Penis Bengkok Bukan Anugrah Tapi Penyakit

penis bengkok

Banyak pria yang beranggap jika penis bengkok merupakan Anugrah karena dinilai dapat lebih memuaskan wanita. Namun, waspada penis yang membengkok bisa jadi pertanda penyakit peyronie! Simak artikel di bawah ini!

Penis merupakan salah satu penunjang kegiatan bercinta pria di atas ranjang. Bentuk dari penis setiap pria berbeda-beda ada yang lurus hingga melengkung. Setiap bentuk sebenarnya sama-sama dapat memuaskan yang terpenting bagi wanita adalah durasi.

Namun, dari sekian banyak bentuk penis yang ada, bentuk terlalu melengkung atau bengkok ternyata bukan anugrah akan tetapi kemungkinan besar adalah penyakit. Lalu apa penyakit yang membuat penis memiliki bentuk tidak normal? Simak terus!

Peyronie Merupakan Penyebab Penis Bengkok

Kelamin pria akan tegak lurus ke depan saat sedang ereksi. Dan pada dasarnya penis akan cenderung membengkok secara alami seiring pertambahan usia. Namun, pada penyakit peyronie penis Anda bisa membengkok kapan saja dan tidak memandang usia.

Sering kali pria beranggap jika penisnya memiliki bentuk membengkok dapat lebih memuaskan wanita di atas ranjang. Akan tetapi mulai dari sekarang hilangkan pemikiran tersebut karena ini merupakan penyakit berbahaya.

Gejala Peyronie:

  • Perubahan pada bentuk penis menjadi membengkok.
  • Munculnya benjolan pada permukaan penis akibat plak yang menumpuk.
  • Penis menjadi lebih pendek.
  • Impotensi atau disfungsi ereksi.
  • Timbul rasa sakit pada penis.

Penyebab Dari Terjadi Penyakit Peyronie

Terdapat jaringan seperti spons yang akan di aliri darah dan mengembang bilamana seorang laki-laki ereksi. Pada umumnya, penis bengkok terjadi saat jaringan tersebut tidak mengembang secara merata, dikarenakan perbedaan anatomi penis yang normal.

Bukan hanya peyronie saja, ada beberapa penyebab lain yang membuat penis menjadi bengkok atau melengkung seperti autoimun, cedera pada penis, dan tidak normalnya jaringan penyangga pada penis.

Memiliki penis bengkok juga dapat terjadi pada bayi akibat gangguan hipospadia, di mana ujung saluran kencing terdapat di bawah penis. Metode pengobatan yang paling efektif adalah dengan melakukan operasi.

Memuaskan wanita sebenarnya tidak perlu penis bengkok. Kebanyakan wanita lebih menyukai durasi bercinta yang lebih lama dan juga ereksi keras. Solusi untuk memperbaiki durasi bercinta dan ereksi Anda di Klinik Lelaki.

Referensi:
Health.kompas.com

Ilustrasi gambar by Unsplash

Tinggalkan Balasan