Penis Sakit Setelah Masturbasi? Mungkin Ini Penyebabnya

Sakit Setelah Masturbasi

Masturbasi hal yang menyenangkan, tapi bagaimana jika sebaliknya? Setelah masturbasi Anda merasa sakit di beberapa bagian. Simak artikel ini!

Masturbasi tentunya sudah bukan hal yang sama sekali asing. Malah sebaliknya. Salah satu aktivitas seksual ini sangat familiar untuk mereka yang sudah cukup umur. Ada beberapa keuntungan serta manfaat yang diklaim didapatkan dari sering onani. Mulai dari membantu meningkatkan daya tahan secara seksual, sampai dengan manfaat dari segi psikologi. Walau pun begitu, rupanya masturbasi menimbulkan masalah. Seperti penis sakit setelah masturbasi.

klinik lelaki

Penyebab penis sakit setelah melakukan masturbasi dan cara mengatasinya.

1. Onani yang terlalu sering

Apakah frekuensi masturbasi Anda terlalu sering? Jika ya, bisa jadi inilah yang membuat penis perih dan lecet. Onani terlalu sering tak hanya dapat memicu penis sakit, tapi juga menyebabkan penyakit Peyronie. Pada penyakit Peyronie, jaringan parut akan menumpuk di batang penis sehingga bentuk penis menjadi melengkung, baik ke atas atau ke bawah.  Penanganan untuk penyakit Peyronie meliputi konsumsi obat-obatan, terapi, perubahan gaya hidup, dan tindakan bedah.

2. Masturbasi yang terlalu lama

Sama halnya dengan hubungan seks, masturbasi yang dilakukan terlalu lama bisa membuat kulit penis mengalami iritasi. Bayangkan saja, penis Anda akan mengalami gesekan terus-menerus. Gesekan tentu dapat membuat penis lecet, meradang, dan perih. Terlebih jika Anda menyentuh atau memijatnya dengan kasar.  Untuk meredakan rasa sakit, Anda bisa mengonsumsi obat antiinflamasi nonsteroid (OAINS) atau menempelkan kompres dingin pada penis.Salep oles yang mengandung kortikosteroid juga bisa Anda manfaatkan untuk mengurangi peradangan. Anda bisa membelinya di toko obat atau apotek terdekat.Agar tidak menambah iritasi, kenakan pakaian yang longgar dan berbahan lembut (seperti katun). Jangan lupa pula untuk membatasi atau menghindari aktivitas yang terlalu berat untuk sementara waktu.

3. Ejakulasi tertunda (delayed ejaculation)

Kondisi ini terjadi ketika seorang pria kesulitan untuk mencapai orgasme. Penis bisa tetap ereksi, namun membutuhkan waktu lama untuk mencapai ejakulasi. Sebagian pria sudah terlahir dengan ejakulasi tertunda. Tapi ada juga pria yang mengalaminya karena faktor stres, hormon tidak seimbang, dan mengonsumsi obat-obatan tertentu. Tak hanya membuat penis sakit, ejakulasi tertunda juga dapat menyebabkan penis bengkak. Jika Anda mengalami ejakulasi tertunda untuk pertama kali, periksakan diri ke dokter agar penyebab bisa ditemukan dengan pasti dan penanganan tepat dapat diperoleh.

4. Penis patah

Meski tidak bertulang, penis juga bisa patah. Istilah medis untuk kondisi ini adalah fraktur penis (penile fracture).Masturbasi disebut-sebut sebagai penyebab penis patah yang paling umum, diikuti dengan hubungan seks. Selain penis sakit, penile fracture juga bisa memicu gejala berupa ada suara pecah atau retak pada penis, tiba-tiba kehilangan ereksi, bengkak, keluar darah dari penis atau urine, serta sulit untuk buang air kecil. Jika Anda mengalami penis patah, segeralah ke UGD karena kondisi ini membutuhkan penanganan medis secepatnya. Dokter bisa menyarankan Anda untuk operasi guna memperbaiki kerusakan pada penis.

5. Luka bakar di kulit akibat gesekan (friction burn)

Onani yang terlalu kasar bisa menyebabkan friction burn, yakni luka bakar di kulit akibat gesekan. Kondisi ini biasanya terjadi ketika Anda tidak menggunakan pelumas saat masturbasi. Penis yang terasa sakit, tampak kemerahan, bengkak, terasa panas seperti terbakar, dan terlihat tergores merupakan gejala umum dari friction burn. Untuk mengatasi kondisi inicara terbaik adalah dengan berhenti masturbasi untuk sementara waktu. Selain itu, Anda bisa melakukan beberapa perawatan agar keluhan Anda tidak makin parah. Misalnya mengenakan celana yang longgar dan terbuat dari bahan katun, serta mengoleskan pelembap ke area kulit penis yang mengalami friction burnFriction burn ringan biasanya dapat sembuh dengan sendirinya. Tapi jika area penis tersebut mengeluarkan nanah, Anda harus segera ke dokter karena ini bisa menjadi tanda infeksi.

Berpotensi Gagah Kembali dalam 3 Hari Saja!

Jika Anda mengalami penyakit Impotensi atau Ejakulasi Dini segerakan Konsultasi dengan Dokter yang sudah berpengalaman hanya di Klinik Lelaki GRATIS.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *