Pria Impotensi Ternyata Beresiko Terkena Penyakit Jantung, dan Bagaimana Cara Pencegahannya.

impotensi

impotensi

Disfungsi ereksi atau dengan kata lain impotensi adalah momok yang menakutkan bagi pria. Disfungsi ereksi adalah suatu kondisi dimana seorang pria mangalami kesulitan  untuk mencapai ereksi (menegangnya penis).

Ternyata, selain mempegaruhi kemampuan pria ketika berhubungan seksual, impotensi bisa juga membuat anda lebih beresiko mengalami penyakit jantung. Bagaimana sebenarnya impotensi mampu meningkatkan resiko pria menalami penyakit jantung? Kita akan bahas penjelasannya serta bagimana cara pencegahan penyakit jantung d bawah ini.

Apa saja yang menyebabkan impotensi (disfungsi ereksi)?

Agar penis bis ereksi, aliran darah harus bisa masuk ke dalam penis dengan lancar. Aliran darah ini akan membuat penis terisi dan membuat penis menjadi keras dan padat. Sementera itu pria yang mengalami impoten, aliran darah ke dalam penisnya tidak lancar sehingga penis tidak menjadi keras dan padat sebagaimana mestinya.

Pada umumnya kasus impoten yang terjadi hanya sesekali tidaklah menimbulkan masalah kesehatan yang serius. Bisa jadi kasus impotensi yang anda alami disebabkan oleh kelelahan, adanya perasaan cemas atau stress dikarenakan pekerjaan. Namun apabila sering mengalami impotensi atau bahkan penis anda sama sekali tidak bisa ereksi, ada kemungkinan anda memiliki gangguan fungis jantung.

Bagaimana impotensi dapat menyebabkan penyakit jantung?

Sebenarnya bukan impotensi yang menyebabkan seseorang berisiko penyakit jantung. Namun secara umum impotensi dan penyakit jantung memiliki keterkaitan yang erat dengan pembuluh darah. Maka dari itu, biasanya pria yang mengalami penyakit jantung juga cenderung memiliki masalah untuk dapat mencapai ereksi.

Hal ini dijelasakn oleh Patrick J. Skerret dari Harverd Medical School, bahwa sulit erksi salah satunya disebabkan oleh aterosklerosis. Aterosklerosis ini adalah kondisi dimana terjadinya penyempitan atau pengerasan pembuluh darah yang disebabkan oleh adanya penumpukan plak.

Penumpukan plak ini apabila terjadi di arteri coroner dapat menyebabkan terjadinya nyeri dada (angina) atau bahkan serangan jantung. Sementara itu apabila penumpukan plak ini terjadi di daerah otak maka kemungkinan yang terjadi adalah orang itu terkena stroke atau pikun.

Selain itu penumpukan plak juga bisa terjadi di arteri yang menuju ke penis sehingga menyebabkan seseorang mengalami impotensi atau disfungsi ereksi. Hal ini lah yang dapat menjadi penanda adanya asteroklerosis yang juga dapat menyebabkan adanya resiko penyekit jantung pada pria yang menderita impotensi.

Lalu bagaimana cara pencegahannya?

Apabila anda mengalami disfungsi ereksi, jangan langsung panik. Impotensi atau disfungsi ereksi tidak serta merta berarti anda mengidap penyakit jantung. Namun ini adalah sebuah pengingat agar anda mulai memperhatikan kesehatan anda. Anda tentunya masih bisa berupaya untuk mencegah agar tidak terkena penyakit jantung. Beberapa cara yang bisa anda lakukan antara lain dengan berhenti merokok, berolahraga teratur dan menjaga berat badan ideal.

Selain itu sebaiknya anda juga berkonsultasi ke dokter untuk mengatasi masalah disfungsi ereksi yang anda miliki serta mengecek kesehatan janutng anda. Dengan berkonsultasi ke dokter sesegera mungkin anda akan mampu mencegah kemungkinan buruk agar tidak terjadi.

Berpotensi Gagah Kembali dalam 3 Hari Saja!

Jika Anda mengalami penyakit Impotensi atau Ejakulasi Dini segera tanya dengan Dokter yang sudah berpengalaman hanya di Klinik Lelaki GRATIS.

Tinggalkan Balasan