Pengaruh Gula Darah Bagi Kesehatan Pria

pengaruh gula darah
©Freepik

Kadar gula darah dapat naik atau turun dipengaruhi oleh asupan atau nutrisi yang diterima oleh tubuh. Kadar gula darah harus dalam batas normal, karena jika gula darah tidak normal dapat menimbulkan beragam gangguan kesehatan khususnya pada pria. Apa saja pengaruh gula darah bagi pria? Simak artikel ini hingga selesai!

Kadar gula darah atau zat glukosa di dalam darah harus senantiasa dijaga tetap normal jangan lebih atau juga kurang. Umumnya gula darah ini jika dinyatakan tinggi jika sudah melebihi dari 200 mg/dL dan kadar gula rendah jika di bawah dari 70 mg/dL.

Kada gula darah ini dapat dipengaruhi oleh makanan dan minuman yang Anda konsumsi sehari-hari seperti makanan manis atau makanan berkarbohidrat. Selain itu jumlah insulin dan kepekaan sel-sel tubuh terhadap insulin juga dapat menyebabkan kadar gula darah tidak normal. Lalu apa saja pengaruh gula darah tidak normal ini bagi kesehatan pria?

klinik lelaki

4 Pengaruh Gula Darah Bagi Pria

Kadar gula darah yang tidak normal dapat mempengaruhi beragam kesehatan salah satunya yaitu untuk performa seksual. Nah, agar Anda lebih memahami apa saja pengaruh dari tidak normalnya kadar gula pada darah, berikut rangkuman dari berbagai sumber.

1. Diabetes

Diabetes merupakan gangguan kesehatan yang paling banyak dialami oleh masyarakat Indonesia. Diabetes ini terjadi akibat kadar gula di dalam darah yang tidak normal atau Diabetes disebabkan karena adanya gangguan dalam tubuh, sehingga tubuh tidak mampu menggunakan glukosa darah ke dalam sel.

2. Disfungsi Ereksi

Pria yang menderita diabetes, kadar gula darahnya cenderung tidak stabil. Dan apabila hal ini dibiarkan begitu saja tanpa adanya pengobatan, maka lama-kelamaan pembuluh darah akan terpengaruh dan rusak. Pembuluh darah yang rusak ini akan menyebabkan aliran darah ke seluruh tubuh menjadi tidak lancar, termasuk juga aliran darah ke penis sehingga menimbulkan disfungsi ereksi.

3. Menurunnya Gairah

Pengaruh gula darah tidak normal juga ternyata dapat menimbulkan terjadinya penurunan gairah. Bagi penderita diabetes tipe dua akan berisiko lebih cepat mengalami penurunan gairah ini. Turunnya gairah ini, berkaitan dengan turut menurunnya kadar hormon testosteron pada tubuh.

4. Ejakulasi retrograde

Bagi penderita diabetes juga dapat menimbulkan gangguan Ejakulasi Retorgede. Gangguan ini merupakan kondisi ketika ejakulasi yang dikeluarkan malah masuk ke dalam kandung kemih. Umumnya Ejakulasi Retorgede ini memilih gejala seperti air mani yang keluar terasa lebih sedikit.

Dilihat dari dampak yang sangat berpengaruh pada performa seksual ini tentunya Anda wajib menjaga gula darah tetap normal. Untuk mengatasinya Anda bisa mencoba beragam cara seperti kurangi asupan karbohidrat, Pilih makanan dengan indeks glikemik yang rendah dan menerapkan gaya hidup sehat.

Tinggalkan Balasan