Perlukah Foreplay? Pemanasan Bercinta yang Bergairah

perlukah foreplay

perlukah foreplay

Sebagian pasangan sering melupakan pemanasan ketika akan bercinta atau foreplay, lalu perlukah foreplay dilakukan? Simak artikel ini!

Bercinta atau hubungan seks bagi pasutri termasuk hal yang sangat penting Ladies. Hubungan seks menjadi salah satu kunci keharmonisan rumah tangga. Kepuasan saat bercinta sedikit banyak akan memengaruhi hubungan percintaan suami istri.

klinik lelaki

Perlukah Foreplay?

Foreplay sebenarnya sangat penting untuk membuatmu dan pasangan lebih siap dalam melakukan hubungan intim. Sebelum  memulai permainan yang sesungguhnya, pastikan bahwa organ seksual sudah basah dan suami sudah mengalami ereksi. Jika sudah seperti ini maka bercinta tak akan terasa menyakitkan dan akan lebih menyenangkan.

Selain itu, Foreplay juga bisa digunakan untuk membangun moodmu dan pasangan. Dengan mood yang bagus, kegiatan percintaan jadi lebih bermakna dan menyenangkan.

Satu hal yang perlu diingat adalah hindari terburu-buru saat Foreplay ya Ladies. Kamu sangat disarankan untuk melakukan foreplay dengan santai dan pelan-pelan. Jika terburu-buru saat melakukan foreplay bisa dipastikan hubungan intim tak berjalan mulus dan terasa hanya sebagai pelampiasan nafsu dan bukan tanda cinta pada pasangan.

Waktu Foreplay yang dibutuhkan pria dan wanita sangat bervariasi

Sebenarnya, semakin lama Anda dan pasangan menghabiskan waktu untuk bercumbu sebelum benar-benar penetrasi akan semakin baik. Waktu Foreplay yang lebih lama dapat membantu wanita merasa lebih bergairah, dan pada akhirnya membantu untuk mencapai klimaks.

Seperti yang dilansir dari Psychology Today, rata-rata waktu Foreplay yang ideal adalah paling tidak 15 menit agar pasangan benar-benar terangsang dan siap melanjutkan ke sesi berikutnya.

Manfaat Foreplay

banyak manfaat Foreplay sebelum berhubungan intim baik perempuan maupun laki-laki. Berikut di antaranya:

1. Membakar Kalori

Normalnya, pemanasan sebelum berhubungan bisa membakar 150 kalori. Sementara Foreplay yang sangat bergairah akan membakar lebih dari 300 kalori pada tubuh.

Menurut ahli gizi, standar kalori untuk laki-laki adalah 2500 kalori per hari, sedangkan untuk perempuan sekitar 2200 kalori per hari. Dan setiap hari kita menghasilkan banyak kalori berlebih. Untuk itu, demi kesehatan, kita harus membakarnya.

2. Menambah Kedekatan

Bagi pasangan suami istri yang mempunyai umur pernikahan yang panjang, hal ini akan menambah keromantisan hubungan dan sekaligus menjadi bumbu ekstra agar pasangan terangsang sepenuhnya dan mencapai kenikmatan maksimal. Para laki-laki perlu memperpanjang durasi Foreplay untuk mendapatkan ereksi dan gairah perempuan akan makin meningkatkan.

3. Orgasme yang Lebih Baik

Penelitian yang diadakan Journal of Research menguji laki-laki dan perempuan dalam melakukan stimulasi organ intim hingga orgasme. Mereka melaporkan bahwa orgasme lebih menyenangkan ketika hasrat seksual telah meningkat sebelumnya. Penelitian lain yang mengambil sampel orang berusia 16 hingga 64 tahun menemukan bahwa dengan beragamnya praktik-praktik Foreplay yang dilakukan akan membuat mereka lebih lama dalam berhubungan intim.

Dan satu lagi survei yang dilakukan terhadap 152 pasangan melaporkan bahwa durasi ideal untuk Foreplay adalah sekitar 18 menit.

4. Hubungan Jangka Panjang

Manfaat Foreplay sebelum berhubungan intim lainnya adalah untuk sebuah hubungan jangka panjang. Dengan hadirnya anak-anak, banyaknya pekerjaan, munculnya masalah keuangan, dan berbagai aktivitas lainnya akan merenggangkan hubungan kamu dengan pasangan. Dengan melakukan Foreplay sebelum berhubungan akan membantu kamu menjaga hubungan dengan pasangan. 

5. Mengurangi Sakit

Bagi perempuan, dengan mencapai orgasme, hal ini akan mengurangi nyeri haid akibat kontraksi rahim dan darah yang mendorongnya keluar. Selain itu, jika kamu merupakan pengidap sakit kepala, ini akan memungkinkanmu untuk menguranginya bahkan menghilangkannya sama sekali setelah mencapai klimaks.

6. Meningatkan Imunitas

Salah satu aktivitas Foreplay adalah berkecupan. Berdasarkan Journal Medical Hypotheses di University of Leeds, kecupan dapat menyebabkan penularan Cytomegalovirus antara pasangan yang berciuman. Hal ini menyebabkan tubuh individu yang terekspose akan memproduksi sistem kekebalan tubuh terhadap Cytomegalovirus. Sistem kekebalan tubuh spesifik terhadap Cytomegalovirus ini penting nantinya untuk perlidungan terhadap janin bila terjadi kehamilan karena infeksi Cytomegalovirus pada periode tertentu akan mengganggu perkembangan janin bila ibu tidak memiliki sistem kekebalan sebelumnya.Jika kamu merasa berat untuk pemanasan dulu sebelum berhubungan, tidak masalah jika kamu mendiskusikannya kepada yang ahli, dalam hal ini dokter. Karena bagaimana pun kamu perlu memahami tubuh, anatomi, dan fisiologi pasangan agar sama-sama bisa menikmati berhubungan intim.

Berpotensi Gagah Kembali dalam 3 Hari Saja!

Jika Anda mengalami penyakit Impotensi atau Ejakulasi Dini segerakan tanya dengan Dokter yang sudah berpengalaman hanya di Klinik Lelaki GRATIS.

Tinggalkan Balasan