaitu kombinasi dari masalah psikis dan fisik, yang biasa terjadi pada semua pria dari berbagai usia.

2. Interview disfungsi ereksi

Interview lengkap melalui sejarah dan kondisi pasien. Maka jika disfungsi ereksi terjadi secara bertahap, cenderung akan menyerang keadaan fisiknya. Bila terjadinya secara mendadak cenderung akan mengganggu keadaan psikisnya.

3. Laboratorium disfungsi ereksi

Biasanya dokter akan melakukan general check up seperti fisik, genetal, pembuluh darah, fungsi saraf, dan ada atau tidaknya penyakit kronis pada tubuh.

4. Diagnosa disfungsi ereksi

Jika hasil akhir dari pemeriksaan laboratorium, ternyata benar mengalami penurunan fungsi ereksi. Janganlah merasa malu dan panik, sebaiknya tanyakan saja kepada dokter apa saja yang harus dilakukan agar bisa diobati.

5. Tindakan disfungsi ereksi

Untuk mengobati disfungsi ereksi, dilihat dari terlebih dahulu apa penyebab yang mendasarinya. Kalau penyebabnya fisik, maka perbaiki terlebih dahulu fisiknya. Demikian juga dengan psikis, berkonsultasi dengan dokter untuk mengetahui cara yang tepat dalam mengobatinya.

Itulah langkah-langkah yang biasa dilakukan dokter untuk memeriksa impoten pada pria. Anda bisa berkonsultasi dengan dokter ahli untuk mengatasi impoten di kliniklelaki.com melalui nomer telpon yang tertera pada halaman depan situs ini.

Gagah Kembali dalam 3 Hari Saja!

Jika Anda mengalami penyakit Impotensi atau Ejakulasi Dini segerakan Konsultasi dengan Dokter yang sudah berpengalaman hanya di Klinik Lelaki GRATIS.

Sumber :

http://id.wikipedia.org

Bisa juga baca :

Mengukur Tingkat Impoten Dengan Indeks IIEF

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Update Official