Penyebab Kentut di Vagina Atau Queefing

penyebab kentut vagina

Malu karena kentut di vagina ketika bercinta mungkin akan menurunkan gairah Anda. Namun, apa penyebabnya?

Rasa kaget sekaligus malu mungkin akan terjadi ketika wanita kentut vagina atau queefing. Sebagai antisipasi, ada baiknya Anda mengenali penyebab dan tips mencegah kentut vagina.

Kentut vagina atau queefing adalah kondisi yang terjadi ketika udara yang terperangkap di dalam vagina. saat terperangkap udara akan keluar lewat lubang vagina dan mengeluarkan suara sama dengan kentut.

klinik lelaki

Penyebab kentut vagina atau queefing

1. Hubungan seks

Ketika berpenetrasi ke dalam vagina, penis bisa “menggeser” udara yang ada di dalam vagina. Gerakan masuk dan keluarnya penis ke dalam vagina, juga bisa menyebabkan masuknya udara ke dalam vagina, dan terperangkap di dalamnya.

Saat otot vagina tegang akibat orgasme, suara seperti kentut itu bisa terdengar. Selain itu, saat penis dicabut dari vagina, kentut vagina juga bisa terdengar.

2. Keberadaan benda di dalam vagina

Memasukkan penis, jari (saat masturbasi), sex toy, atau tampon juga bisa menyebabkan efek serupa. Sama seperti saat berhubungan seks, memasukkan sex toy, jari atau tampon ke dalam vagina, menyebabkan udara terperangkap di dalamnya, dan memproduksi suara seperti kentut.

Baca juga:

3. Disfungsi dasar panggul

Disfungsi dasar panggul adalah ketidakmampuan untuk mengencangkan dan mengendurkan otot-otot dasar panggul dengan benar, untuk buang air besar. Gejalanya berupa sembelit, rembesnya urine atau tinja, hingga sering buang air kecil.

Tidak hanya itu, kentut vagina juga dianggap bisa terjadi, akibat disfungsi dasar panggul. Maka dari itu, jika beberapa gejala di atas terjadi pada Anda, sebaiknya langsung berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan penanganan.

4. Fistula vagina

Di antara penyebab kentut vagina lainnya, fistula vagina mungkin menjadi penyebab serius yang harus segera ditangani oleh dokter. Fistula vagina adalah kondisi medis yang menyebabkan lubang abnormal pada vagina, yang terhubung dengan organ lain, seperti kandung kemih, usus besar, atau dubur. Akibatnya, tinja atau urine bisa keluar lewat vagina Anda.

Selain kentut vagina, beberapa gejala fistula vagina seperti feses yang tercampur dengan urine, cairan urine atau vagina yang baunya tidak sedap, diare, sakit saat hubungan seks, rasa tidak nyaman di vagina dan dubur, sampai mual-mual, bisa terjadi.

Jika gejala fistula vagina terjadi, segera bawa diri Anda ke dokter, agar penanganan tepat bisa diberikan, sehingga fungsi vagina Anda bisa kembali normal seperti sedia kala.

Cara Mencegah kentut vagina

Beberapa dokter menyarankan Anda melakukan latihan Kegel, untuk memperkuat otot-otot dasar panggul. Untuk melakukannya, Anda harus bisa memperkuat otot yang digunakan untuk menghentikan aliranurine. Tahan selama 10 detik, kemudian kendurkan selama 10 detik juga.

Berpotensi Gagah Kembali dalam 3 Hari Saja!

Jika Anda mengalami penyakit Impotensi atau Ejakulasi Dini segerakan Konsultasi dengan Dokter yang sudah berpengalaman hanya di Klinik Lelaki GRATIS.

Memasukkan penis, jari (saat masturbasi), sex toy, atau tampon juga bisa menyebabkan efek serupa. Sama seperti saat berhubungan seks, memasukkan sex toy, jari atau tampon ke dalam vagina, menyebabkan udara terperangkap di dalamnya, dan memproduksi suara seperti kentut.

Tinggalkan Balasan